Satuan Tim Gabungan Brebes, Ingatkan Warga Pasirpanjang Akan Bahaya Longsor



PANTAUTERKINI.CO.ID.BREBES – Tim gabungan  BPBD dan jajaran Muspika Kecamatan Salem, anggota Unit Intel Kodim 0713 Brebes wilayah Kecamatan Salem, Serka Wartono (kaos hitam) serta perangkat Desa Pasirpanjang, mengantisipasi bahaya longsor agar tidak kembali merenggut korban jiwa. Kantor Desa Pasirpanjang, Jumat (30/11/2018).

Kamis (29/11/18) sekitar pukul 19.30-22.30 WIB, wilayah Kecamatan Salem diguyur hujan hingga mengakibatkan pergeseran tanah atau likuifaksi, bahkan bisa mengancam 7 perumahan penduduk di wilayah sekitarnya.

Dijelaskan Bowo dari BPBD Brebes bahwa, lapisan tanah yang masih muda sangat mudah terlepas di sekitar longsor lama. Tanah juga terlalu banyak menyerap air hujan. Retakan selebar 30 cm dan panjang 10 m terjadi di tebing Dusun Jojogan Desa Pasirpanjang setinggi 7 m.

“Retak dan amblesnya tanah akibat guyuran hujan yang tinggi sehingga menyebabkan rawan longsor. Membahayakan masyarakat karena ketinggian tebing mencapai 7 meter dan panjang total tebing 50 m. Warga Desa Pasirpanjang tidak perlu cemas dan khawatir, namun kami himbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan, jika terjadi hujan selama satu jam lebih, agar segera menjauh dari titik rawan bencana”, ajaknya.

Bahkan Kepala Desa Toro (54) juga mengamini himbauan dari BPBD. Bersama perangkat, Koramil 13 Salem, akan lebih menggiatkan ronda malam serta membunyikan kentongan agar warganya segera mengungsi ketempat yang lebih aman. Terlebih Jojogan, jika hujan turun cukup deras selama setengah jam, apalagi alarm LEWS berbunyi.(Red-CN/Aan)

Post a Comment

Post a Comment