Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara HM Nezar Djoeli Sesalkan Oknum Polisi Yang Mengusir Wartawan Di Polda Sumut dan Minta Bapak Kapolda Yang Baru untuk evaluasi anggota nya .


TANJUNGMORAWA | PANTAU TERKINILagi lagi Wartawan di usir oleh anggota Polisi dan mendapatkan prilaku yang tidak baik dari aparat yang bernama Aiptu R Kalit Provos Polda Sumut sembari berteriak teriak untuk supaya wartawan di seret keluar dari mapolda sumut (13/8) , kita ketahui bersama bahwasanya wartawan mencari berita , namun di Polda Sumut Wartawan di tuding anggar jago , cari masalah di kantor Polisi dan hantu belau hal tersebut diucapkan oleh Aiptu R Kalit Provos Polda sumut yang memaksa anggotanya untuk mengusir wartawan dari Mapolda Sumut .

Kantor Polisi ini kan bukan milik nya dia ungkap persada yang diaminkan oleh Leo saat di wawancarai oleh awak media , Persada yang mengaku sebagai wartawan dari media 24 Jam ini mengaku dirinya diseret paksa oleh pria berbadan kurus yang setahunya berpangkat bripka yang membawa senjata laras panjang ,dirinya pun ketakutan dan Aiptu R Kalit pun tetap berteriak teriak dengan kuat sehingga mengundang perhatian pengendara yang melintas di depan Polda Sumut , sehingga keributan pun makin besar bahkan beberapa petugas SPKT Polda Sumut pun keluar dari ruangan SPKT untuk melihat hal tersebut, Aiptu R Kalit Pun terus memaksa anggota nya untuk mengeluarkan wartawan dari Polda Sumut dan berteriak teriak “usir,usir,usir . sehingga situasi pun menjadi sorotan sekeliling .

Kabid Humas Polda Sumut “Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK hingga saat ini belum dapat kami komfirmasi terkait hal tersebut , namun kami sudah mengirim kan pesan melalui wa pribadi miliknya namun belum mendapatkan jawaban dari kabid humas tersebut .
Terpisah "Menanggapi Hal tersebut , Ketua Komisi A Dprd Sumut Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut), HM Nezar Djoeli ST angkat bicara soal pengusiran wartawan di Polda Sumut “ Baju kepolisian jangan membatasi kebebasan pers dalam menggali informasi dalam era transparansi dan digitalisasi pemerintah , banyak cara cara yang lebih halus dan lebih sopan dalam melayani rakyat , wartawan juga rakyat .

Ia juga menambahkan “ amanah yang di berikan kepada kepolisian dalam senjata yang lengkap janganlah di jadikan alat kekuasaan dalam menjalankan tugas sehari hari, sifat sifat arogansi oleh oknum yang mengatasnamakan polri dari asal polda sumut telah mencoreng citra kepolisian .

Saya minta kepada Bapak Kapolda kita yang baru nantinya , supaya mengevaluasi oknum - oknum anggotanya yang mencoreng citra kepolisian , berikan reward and punishman dalam memperbaiki citra aparat kepolisian , mudah mudahan polri dapat menjadi contoh yg baik bagi rakyat sumut khususnya bagi insan insan pers yg bertugas di polda Ungkap nya kepada awak Media. (Tim)

Post a Comment

0 Comments