TPS 24 kelurahan sanur kauh bingung?


Bali |Pantau Terkini | Pagi hari yang cerah mengiringi penentuan siapa pemimpin negeri ini kedepan. Masyarakat sekitar desa adat blanjong dengan busana bersih rapi berbondong-bondong mengikuti acara ritual 5 tahunan untuk menentukan siapa pemimpin mereka kedepan.
Dengan keikhlasan dan penuh semangat mereka terlihat mengantri dari pagi.


Dari kerumunan yang ada itu terdengar sedikit ada masalah di TPS 24 dusun adat blanjong itu, terdengar salah satu antrian menanyakan pada petugas jaga bahwa kenapa dirinya dinyatakan pindah pencoblosan "padahal sekian kali sejak umur 17 tahun mencoblos tidak pernah ada pindah tempat mencoblos, kenapa bisa pindah" keluhnya. Petugas jaga kebingungan juga terlihat, dan dengan pengetahuan yang mereka miliki dianjurkanlah bapak yang satu ini menanyakan ke kantor desa, karena ada petugas Panitia pemungutan suara (PPS) disana.

Dengan sedikit kecewa terlihat dengan pendataan ini, bapak ini terlihat meluncurkan motornya ke arah kantor desa yang dimaksud.
Keterangan didesa oleh petugas disana yang jelasnya juga sedikit kebingungan dan menanyakan Bapak yang dengan nama lengkap tertera I Made Richy Ardhana yasa ini, apakah beliau pernah mengisi formulir A5 tanya petugas PPS disana, dan dijawab tidak ada, dan beberapa pertanyaan diajukan sebelum beliau menelpon seseorang untuk memastikan masalah ini. Disana juga terlihat Kepala lingkungan dusun adat blanjong tempat lingkungan TPS 24 ini bernaung menyarankan agar mengikuti pemungutan suara setelah jam 12.00 waktu setempat atau sebagai pemilih khusus (DPK).

Setelah sesaat selesai menelpon petugas PPS yang bernama Pak Ardana ini memberikan memo bahwa Bapak I Made Richy ardhana Yasa boleh mengikuti di TPS 24 kelurahan sanur kauh desa adat blanjong ini.

setelah kembali ke TPS 24 kelurahan desa adat blanjong ini.
entah kenapa sepertinya petugas yang berjaga disana dengan tubuh tambun itu tetap memastikan bapak ini berkali-kali tidak dapat mengikuti karena sudah pindah TPS, padahal sudah diberikan memo oleh petugas PPS. Dikhawatirkan akan ada protes dan gaduh beliau menelpon seseorang dan setelah beberapa saat diijinkanlah ikut menunaikan tugas 5 tahun sekali ini disini.

Setelah selesai kita sempat berbincang sedikit dengan bapak ini, dan beliau menjelaskan bahwa tidak pernah pindah pemilihan sejak sekian lama mengikuti pemilu, sambil terheran-heran dengan kondisi yang dialaminya ini. beruntung beliau selalu berkomunikasi lewat Facebook ceritanya dan diberikan arahan kemana harus melangkah sesuai dengan aturan yang berlaku dengan petugas BAWASLU Denpasar, dengan nama lengkap I Nyoman Gede Putra Wiratma,ST yang sama-sama lulusan SMUN 1 Negeri Denpasar dengan Hobby olahraga Basket ini. "Terima kasih pak mang" tutupnya, sambil pergi menunjukan jari penuh tinta. (Pantau Bali)

No comments