Diduga Oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Sukabumi “Menghambat” Pembentukan E-Warong


Sukabumi | Pantau Terkini .CO.ID | (29/6/20) Bank BNI adalah salah satu Himpunan Bank-bank milik Negara (Himbara), yang resmi bekerjasama dengan Kementrian Sosial untuk penyediaan dan penggunaan mesin perekam data elektronik/EDC (Electronic Data Capture) link, yang digunakan sebagai alat transaksi pembayaran non tunai guna menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi keluarga tidak mampu atau masyarakat dibawah garis kemiskinan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Mesin EDC tersebut digunakan pada e-warong Penyalur Sembako yang resmi ditunjuk oleh Bank BNI, sesuai pengajuan dari masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, berdasarkan data yang ada, belum semua Desa memiliki e-warong untuk penyaluran BPNT, sehingga bermunculan para spekulan yang memiliki mesin EDC Saba Desa (keliling Desa), pada umumnya mesin EDC tersebut milik oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Untuk pengajuan e-warong Penyalur Sembako syaratnya sederhana pertama memiliki tempat, kedua warungnya aktif dan ke tiga direkomendasikan oleh Kepala Desa, kemudian diajukan ke pihak kami Bank BNI, jika berkas pengajuan telah kami terima, maka kami akan mengabulkan pengajuan tersebut sepanjang syarat dan ketentuan telah dipenuhi.

Kami akan menyerahkan mesin EDC untuk digunakan pada e-warong itu, kemudian e-warong selaku Agen Penyalur Sembako memberi tahu kepada petugas TKSK dan mesin EDC tidak diperkenankan keluar dari lokasi atau dibawa-bawa dari satu Desa ke Desa lain. Demikian disampaikan Pejabat Bank BNI Cabang Sukabumi (Udin) kepada Pantau Terkini .CO.ID seraya menjelaskan, “Kami pernah melakukan kunjungan ke beberapa Desa, waktu kami  akan menarik mesin EDC yang digunakan untuk BUMDES, diantaranya Desa Sukatani, Citanglar, Gunung Sungging dan beberapa Desa lainnya.

Kami pernah ngobrol dengan beberapa Kepala Desa, dan kami menyodorkan kepada Kepala Desa, silahkan siapa saja yang akan jadi Agen Penyalur BPNT, mumpung mesin EDC bumdes belum dialihkan kepada yang lain, silahkan ajukan agen yang baru.

Kata Kepala Desa ya akan saya ajukan, tapi Alhamdulillah sampai sekarang belum ada yang mengajukan, padahal beberapa Desa di masing-masing Kecamatan belum ada e-warongnya, berdasarkan informasi yang kami terima, beberapa Desa telah mengajukan e-warong tersebut, tapi sampai saat ini kami belum menerima berkas pengajuannya, dalam hal ini kami menduga oknum TKSK yang “menghambat” pembentukan e-warong, dan kami tahu TKSK yang  memiliki mesin EDC diantaranya TKSK Kecamatan Surade, Kalapa Nunggal, Tegal Buleud, Jampang Tengah dan Bojong Genteng,”Pungkasnya (red*)