WOW..Wakili Indonesia, Nuraeni Asal Brebes Ikuti Konferensi COPIS 2018



PANTAUTERKINI.CO.ID.BREBES - " Saya Mewakili Indonesia dan Kampus mempresentasikan penelitian di konferensi dengan 2 penelitian nya", ujar Siti Nuraeni, Anak Brebes yang sedang menempuh pendidikan S2 di Pennsylvania State University Amerika dengan Jurusan Kurikulum dan Supervisi.

Selaku Penerima Beasiswa LPDP dari pemerintah, merasa bersyukur dan berhutang budi dengan mengikuti konferensi ini di dedikasikan untuk Indonesia dan tanah kelahirannya di Brebes.
" Melihat kenyataan tentang Pendidikan di Indonesia dan Brebes khususnya, dirinya punya kewajiban untuk berkontribusi dengan mengangkat permasalahan guru ke dalam penelitiannya", tambahannya.

Eny, merasa sangat antusias, pasalnya ini pertama kali dirinya mengikuti forum internasional keilmuan yang di ikuti oleh profesor.
" Saya dapat masukan setelah pemaparan tentang masalah guru di daerah asal kota saya yakni Brebes",

Konferensi ini di hadiri oleh puluhan profesor dan praktisi bidang kurikulum dan supervisi,  berlangsung selama dua hari dari tanggal 12-14 Oktober bertempat di Kota Orono Negara Bagian Maine dengan Universitas Maine sebagai tuan rumah untuk Konfrensi kali ini. Dalam penelitian yang di paparkan anak Brebes ini mengangkat 2 penelitian dengan tema Supervision in Early Childhood Education In Rural Indonesia: Society By redesigning Teachers' Profesional Learning that Address Teachers' Challenges in Rural School yakni dimana mengangkat isu-isu tentang guru dan sekolah di daerah terpencil di pedesaan dan penelitian ke dua nya bersama temanya mengangkat isu supervisi terhadap guru Bahasa Inggris lintas negara dengan judul " Supervision in EFL Teachers: Exploring in-service EFL teachers' perception of Profesional development from school and company setting through duoethnography.

Dirinya akan menerapkan hasil penelitian nya setelah lulus untuk Indonesia dan Brebes tentunya.
" Saya bangga jadi orang Indonesia dan Brebes, dan berharap dapat menutup jarak antara permasalahan pendidikan dan riset", ungkapnya. (Red/Eko/CN)

Post a Comment

0 Comments