Ancam Bandar Narkoba Wali Kota Depok Prihatin dan Siap Membantu Pemulihan dan Rehabilitasi Korban


Pancoran Mas |www.pantauterkini.co.id | Muncul isu ada sembilan kampung narkoba di Kota Depok, provinsi Jawa Barat. 
Pemerintah Kota Depok dan Polresta Depok, sebelumnya membantah ujaran Depok sebagai kota Narkoba no:1 (satu) di Provinsi Jawa Barat tapi kenyataannya tidak dapat dipungkiri bahwa banyak pengedar dan pemakai barang haram berkeliaran di Depok.

Hari Sabtu (23/3/2019) Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap bandar Sabu seberat 10 Kg yang ternyata pedagang kelontong bernama Yusuf (40) di Jalan Baru Plenongan, Kecamatan Pancoran Mas. 

Dari dalam warung kelontong milik Yusuf, petugas menyita 10 kilogram narkotika jenis sabu. 

Setelah mengkonfirmasi BNN, total barang bukti narkotika yang didapatkan dari hasil operasi penangkapan di Depok itu sebanyak 20 kilogram sabu. 

Wali Kota Depok Mohammad Idris sangat prihatin atas maraknya peredaran narkotika di wilayahnya. 

Wali Kota meminta seluruh warga Depok waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar untuk mencegah masuknya narkotika. "Ini peringatan bagi kita, baik aparat maupun warga Kota Depok, agar selalu waspada dan peduli hal-hal yang terjadi di lingkungan sekitar," kata Mohammad Idris kepada para wartawan, Jumat (29/3/2019).

Mohammad Idris menyatakan, narkoba merupakan musuh bersama sekaligus ancaman bagi keluarga, masyarakat dan negara, karena dapat mengakibatkan kerusakan fisik maupun mental bagi penggunanya, seperti kecanduan, penurunan kesadaran, kemunduran dalam kehidupan sosial, hingga mengalami kerusakan otak. 

Belum lagi, kata dia, ditambah efek disharmonisasi yang dialami keluarga yang bersangkutan serta dampak sosial lain.

Oleh karena itu sudah sepatutnya hal ini disikapi secara serius oleh seluruh elemen masyarakat.

"Ke para pengguna maupun pihak keluarga, kami mengimbau untuk segera mencari pertolongan untuk pemulihan dan rehabilitasi. Sayangi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang tercinta dengan tetap menjaga diri dan kesehatan," Mohon Mohammad  Idris kepada warga kota Depok.

Pemerintah Kota Depok Siap Membantu Rehabilisasi Kesehatan korban Narkoba dan Mengecam Bandar Narkoba 

Untuk para orangtua, Mohamad Idris meminta meningkatkan perhatian dan kasih-sayang ke anak-anak agar terhindar dari pergaulan yang berpotensi mengajak mereka menggunakan narkoba maupun minuman beralkohol. 

"Dinas Kesehatan Kota Depok siap membantu pemulihan dan rehabilitasi mereka," imbaunya. Mohammad Idris mengecam para pengedar narkoba yang mencari keuntungan dengan cara merusak kehidupan orang lain. 

Wali Kota Mohammad Idris berharap para pengedar dapat ditindak keras dan diberi hukuman yang berat untuk memberikan efek jera. 

Dijelaskannya, sinergitas antar pemerintah, pengurus lingkungan, dan aparat keamanan perlu ditingkatkan untuk memperkecil ruang bagi para pengedar dan pengguna narkoba.(DD)

Post a Comment

0 Comments