Nasional

Daerah

Hukum

Tipikor

Video News

You are here

Sosialisasi Sadar Zakat Dan Launching Zakat Penghasilan



WAJO, PANTAU TERKINI- Sosialisasi sadar Zakat dan Launching Zakat Penghasilan yang digelar hari ini di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin 29 April 2019.

Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi (hasil profesi) bila telah mencapai nisab. Profesi tersebut misalnya pegawai negeri atau swasta, konsultan, dokter, notaris, akuntan, dan wiraswasta.

Dalam acara ini hadir dari berbagai kalangan mulai dari Kepala OPD dan perwakilan dari OPD , serta dari Tokoh Agama dan dari Perbankan yang ada di Kabupaten Wajo.

Dalam sambutan Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud menyampaikan bahwa salah satu Misi yang ingin dicapai dalam Pemerintahan dari Pammase adalah Masyarakat cerdas, beriman yang ada dalam Sulapa Eppa yang ingin dicapai dalam 5 tahun kedepan.

Dalam pertemuan ini Bupati Wajo mensosialisasikan  sadar Zakat dan menyampaikan bahwa kalau mau berkah dalam kehidupan dan penghasilan maka keluarkan Zakat dari penghasilan yang dimiliki.

"Kalau disisihkan  2,5 persen perbulan maka itu tidak akan terasa, dibandingkan kalau dikumpulkan dalam setahun, dan inilah kita mau mengajak semua kalangan untuk bisa sadar zakat , olehnya itu Baznas sebagai pengelola Zakat harus transparant nantinya dalam pengelolaannya, kalau perlu ada aplikasi di android masing masing yang bisa menggambarkan situasi dari keuangan yang dikelola, dengan begitu masyarakat atau ASN yang bersangkutan punya kepercayaan atau trust kepada pihak Baznas," ungkap Bupati Wajo.

Dengan uang zakat yang nantinya dikelola, bisa pergunakan untuk kepentingan ummat, bisa memutuskan mata rantai kemiskinan yang melilit sebagian dari masyarakat, tentunya tetap harus ada transparansi penggunaan, sehingga kepercayaan masyarakat bisa bertambah. Sebagaimana tagline dari Baznas "Kuat karna Zakat, Berkah karna sedeqah."

Zakat merupakan wahana untuk menciptakan suasana sosial yang sejuk, juga bisa memperkecil kesenjangan sosial di masyarakat, dan potensi zakat harus dikembangkan mengingat jumlah muslim di daerah Kabupaten Wajo hampir dominan, sehingga bisa diberdayakan potensi tersebut, ungkap dari dari salah satu pembicara dari Baznas

( Humas Pemkab Wajo ).

Admin

Editor Penulis ini adalah Kepala Perwakilan Daerah dan Terdaftar sebagai Wartawan Pantauterkini.co.id Silahkan lihat di Box Redaksi " Hubungi Redaksi 088294504822 Jika Ada kesalahan.

No comments:

Labels

Adv Advetorial Artikel Bali Balikpapan Banten Bekasi Bisnis BLT DDm Bojonggede BPN Brebes Budaya Business Cooking Class Covid19 Daerah deliserdang Depok Derap Didik Disdukcapil DPRD Sumut Ekonomi fe fea feat Featured Festival Food Hiburan Hukum ibadah Investigasi Irian Jaya Jabar Jabotabek Jakarta jakarta utara Jateng Jatim Jawa Barat Jawa Tengah kabupaten Mandailing Natal Kabupaten Tangerang Kalimantan kapolri Kebersihan kejati sumut Kemanusiaan Kemenag Kemendes Kesehatan Kriminal labuhanbatu Lampung langkat lebak madiun makasar Maluku Medan Music Musirawas Narkoba Nasional Nature nias NTT obat Opini Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan Pemkot depok Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas penyidik Perbankan Peristiwa Perusahaan listrik negara Pidana pilkada Pilpres pkk pln pm malaysia Pmi PN Denpasar polda bali polda banten polda jakarta polda jateng polda sumut politik polresta tangerang polri ponorogo ppwi Presiden prestasi pristiwa purwakarta RAPP redaksi Rei renungan Riau rizal efendy Sampah sampah depok samsat depok satlantas polres asahan semarang serang serbada Sertijab Siak Sidoarjo sijunjung Singkawang siswa Slawi SMSI solo soroako sosial sosialisasi Sports suhu Andy mulyono sukabumi sulawesi Sumatera_Utara Sumsel Surakarta Susanto tamanlalulintas tanah Karo tangerang tanggerang tangsel Tatung Technologi tegal Tegal Raya Tipikor Tips tmmd tni tni brebes tni depok fokus TNI Sumut tokoh tokohpemudaaceh Travel Ucapan Universitas Indonesia Video Wajo wakapolri walikota depok Warga Wartawan Wisata

Total Pageviews

Ucapan














Followers