PANSER SUSANMAS Tim Khusus Satpol PP Kabupaten Tegal



PANTAUTERKINI.CO.ID.SLAWI- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal bentuk tim Pasukan Seragam Khusus Aduan Masyarakat (Panser susanmas). Peluncuran tim khusus tersebut dilakukan oleh Kepala Satpol PP M Berlian Adjie di Lantai 2 Gedung Satpol PP, Selasa (2/10).

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP, Tavip Mulyartomi mengatakan, pembentukan tim khusus Panser susanmas dimaksudkan untuk meningkatan kinerja dalam penegakan peraturan daerah (perda), peraturan kepala daerah dan keputusan kepala daerah. ”Pembentukan tim khusus tersebut merupakan upaya inovasi proyek perubahan (proper) yang sedang dilaksanakan di   Satpol PP Kabupaten Tegal.



Dasar pembentukan yakni Permendagri Nomor 54 Tahun 2011 tentang SOP Satpol PP dan dan Perbup 40 tahun 2015 tentang SOP Satpol PP Kabupaten Tegal,” terang Tommy, panggilannya.

Menurut Tommy,  untuk tahap awal, tim tersebut beranggotakan seluruh anggota  Satpol PP, yang terbagi menjadi 8 regu.



Dengan adanya tim khusus Panser susanmas  ini,  diharapkan Satpol PP lebih humanis dalam menjalankan tugas Penyelidikan dan penyidikan pelanggaran peraturan perundangan undangan daerah.

"Selama ini pelaksanaan tugas Penyelidikan dan penyidikan dilakukan dengan seragam mirip militer ( seragam Pol PP ) sehingga masyarakat cenderung apatis kepada Satpol PP," ungkapnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, M Berlian Adjie menyambut baik dan mendukung kegiatan proyek perubahan Diklatpim IV anggota Satpol PP. ” Hal tersebut merupakan inovasi dalam diklat, juga merupakan kreativitas kegiatan Satpol PP.

Jangan hanya momentum tertentu saja, tetapi harus ada tindak lanjut kedepannya,” harapnya.

Adapun, proyek perubahan tersebut mendapat dukungan dari  CV. INTI ABADI yang memberikan bantuan perlengkapan berupa baju rompi khusus Panser susanmas yang berwarna perpaduan coklat tua dan coklat muda. "Semoga Satpol PP semakin maju dan profesional," harap Rosidin Direktur CV Inti Abadi. (Hs/Cah/red)

Post a Comment

Post a Comment