Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Undang Ketua APEKSI


PANTAUTERKINI.CO.ID-Tangerang, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Hj. Airin Rachmy Diani mengunjungi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Jakarta dalam rangka Silahturahmi dan berdiskusi bersama. Kedatangan Ketua Apeksi itu disambut oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari ,Sekjen PWI Mirza Zulhadi dan Yusuf Susilo Hartono sebagai Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, Senin sore (11/11-2019) di Gedung Dewan Pers Lantai IV Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Dalam diskusi tersebut Ketua PWI Pusat menyampaikan tentang akan dilaksanakannya Anugerah Kebudayaan PWI Pusat dalam rangkaian Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2020 mendatang.

“Kami mengundang Ibu Airin karena ada rencana besar kami untuk memberikan apresiasi Kebudayaan kepada kabupaten/kota, seperti apa konsepnya nanti akan kami jelaskan,” kata Atal S. Depari dalam pertemuan tersebut.

Dijelaskan, bahwa PWI Pusat kembali menggelar Anugerah Kebudayaan PWI Pusat untuk Bupati/Walikota. Ini yang kedua, setelah yang pertama 2016 pada HPN di Lombok. Sebagai pilar demokrasi ke-4, pers bertugas mendorong tidak hanya bidang politik dan ekonomi semata, tapi juga kebudayaan yang dicita-citakan sebagai landasan pembangunan.

”Untuk memberi waktu dan kesempatan pada Bupati dan Walikota ikut acara ini dengan persiapan yang matang,” ujar Yusuf Susilo Hartono sebagai Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.

Tujuan  penghargaan ini untuk memilih Bupati/Walikota yang “pro kebudayaan dan melek media”. Yang sepak terjangnya memberikan inspirasi dan edukasi tentang perlunya membangun kabupaten/kota berbasis kebudayaan yang berkemajuan, masyarakatnya berkarakter, melek media, dan bijak dalam memanfaatkan medsos.

“Adapun Bupati/Walikota yang pernah mendapatkan penghargaan ini tahun 2016, antara lain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Tegal Enthus Susmono (alm), Bupati  Purwakarta Dedy Mulyadi, Bupati Wakatobi Hugua, dan Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil,” tutur Yusuf Susilo Hartono.

Sementara itu, Hj. Airin Rachmi Diany sebagai Ketua APEKSI dan juga selaku Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) menyambut baik apa yang dipaparkan oleh Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat tadi.

“Insya Allah akan segera kami tindaklanjuti, tapi ada beberapa hal yang dipaparkan tadi, pertama agar proposal segera disusun dan dipresentasikan, kedua untuk kabupaten dan kota itu terpisah. Saya mewakili 98 kota nantinya akan kami informasikan dan share kepada para asistennya,” ujar Hj. Airin.

Menurut Ketua Apeksi ini, ada pembeda antara Kota dan Kabupaten, contoh Bandung memang Metropolitan tapi di Tangsel ini dari data BPS bahwa 70 persen adalah pendatang, penilaian daerah yang usianya ratusan tahun dan juga kota yang usianya masih muda bisa jadi pembeda.

“Kami melihat dari 98 kota ada yang daerah pemekaran, ada daerah yang sudah puluhan tahun tapi akibat dari urbanisasi dan lainnya, mungkin ada pembeda dalam penilaian teman-teman kabupaten,” tutur Hj. Airin.

Diakhir sambutannya, Hj. Airin berharap kepada pemerintah melalui PWI Pusat,  bagi pemenang dalam 10 besar nanti agar mendapat penghargaan, untuk dapat dana Insentif daerah agar lebih bersemangat lagi.

“Teman-teman Kepala Daerah sebagai salah satu indikator penilaian dari kementrian keuangan untuk mendapatkan dana insentif daerah,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut juga hadir Ketua Umum SMSI yang juga sudah ditunjuk menjadi Ketua Panitia HPNAuri Jaya, beberapa pengurus PWI Pusat seperti Rita,Dar Edhi Yoga,Bob,Ketua PWI Kota Tangsel Junaidi yang juga Ketua SMSI Provinsi Banten , Wakil Ketua SMSI Kota Tangsel Radi Iswan, Iskandar Hadi Purnomo, Kabid. Humas Dan Pengelolaan Informasi Kota Tangsel. Irfan Santoso.

(Rini)

No comments