Top Ad 728x90

29 November 2018

, ,

Namanya Disebut Haikal Hassan di ILC, Darmadi Durianto:"Keliru dan Salah Alamat”


Jakarta | Pantau Terkini|
Anggota Komisi VI DPR-RI Darmadi Durianto membantah pernyataan Ustadz Haikal Hassan Baras terkait keberadaan Rumah Kebangsaan yang menyebutkan namanya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One pada Selasa, (27/11/2018).

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, salah alamat jika Rumah Kebangsaan yang dimaksud Haikal Hasan adalah pihaknya yang telah berkerjasama melakukan studi tentang masjid dengan Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M).

“Pernyataan Haikal Hasaan sangat keliru dan salah alamat, saya adalah Ketua Dewan Pembina Rumah Kebangsaan Indonesia, namanya saja sudah beda," tegas Darmadi Durianto dalam keterangan pers di Jakarta yg diterima redaksi (28/11/2019).

Bendahara Umum Megawati Institute itu menegaskan, Rumah Kebangsaan Indonesia (RKI) yang ia bentuk tidak pernah melakukan kerjasama dengan siapapun untuk melakukan penelitian, termasuk dengan P3M.

“Kami tidak mengenal P3M, apalagi melakukan studi atau penelitian tentang masjid, Rumah Kebangsaan Indonesia yang kami bentuk fokus dalam kegiatan sosial untuk berjuang demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

“Mungkin begitu mendengar nama Rumah Kebangsaan, ia (Haikal Hassan) langsung mencari tahu, dan yang muncul Rumah Kebangsaan Indonesia yang saya bentuk, kemudian langsung menghubungkan dengan posisi saya sebagai anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI Perjuangan,” kata Darmadi.
Terkait kekeliruan tersebut, Darmadi meminta Haikal Hassan untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf.

“Jelas nama baik saya dan Rumah Kebangsaan Indonesia dirugikan terkait pernyataan Haikal Hassan yang siarkan langsung TV One dalam acara ILC, karena kami tidak mengenal P3M, apalagi melakukan studi tentang masjid,” katanya. 

Dalam acara ILC tersebut, Haikal Hassan dengan lantang menyatakan tentang Rumah Kebangsaan dan Anggota Komisi VI Darmadi Durianto.

“Rumah Kebangsaan itu Pak Darmadi Durianto, Anggota Komisi VI PDI-P, yang anggota humasnya namanya Charles, Oktavius, saya aja tau,” kata Haikal Hassan.

Berdasarkan penelusuran _Pantau Terkini_, Rumah Kebangsaan dengan Direktur Erika yang disebutkan Agus Muhamad dari P3M beralamat di Jl.Patimura No.9, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tim juga berhasil mendapatkan No hp Direktur Rumah Kebangsaan Erika 0811 9596 xxxx. Hingga saat ini, tim masih berusaha untuk melakukan konfirmasi.

Akibat kekeliruan penyebutan Rumah Kebangsaan tersebut, di media sosial langsung marak pihak-pihak yang menyerang. Seperti di fan page FB Rumah Kebangsaan Indonesia banyak akun entah berantah mencaci maki dan menuduh RKI bentukan Anggota DPR-RI Darmadi Durianto sebagai lembaga yang membiayai P3M dalam studi tentang masjid.(vit )

0 komentar:

Top Ad 728x90