Top Ad 728x90

04 December 2018

, , , , ,

Patut Dipertanyakan Kembali Fasos Fasum Gedung Pendidikan Ex SMA / SMP Enam Enam Aset Daerah Dikontrakan ?

Dokumen adanya Prasasti yang hilang terlihat gambar di belang inspektur upacara Batu Marmer Bertuliskan Persesmian dan di tandatangani Mantan Gubernur Jawa Barat Aang Kunaefi  .

Depok | Pantau Terkini | Perum Perumnas yang awalnya membangun  2 perumahan nasional ini dan Kecamatan Depok merupakan pembangunan perumnas tahap awal yaitu Depok Jaya atau dahulu di sebut Depok satu yang di huni dan di resmikan oleh menteri perumahan kosmas batubara dan presiden Soeharto pada tahun 1976 dan menyusul Depok Utara tahun 1978  hanya berbeda desa saja ketika jaman Depok hanya sebuah kelurahan.

Dengan segala fasilitas umum dan fasilitas sosialnya perumnas menyediakan kecuali tanah kuburan yang di wakafkan oleh seorang asli kampung Baji.
Dalam pengadaan fasos fasum ini perumna mendirikan sekolah SDN 04 dan SDN 05 Beji  serta Gedung sekolah SMP dan SMA  yang berlokasi di Jalan Jawa Depok Utara.

Sayangnya kendala pada anggaran gaji pegawai guru yang waktu itu hanyalah sebagai kecamatan jadi fasilitas gedung Sekolah SMA di serahkan keswasta .

Tentunya pada jaman orde baru yayasan enam-enam merupakan simbul kejayaan orde baru maka pemerintah kebupaten bogor menyerahkan fasos fasum itu pada yayasan swasta yang di anggap mampu mengelola pendidikan untuk warga depok utara dan depok satu walaupun gedung fasos fasum pendidikan di Depok satu sudah di kelola oleh pemerintah kecamatan dengan awal SMA Negeri 1 Bogor Kelas jauh dan tak beberapa lama menjadi SMAN 1 Depok .

Sedangkan yayasan enam-enam sudah mempunyai SMA Perintis karena ingin mengembangkan pendidikan di tengah tengah perumahan depok utara maka dibuat lah SMA Enam Enam oleh Kepala yayasan, yang gedung aslinya di jalan Tole Iskandar / Siliwangi dengan nama SMA Perintis sebagai pengelola fasos fasum gedung pendidikan yang berlokasi di jalan jawa Depok utara .

Hampir 39 tahun yayasan enam enam mengelola bangunan gedung pendidikan di jalan jawan ini tak ada perkembangan bangunan hingga kosong beberapa tahun dan pagar belakang sekolah yang berada di jalan bali pun runtuh tak terawatkan.

pada tahun 1978 gedung pendidikan ini dipergunakan sebagai SMP dan SMA enam-enam sempat ramai bahkan penuh karena masih belum banyak sekolah-sekolah di seputar kecamatan depok pada tahun 1978 bahkan mendiang alm kepala Desa  Beji dan Mantan Wakil Ketua Anggota  DPRD Kota Depok 2 Priode pernah mengenyam pendidikan di sini.

Sedah beberapa kali genung ini di kontrakan oleh pihak yayasan lain tetapi tidak ada pembangunan yang di lakukan hingga tahun 2018 ini yayasan Al Muqorobin yang mana yayasan yang didirikan oleh warga depok utara juga ikut naksir dan terjadilah sewa menyewa dilakukan antar yayasan enam-enam dan yayasana almuqorobin enah berapa lama kontrak mereka dengan nilai berapa ? .

Dalam mengelola fasos fasum yang dinilai sudah habis dalam penggunaannya harusnya di serahkan kembali ke pemerintah sebagai asset Daerah apa lagi Depok telah menjadi Kota sekelas Kabupaten.
dalam menyikapi kurangnya sarana pendidikan di kecamatan Beji tentunya fasos fasum ini dapat di kelola oleh pemerintah daerah baik sebagai SMU Negeri SMP Negeri bahkan berpotensi menjadi semuah sekolah tinggi milik pemerintah daerah Kota Depok.

Refresi ini di ketahui dari mantan kepala perum perumnas Depok Satu dan Utara Drs  Suryadi.
dan Penulis merupakan anak dari (Alm) Kepala Bagian Hukum dan Humas Perum Perumnas Pusat.


.
 








0 komentar:

Top Ad 728x90