Ketua KKSU G 01 Bekerja Sama Dengan BPJS Untuk Para Sopir


PANTAUTERKINI.CO.ID - TANGERANG, Demi kesejahteraan dan kenyamanan para sopir dalam bekerja mencari nafkah untuk keluarganya pengurus KKSU G01 angkot merah putih jurusan kronjo pasar baru telah melakukan terobosan untuk anggotanya dengan menggandeng BPJS ketenagakerjaan menyediakan jaminan kesehatan dengan menyediakan kartu BPJS.
      
Gunawan sebagai ketua KKSU yang baru hitungan hari sebagai ketua pengurus menginginkan perubahan terhadap nasib para anggota sopir tersebut, sehingga terpikir olehnya untuk mencari solusi supaya selain sopir  keluarganya juga dapat tertolong ketika terjadi suatu keadaan yang tidak di inginkan seperti terjadi kecelakaan fatal yang mengakibatkan sopir tersebut tidak dapat beraktifitas lagi (2/11/18).
      
Ketika dari media online pantau terkini wawancara dengan ketua KKSU, Gunawan mengatakan bahwa, "saya ingin membina para sopir maupun pengusaha menjalankan tertib administrasi yang sesuai dengan instruksi gubernur yaitu dapat meningkatkan PAD ( Pendapatan Asli Daerah) yang ada di trayek ini. Minimal sopir punya harapan masa tua, tapi semua dapat berjalan asal tidak ada tumpang tindih trayek jadi trayek yang seharusnya tidak ke situ jangan sampai masuk. "ungkapnya
     
Masih lanjut Gunawan, selama ini saya mendengar dari warga sekitar sejak dulu belum pernah ada razia penertiban jalur setempat, bahkan pihak Dishub Kab juga tidak pernah menempatkan anggotanya meskipun yang honorer sekalipun jadi pemerintah jangan fakum.
      
Ide BPJS itu datang dari saya sendiri karena saya liat disini mayoritas penduduknya adalah nelayan, petani dan buruh, mereka ini rata-rata dalam satu kluarga hanya 1 orang yang bekerja kebayang kalau tulang punggung ini sakit atau meninggal bagaimana nasib keluarga tersebut, secara tidak langsung pemerintah kalau tidak mengamankan hal ini akan menambah banyaknya pengangguran.
      
Dengan kita berikan jaminan BPJS ketenagakerjaan mereka punya harapan hari tua atau jika mereka dapat musibah seperti meninggal pemerintah menanggung mereka melalui BPJS tersebut, jadi keluarga tersebut yang harus memanfaatkan uang itu dengan baik dan gimana caranya tidak menciptakan lagi kemiskinan baru dengan di tinggali uang yang sudah di sediakan oleh BPJS.
      
Sampai saat ini total kendaraan G 01 ada 183 unit mobil dengan jumlah sopir sekitar 200, yang baru sadar diri untuk masuk di BPJS sekitar 132 tapi yakin jika ada penekanan dari pihak terkait aparatur dinas mereka secara sadar diri setiap ketua kelompoknya ke dalam  BPJS.
     
Adapun kendala yang saya hadapi saat adalah salah satu pengurus lama dan pencurian jalur, jadi trayek yang seharusnya bukan jalur sini tapi mereka masuk karena di pikir tidak ada petugas yang menindak.
     
Sedangkan pihak Dishub sendiri yang sudah mengeluarkan trayek seakan tidak bertanggung jawab dengan adanya tumpang tindih dan kesemprawutan yang ada, dan jangan sampai ada kesan bahwa Dishub selama ini tidak peduli hingga terlihat fakum.(Rini)


Post a Comment

Post a Comment