STKIP Puangrimaggalatung Sengkang Gelar Workshop Jurnalistik


WAJO, PANTAU TERKINI.CO.ID- Meluasnya penyebaran informasi pada perkembangan teknologi sekarang ini. Generasi bangsa, utamanya di bangku perkuliahan harus pintar membedakan berita hoaks.

Hal tersebut menjadi perhatian oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sekolah Tinggi Keguruan  dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Puangrimaggalatung Sengkang, pada Workshop Jurnalistik yang dilaksanakan, Sabtu, 27 Oktober 2018 kemarin.

Ketua Panitia Rezki Setiawan menuturkan , bahwa kegiatan jurnalistik yang diselenggarakan bertepatan di bulan bahasa pada Oktober ini. Kata dia merupakan program kerja tahunan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, tuturnya

"Kita memilih workshop jurnalistik, bertujuan supaya mahasiswa sebagai generasi muda dan penerus bangsa, bisa memahami mana berita tidak benar atau biasa disebut hoaks," kata  Reski

Tambah dia, dengan berita yang tidak dipertanggungjawabkan seperti itu dan ditunjang wadah penyebaran informasi semakin luas. Dinilai dapat mempengaruhi pola pikir mahasiswa yang kian kekinian.
 
"Kegiatan jurnalistik ini juga bertujuan, supaya utamanya kami dari mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, memiliki pengetahuan tambahan bagaimana berbahasa Indonesia baik dan benar,"ucap Reski

Kegiatan berlangsung dua hari , dimeriahkan ratusan peserta berbagai kalangan mahasiswa dan pelajar. Dihadiri dua Redaktur Harian FAJAR Akbar Hamdan dan Hamdani Saharuna sebagai pemateri, Pegiat literasi, Muhsyanur Syahrir, serta dimoderatori Sri Wahyuni juga selaku Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Sri Wahyuni mengatakan, dengan pelatihan jurnalistik dapat menjadi bukti representatif. Bahwasanya mahasiswa sebagai bagian generasi muda masih bersikap kritis dan diharapkan memberikan fungsi pengawasan. Terkait permasalahan yang terjadi di Indonesia.

"Mahasiswa juga dituntut kritis, mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menjadi bukti bahwa kita bersikap peduli pada permasalahan yang dihadapi bangsa kita," harapnya.
Laporan:DEDENK
Editor:LIS

Post a Comment

Post a Comment