PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Wow, Ada Wartawan Mendadak Jadi “Tatung” di Festival Cap Go Meh Krendang Raya




Jakarta | Pantau Terkini | Atraksi ekstrim para Tatung dalam Festival Cap Go Meh selalu menjadi daya tarik tersendiri. Seperti aksi Tatung saat Festival Cap Go Meh Krendang Raya 2019 di Jl. Krendang Raya Tambora Jakarta Barat, Minggu (24/2/2019).

Menariknya, ada seorang jurnalis yang saat itu sedang meliput event budaya tahunan tersebut, mendadak menjadi pusat perhatian saat beraksi di atas tandu pedang layaknya Tatung.

Awalnya, Rukmana, wartawan salah satu media komunitas itu hanya ingin sekedar duduk di atas tandu beralasan senjata tajam untuk berfoto. Setelah diizinkan oleh Tatung pemilik tandu. Pasalnya, tidak semua orang diperbolehkan karena dapat membahayakan.

“Tak hanya duduk, ternyata pemilik tandu memperbolehkan saya naik, wah, ngeri-ngeri gimana gitu, tapi penasaran juga, ya udah saya naik meski tangan dan kaki gemeteran, kata temen saya gak apa-apa,” ungkap Rukmana kepada _Pantau Terkini_.

Ia menuturkan, setelah naik dan menginjak pedang tersebut ternyata rasanya seperti menapakan kaki di atas besi biasa.

“Sama sekali tidak sakit, tidak tajam pas saat saya injak, ya sudah saya mulai memberanikan diri, saya pun beraksi layaknya Tatung,” ujar anggota PWI Jaya asal Bandung itu.

“Mungkin kalau tidak ada izin, jangan coba-coba deh, bisa-bisa langsung dibawa ke rumah sakit, yang jelas ini jadi pengalaman luar biasa bagi saya,” pungkas editor yang akrab disapa Ade.

Tatung berasal dari bahasa Hakka, artinya adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur. Para Tatung beraksi melakukan adegan-adegan berbahaya. Mereka menusukan benda tajam ke tubuhnya dengan pedang, pisau atau batang besi. Saat ditandu, para Tatung juga berdiri di atas pedang. Meski terlihat ekstrim, aksi selalu menarik perhatian. Pertunjukan ini menguji adrenalin dan keberanian bagi yang menyaksikannya.

Panter Redaksi

Kami Pewarta Pantau Terkini sebagai Operator dan Kepala Wilayah dan"Biographical Info" Kami sebagai user admin panel Web ini bertanggungjawab tidak Melakukan Pemberitaan Hoax.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews