Nasional

Daerah

Hukum

Tipikor

Video News

You are here
, Unlabelled

Situ Cijeruk diduga menjadi lahan korupsi oknum UPTD Sumber Daya Air

 


Sukabumi Pantau Terkini.co.id Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Cisade-Cibareno mengalokasikan anggaran revitalisasi situ/embung dengan cara melakukan pengerukan lumpur untuk Situ Cijeruk yang berlokasi di Desa Sukamekar Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, tahun anggaran 2020 yang bersumber dari APBD I senilai 364.5 juta rupiah dikerjakan oleh CV. Alam.

 

Ustad Said (Tokoh Masyarakat) kepada Pantau Terkini.co.id menerangkan, “Warga masyarakat yang ada disekitar situ merasa kecewa, pasalnya pengerjaan pengerukan lumpur asal-asalan karena dikerjakan secara manual dicangkul oleh 6 orang warga, yang seharusnya menggunakan Beko (alat berat),

 

Karena dikerjakan secara manual maka hasilnya tidak maksimal karena lumpur yang dicangkul ditaruh di pematang situ ketika datang hujan lumpur tersebut turun lagi kesitu, kalo menggunakan Beko, pengerukan akan lebih dalam sehingga debet air akan lebih banyak dan lumpur bisa dibuang lebih jauh dari pematang situ,

 

Kami merasa heran terhadap CV. Alam, karena pengerukan situ ini tidak menggunakan Beko, mengingat tanah situ tersebut cukup keras dan memungkinkan untuk menggunakan Beko, kalau pekerjaan sepeti ini hanya buang-buang duit saja,”Terangnya

 

Melalui tilpon seluler, Oci (Pelaksana CV. Alam) ketika ditanya terkait penggunaan alat berat (Beko) diganti dengan tenaga manual, dengan lugas dia menjelaskan, “Kalau menggunakan Beko, takut Bekonya tenggelam di situ tersebut, maka kami menggunakan tenaga manual, dan hal ini telah diketahui oleh Pak Ronal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pak Dede Rahmat selaku koordinator pengelola situ,”Jelasnya

 

Dede Rahmat (Koordinator Pengelola situ-situ Wilayah Sungai Cisande-Cibareno) ketika ditanya terkait ada warga masyarakat yang tidak mau disebut namanya mengatakan, bahwa revitalisasi situ Cijeruk setiap tahun dikerjakan secara manual, diduga menjadi lahan korupsi oknum-oknum UPTD Sumber Daya Air Wilayah Cisande-Cibareno, dengan penuh kehati-hatian dia menjelaskan, “Kalau urusan itu bukan kewenangan saya, itu kewenangan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen),

 

Mengenai pekerjaan Revitalisasi pengerukan situ Cijeruk Desa Sukamekar Kecamatan Sukaraja anggaran 2020 dikerjakan secara manual tidak menggunakan Beko benar adanya, memang awalnya direncanakan menggunakan Beko tapi pada praktekna dikerjakan secara manual,”Pungkasnya (red*)


Kantor Berita Online Dan Majalah

Editor Penulis ini adalah Kepala Perwakilan Daerah dan Terdaftar sebagai Wartawan Pantauterkini.co.id Silahkan lihat di Box Redaksi " Hubungi Redaksi 088294504822 Jika Ada kesalahan.

No comments:

Total Pageviews

Followers