Breaking News

recent

BERTAHUN - TAHUN JALAN LINTAS MANGSANG RUSAK PARAH, KEMANA PEMERINTAH ?

PANTAU TERKINI.BATAM | Bertahun - tahun jalan Lintas Mangsang rusak parah, namun semua itu tidak lah menjadi perhatian pemerintah hingga bertahun - tahun lamanya. Padahal, jalan tersebut sudah berkali - kali di bahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan atau Musrenbang. Baik itu Musrenbang tingkat Kelurahan, atau pun Musrenbang tingkatKecamatan. Kemana pemerintah dan juga wakil rakyat daerah pemilihan setempat ?


Sikap pemerintah yang nampak tidak begitu peduli terhadap kerusakan jalan yang merupakan akses satu - satunya warga masyarakat Kelurahan Duriangkang dan Mangsang tersebut, menjadi sorotan salah satu tokoh pemuda yang tinggal di wilayah tersebut. Dimana, selain mengungkapkan kekecewaannya kepada pemerintah, Amirullah, juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Dewan atau wakil rakyat yang di nilainya tidak signifikan.
" Saya betul - betul heran dan kecewa berat terhadap pemerintah, dan juga dewan dari dapil sini. Ungkapan saya ini bukanlah apa - apa. Bukan saya mengkritik kinerja Walikota atau Wakil Walikota pilihan saya. Tapi karena saya kecewa terhadap kinerja dinas pemerintah Kota, dalam hal ini dinas Pemko yang menangani jalan pemukiman atau dinas Bina Marga. " Kata Amirullah, pada hari Rabu, 8 Mei 2019.
" Selain daripada itu, saya juga heran dan kecewa terhadap kinerja Dewan yang naik dari dapil sini, yang tidak menampakkan kinerja yang signifikan. Jalan ini merupakan jalan induk atau akses warga kelurahan Duriangkang dan Mangsang, atau yang kita sebut dengan jalan Lintas Mangsang. " Lanjut Amirullah, yang juga Ketua Pemuda Perumahan Mutiara Hijau RW.06 Duriangkang kepada Pewarta Pantau Terkini.
Di katakan selanjutnya oleh Amirullah, yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Pemuda Indragiri Hilir Kepulauan Riau, dan juga Pimpinan Daerah Barisan Masa Demokrat Provinsi Kepulauan Riau, bahwasanya, di sepanjang jalan Lintas Mangsang di mulai dari pengkolan sampai Puri Agung, ada sekitar 6 lubang membahayakan yang kalau bisa harus segera di perbaiki sebelum lebaran oleh pemerintah dan kalau bisa di buat 2 jalur kalau perlu, mengingat jumlah penduduk yang padat dengan luas jalan yang tidak memadai. 
Masih menurut Amirullah, bahwa, masalah perbaikan jalan lintas Mangsang tersebut sebenarnya tidak perlu memakan waktu lama sampai bertahun - tahun tidak selesai. Dalam 2 atau 3 atau 4 hari saja sudah cukup waktu. Sudah masuk dalam Musrenbang, tidak lah perlu lagi di lelang. Tinggal PL saja. Hampir 70 atau 80 % warga sungai beduk itu tinggal di daerah itu. Dan secara politiknya, mereka adalah pendukung wako dan Wawako terpilih.
" Secara politik , warga masyarakat disini adalah para pendukung Wako dan Wawako terpilih, pak Rudi dan pak Amsakar. Tapi kenapa jalan ini tidak menjadi perhatian. Padahal sudah di bahas di Musrenbang. Sebagai tim sukses, saya malu lah, mereka sudah  berhasil , tapi masalah - masalah di masyarakat seperti ini, tidak juga terselesaikan oleh anakbuahnya. Jalan di kota - kota cantik dan bagus, tapi jalan - jalan warga di dalam - dalam sini tidak layak. " Kata Amirullah dengan nada kecewa berat mengungkapkan perasaannya.
Di singgung kenapa dirinya sebagai pendukung  Walikota hingga menjadi tim sukses sebelumnya, kini justru menjadi pengkritik kinerja Pemerintah. Hal itu di jawab Amir, karena, selain dirinya merasa malu, hal itu di lakukan juga karena sebagai bentuk rasa tanggungjawab sosialnya terhadap masyarakat. Di sampaikan Amirullah , pemerintah semestinya harus memberikan perhatian penuh terhadap masyarakat. Termasuk masalah infrastruktur jalan ke perkampungan mereka.
Begitu juga dengan para dewan yang terpilih nantinya. Mereka harus bekerja penuh untuk masyarakat. Mengalokasikan anggaran yang tepat guna untuk kepentingan masyarakat. Bekerja untuk masyarakat semaksimal mungkin. Tunjukan kinerjanya dengan betul dan perhatikan masyarakat. Mereka di pilih oleh masyarakat, sehingga bekerjalah untuk masyarakat umum. Jangan hanya mementingkan diri sendiri dan keluarga serta kroni - kroninya saja.
Ndoro 

No comments