Konferensi Kerja PWI Jawa Barat Ingatkan Dewan Pers



BANDUNG| Pantau Terkini | Kegiatan konferensi kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat merekomendasikan agar pengurus PWI Jawa Barat mengingatkan Dewan Pers supaya tidak mudah menilai satu media ilegal dan dinyatakan ke publik.
Rekomendasi ini disampaikan dalam sidang pleno konferensi kerja PWI Jawa Barat di Bandung, Kamis (5/12/2019).
Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat, dalam tanggapannya, mengatakan pengurus cabang segera meneruskan rekomendasi ini ke PWI Pusat untuk kemudian disampaikan kepada Dewan Pers.
Konferensi ini berlangsung dua hari, pada tanggal 4 dan 5 Desember 2019. Hadir di konferensi yang dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal PWI Pusat Mirza Zulhadi, seluruh jajaran pengurus PWI Jawa Barat, para ketua, sekretaris dan bendahara PWI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat.


Pada hari pertama, PWI Jawa Barat melaunching website pwijabar.com. Portal ini, kata Hilman, menjadi sarana informasi bagi masyarakat mencari infomasi personal setiap wartawan hingga melakukan pengaduan jika terjadi tindakan yang berhubungan dengan organisasi PWI.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya mengatakan, profesi wartawan amat dibutuhkan untuk menjadi gerbang komunikasi pemerintah kepada masyarakat.
"Wartawan di manapun sangat dibutuhkan khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karenanya media bagi pemerintah sangat penting. Kami harap PWI juga menjadi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangka program Jabar Juara Lahir Batin," tutur Uu.
Bukan hanya itu, ucapnya, wartawan diharapkan bisa menyajikan pemberitaan yang akurat dan faktual. Apalagi untuk tataran pemerintahan, wartawan menjadi jembatan masyarakat untuk bisa mendapatkan segara informasi terkait beragam kebijakan pemerintah.
Dalam penuturannya Uu menyebut wartawan bahkan sebagai ratu dunia. Karena apa yang disampaikan dan disimpulkannnya itu akan memengaruhi dunia. “Karenanya, wartawan diharapkan mampu memberikan pemberitaan sejuk dan mendamaikan," ujarnya.


Sementara itu Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengatakan, program kerja PWI Jawa Barat yang telah berkontribusi menambah keanggotaannya layak diapresiasi. Sesuai laporan, tuturnya, PWI Jawa Barat baru saja menerima 200 wartawan muda. Saat ini, ucapnya, total keanggotaaan di tubuh PWI saat ini mencapai 16.000 anggota.
"Rekrutmen 200 wartawan muda ini luar bisa besarnya. Hal ini bisa memberikan kontribusi untuk menumbuhkan organisasi supaya semakin kuat,” ucapnya.
Anggota PWI yang berjumlah sekitar 16.000, tutur Atal, awalnya mungkin karena organisasi berusia lebih tua dibanding lainnya. “Tapi yang membuat keanggotaannya bertambah kerena program-program kita selalu kita tingkatkan. Karena itu kami berharap hasil uji kompetensi yang diujikan harus lebih bagus dari penguji yang lain," katanya.
Di konferensi kerja ini, ujar Atal, PWI Jawa Barat diharapkan bisa mengkaji dan melahirkan sederet program penting yang bisa membangun PWI kian kokoh. Apalagi fokus program PWI memang lebih menekankan pada program edukasi dan peningkatan kompetensi wartawan.***sumber (suarakarya.id)

1 comment

indah said...

yuk teman teman yang hobby main game
mari bergabung bersama kami
di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
buktikan sendiri y


wwww.vodkapoker,site