Breaking News

recent

Hadiri Musrenbang Kelurahan Laelo, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Wajo Sampaikan Ini



WAJO, PANTAU TERKINI.CO.ID- Wakil  Ketua I  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo , H. Risman Lukman, SP, M. Si,  menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang )  Kelurahan Laelo Kecamatan Tempe,  Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ( Sulsel). Selasa, 15 Januari 2019.

Pada kesempatan itu H. Risman Lukman pada sambutannya menyampaikan,  bahwa setiap tahun selalu dilaksanakan  Musrenbang,  karena  beberapa tahun yang lalu sudah berbasis perencanaan,  sebelum   menentukan APBD ,  harus disepakati antara pemerintah  daerah dengan DPRD Kabupaten Wajo, karena tidak boleh lagi ada masuk penganggaran APBD  tanpa melalui proses perencanaan  atau  Musrenbang , diawali mulai dari Desa , kelurahan , Kecamatan sampai pada Musrenbang Kabupaten,  tuturnya



“ Saya harapkan semua usulan masyarakat yang diprioritaskan masuk semua di Musrenbang ini, karena tidak bisa lagi ada yang lewat jendela , maka  jika tercatat di Musrenbang maka kami anggota DPRD bisa mengawal dan memperjuangkan untuk diakomodir pada anggaran APBD , jika tidak tercatat pada Musrenbang ,   maaf saja,  tidak bisa kita perjuangkan untuk  mendapatkan anggaran APBD , karena masuk pelanggaran, “ Terang H. Risman Lukman



 Sementara warga  yang ada hadir terlihat ada yang mengusulkan tangga  baru untuk Pustu Kelurahan Laelo ,  perahu untuk mengangkut petugas dan pasien , karena Laelo daerah  banjir , Jembatan permanen, lampu jalan, bantuan modal usaha UKM, Jamban keluarga, pembuatan talud di belakang sekolah SMP seatap 7 Sengkang, mesin pemadam kebakaran mini, dan mesin genset untuk Masjid Baru Alau



Menjawab usulan warga  , H. Risman Lukman mengatakan bahwa untuk jamban  keluaga siap dibantu dan bisa diusulkan di Dinas PU, dia punya program, dan untuk jembatan , mudah-mudahan Bupati terpilih bisa diyakinkan,  bahwa ada daerah di kota Sengkang yang belum bisa masuk mobil roda empat , dan Bupati terpilih mau menyetujui bikin jempatan keneg down, yang sudah bisa dipasang tidak cukup satu bulan,  sudah bisa dilewati kendaraan roda empat, karena meman sudah jadi dari Pulau Jawa,  yang anggarannya  Rp.  1,4 milyar, untuk tangga pustu bisa dianggarkan di dana Kelurahan , karena tahun 2019 Kelurahan sudah dapat dana kelurahan ,  untuk lampu jalan , sementara proses tender Dinas Tarkim,  yang  biayanya  Rp. 4 Milyar


“ Saya juga sampaikan , bahwa pemadam kebakaran mini yang memakai  tiga roda itu  tidak efektif,  lebih bagus pompa air,  tinggal beli selang air, itu bagus dan aman, apa lagi Kelurahan Lalelo daerah air , dekat  sungai  walennae, cuma perlu diatur pengurusnya, dan yang meminta  mesin genset,  itu tanggungan pribadi saya,” tutup H. Risman Lukman ( Advetorial:  Humas Dan Protokoler Sekretariat DPRD Kabupaten Wajo)

No comments