Hendera sebagai Pengawas dan Pelaksana Proyek Kegiata Balai Rakyat Beji " Alat Pelindung Diri (APD) dan K3 itu omong kosong, Dalam Dokumen kami setiap kegiatan pekerjaan tidak dianggarkan "

Dokumen dalam wawancara terkait K3 Photo Deddy Djumhana

Depok | Pantau Terkini  | setelah dikonfirmasi oleh pewarta  pantau terkini kedalam gedung balai rakyat kelurahan Beji Hendra salah satu pengawas yang berada di dalama area proyek mengatakan Alat Pelindung Diri (APD) ini harus jelas jika diberlakukan oleh Pemerintah Kota Depok harus jelas setiap jenis kegiatan dalam anggaran harus dijaminkan pada setiap bidang kegiatan dalam pekerjaan  Paparnya .

Hendrapun membandingkan pekerjaan yang dilakukan di DKI Jakarta dan dikota Depok jauh berbeda papar Hendra ketika di konfirmasi mengenai APD bagi pekerja di lingkungan kegiatan pembangunan Balai Rakyat Kelurahan Beji. 

Hendera memaparkan pengalaman kerjanya dulu ketika pernah bekerja dalam tim Proyek ADHOC menerangkan begitu takutnya kita ketika bekerja dibawah pengawasan yang jelas seperti di ibaratkan pewarta pantau terkini yang berpengalaman selama 2 tahun di negara tetangga (Malaysia)  mengenai sangsi dan denda oleh maincontractor ketika melihat pelanggaran pekerja tidak melengkapi diri sesuai ketentuan serikat begitu juga pewarta pantau terkini yang mengkonfirmasi keadaan yang dilihatnya seperti segerombolan pemain "DEBUS" tanpa ada Alat Pelindung Diri pada setiap Pekerja dalam pemaparan ini juga di dengar oleh pewarta jimmy panjaitan dari suara merdeka pos yang hanya mendengarkan saja terkait kejanggalan dalam proyek . 

Memang dalam percakapan terlihatnya pekerja yang tidak menggunakan APD sempat diberikan pengarahan oleh pewarta akan bahaya yang akan menimpa diri pekerja jika terjadi kelalaian dalam bekerja begitu juga Walikota Depok Muhammad Idris ketika di konfirmasi oleh pewarta pantau terkini di lain kesempatan "jika terlihat adanya kejanggalan dan pelanggaran APD dan  K3 laporkan pada saya " Tegas Walikota Depok Muhammad Idris kepada Koes Pewarta Pantau Terkini.

Dari percakapan antara Pengawas dan pelaksana kegiatan proyek Pembangunan Balai Rakyat Kelurahan Beji dengan pewarta Pantau Terkini jelas Pelaksana Proyek tidak menekankan pada segi keselamatan kerja dan Alat perlindungan diri yang dinilai tidak mirah dalam membiayai alat untuk dapat melindungi diri mereka seperti di Jakarta sekarang yang terlihat sangat ketat dalam hal APD dan K3.

Adapun fakta yang  secara sebenarnya setiap lelang pekerjaan harus dilengkapi dokumen sertifikat  K3 dan Bpjs  .

Yang paling dominan terluhat bahwa pekerja itu sendiri tidak terbiasa yang menjadi kendala baik perusahan pemenang lelang kegiatan. (Bon)


Investihasi Minggu Depan Terkait Raib Asset Konstuksi Baja Bekas Atap Gedung Balai Rakyat Beji  Pemkot Depok .





Post a Comment

Post a Comment