Musrenbang : Tingkat Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok tahun 2019

PANTAUTERKINI.co.id.Depok
Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang ) tingkat Kecamatan tahun 2019  kali ini adalah giliran Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, kamis 7 Februari 2019 diselenggarakan di Hotel Bumi Wiyata jalan Margonda Raya Kota Depok di ruang Roejito.

Hadir diacara ini seyogyanya Walikota Depok KH.Mohammad Idris, namun lain dan satu hal berhalangan hadir diwakilkan oleh Assisten Hukum dan Sosial Sri Utomo, Anggota Dewan .M.Hafids dari fraksi PKS,  Perwakilan Bappeda, Camat Pancoran Mas Utang Wardaya beserta jajaran Lurahnya, Danramil dan Kapolsek atau yang mewakili, Ketua LPM seKecamatan Panmas, Ketua Karang Taruna, TP.PKK beserta kader dan penggeraknya, Ketua MUI Kecamatan, FKUB, RW dan RT, DKM ,Forum Anak Tokoh masyarakat, Agama dan masih banyak lainnya.



Sri Utomo dalam membacakan amanat dari Walikota Depok KH.Mohammad Idris menyampaikan " Sebagaimana kita pahami bersama bahwa Musrenbang tingkat Kecamatan adalah forum  antar pemangku kepentingan menyusun rencana pembangunan daerah , dalam proses forum ini dilakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi , kesepakatan usulan rencana  pembangunan di Kelurahan  yang dintegrasikan dengan prioritas pembangunan diwilayah Kecamatan "  ucap Sri Utomo

" Musrenbang tingkat Kecamatan ini  merupakan bagian penting dalam proses pembangunan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan menindak lanjuti perencanaan yang partisipatif dan aspiratif , kebijakan perencanaan pada tahun 2020  telah meng alokasikan pagu indikatif prioritas Musrenbang Kelurahan senilai Ro 2.750 juta dari sebelumnya Rp. 2 milyar dengan kenaikan sebesar 37,5% " ungkap Sri Utomo

" Pengalokasian pagu indikatif prioritas ini salah satu upaya untuk meningkatkan dan mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya ditingkat Kelurahan berdasarkan Permendagri No.130 tahun 2018  minimal 5% dari APBD  dan harus dimasukkan kedalam dokumen Rencana Kerja ( Renja) tahun 2020 " imbuh Sri Utomo

" Usulan dana Kelurahan itu meliputi bidang Infrastruktur, Pemerintahan, Sosial dan Ekonomi dan untuk itu saya tekankan kembali untuk semua kegiatan menuju kota layak anak , ramah lansia, kota sehat masuk didalam dokumen Kecamatan dan Kelurahan tanpa terkecuali sebagai Juknis yang sudah ditetapkan saya berharap Dinas Kesehatan, DPAPMK, Dinas Sosial, Bappeda segera berkoordinasi menyusun tehnis sesuai hal tersebut " papar Sri Utomo

" APBD Tahun 2019 telah ditetapkan yang terdiri dari Pendapatan senilai Rp 2.791 milyar, Belanja Daerah Rp 3.346 milyar dengan telah ditetapkan APBD Kota Depok tahun 2019 dalam arti Pembangunan Kota Depok telah siap untuk dilaksanakan , dan perlu untuk diketahui bahwa kinerja Pemerintah Kota ( Pemkot ) Depok  salah satunya diukur dengan yang namanya SAKIP (  Sistem Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah ) dengan nilai atau predikat BAIK " pungkas Sri Utomo ( Koes - Ka.Perwa Jawa Barat )

Post a Comment

0 Comments