PLN UPT Tanjung Karang Cairkan CSR Bibit Jeruk 15 Ha di Lampung Timur


Lampung Timur | Pantau Terkini | PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Tanjung Karang pada Agustus lalu menggulirkan Corporate Social Responsibility (CSR).

CSR perusahaan plat merah kali ini dengan menggandeng kelompok tani Merta Sari 9 dengan melaksanakan tanam jeruk 15 hektare untuk 15 anggota kelompok tani di Desa Jembrana, Waway Karya, Lampung Timur.

Lahan yang ditanami jeruk itu milik kelompok tani Merta Sari 9 yang lahannya persis di bawah saluran transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLN.

Pejabat Lingkungan PLN UPT Tanjung Karang Sofuan Junaidi mengatakan, dipilihnya lokasi dan bentuk program CSR ini berdasarkan hasil survey tim CSR PLN UPT Tanjung Karang atas permintaan dari warga serta kelompok tani Merta Sari 9 kepada PLN untuk dapat memberikan bibit jeruk.

“Untuk mereka tanam sebagai pengganti dari tanaman karet yang selama ini menjadi tumpuan harapan ekonomi masyarakat yang akhir-akhir ini mereka rasakan sudah tidak produktif lagi,” kata dia, saat diwawancarai Saibumi.com baru-baru ini.

Sekretaris Tim CSR PLN UPT Tanjung Karang ini menambahkan, tanaman karet saat ini di samping harga jual hasil panen yang masih relatif murah, biaya operasional yang harus ditanggung petanipun masih tinggi.

“Oleh sebab itu dengan melihat keinginan masyarakat ini, dan karena hal ini akan menguntungkan PLN khususnya UPT Tanjung Karang dalam melaksanakan kegiatan pemeliharaan jaringan SUTT.

Maka kemudian pihak PLN mengambil inisiatif untuk memberikan mereka bantuan CSR ini dengan catatan bahwa mereka semua siap menebang dan mengganti semua tanam tumbuh yang ada di lahan mereka di bawah jaringan SUTT tersebut dengan tanaman jeruk,” paparnya.

Ia mengungkapkan, penanaman bibit jeruk ini akan benar-benar dilaksanakan secara serentak pada saat curah hujan sudah maksimal, karena kata dia, kalau masih musim panas ini dikhawatirkan bibit tidak berhasil disemai.

Sekretaris Kelompok Tani Merta Sari 9 Ketut Budiartha berharap, mudah-mudahan akhir Desember ini musim hujan benar-benar datang dengan curah hujan yang memadai.

“Untuk kita mulai tanami jeruknya semuanya,” kata Bli Budi sapaan akrab.


No comments