Peduli Masa Depan Anak, PATBM Diskusi Jajaki Jam Belajar



PANTAUTERKINI.CO.ID.BREBES  - Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes melakukan diskusi guna membahas pembuatan aturan jam belajar anak di aula balai Desa Wlahar, Minggu (25/11).

Pasalnya banyaknya pengaruh teknologi gedget sangatlah berpengaruh negatif, beberapa kasus terjadi lantaran karena media sosial, sehingga dengan rencana kegiatan diskusi ini diharapkan ada solusi bagi anak untuk menunjang menghindari dampak teknologi.

Eko Dardirjo (25), Ketua Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Wlahar dalam sambutannya menuturkan pihaknya akan mencoba menerapkan sistem keefektifan belajar anak di rumah.
" Ini bagian dari mengadopsi aturan yang sudah ada di karangjongkeng yang cukup berhasil dengan tanpa Televisi dan hp si anak bisa fokus terhadap belajarnya", tuturnya.

Menurutnya, dengan hasil ini akan terus di kaji bersama dengan para orangtua murid
" Rencana Tindak Lanjut ini harus di pertegas dengan di sampaikan ke pihak desa agar dibuatkan Peraturan Desa (Perdes) sebagai acuan yang mengikat dan semoga bisa di terima untuk di sepakati bersama", tambahnya.

Dipihak lain Edi Sulistianto, Ketua Karang Taruna Kabupaten Tegal yang juga sebagai narasumber, mengatakan, perkembangan dunia teknologi sangat pesat sehingga perlunya pengawasan dini dari keluarganya.

" Sejauh ini kami di sana telah membentuk team Peduli Pendidikan untuk merealisasikan aturan ini, sekaligus juga di terapkan di setiap desa  termasuk Desa Wlahar Brebes", katanya.

Bahkan tidak lama ini, lanjut dia, aturan ini akan terus kita gaungkan dengan target masyarakat bisa paham dan mengerti dan juga mengaplikasikan nya kedalam kehidupan sehari-hari.
" Kita harapkan semua ini bisa di dukung oleh masyarakat bahkan pihak desa agar kita bisa sukseskan bersama-sama", ungkapnya.

Dari hasil diskusi ini, Dusun Karangsari Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes di sepakati oleh team peduli pendidikan Desa Wlahar untuk menjadi dusun percontohan untuk menerapkan aturan larangan menyalahkan TV di waktu Maghrib dan tidak menggunakan Handphone bagi anak. (red-CN/Eko)

Post a Comment

Post a Comment