Workshop Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)


PALOPO| PANTAUTERKINI |Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Kesehatan Kota Palopo menggelar workshop STBM selama satu hari di Hotel Harapan (Jl. Mangga No.100 Kota Palopo) Senin 27 Agustus 2018.

Kegiatan yang di hadiri dari beberapa SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Palopo yang berjumlah 84 peserta  bertujuan agar terlaksananya kegiatan STBM di Kota Palopo dengan hasil yang baik, dan sehubungan dengan menuntaskan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menetapkan tercapainya Akses Universal 100% air minum, 0%  pemukiman kumuh dan 100% Stop Bebas Buang Air Sembarangan (SBS) tahun 2109.

Pada kesempatan itu, Pj Walikota Palopo, Andi Arwien Azis S.STP yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Dr.dr. H.M. Ishaq Iskandar., M.Kes sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi dalam sambutannya menyampaikan Pelaksanaan Wokshop ini sebagai tindak lanjut untuk mendukung penjabaran rencana pembangunan jangka menengah Nasional (RPJMN)  khususnya Stop Bebas Buang Air Sembarangan pada tahun 2019.

"Progres pelaksanaan program tersebut di Kota Palopo harus segera di laksanakan secara massif. Program kali bersih yang pernah kita canangkan bersama hendaknya diingatkan kembali sebab sungai bukanlah tempat pembungan sampah sebagaimana yang diidentik oleh oknum tertentu".

Hal itu berdasarkan data yang dilansir oleh sanitation sector develpoment menunjukkan masih terdapat 47% masyarakat yang berprilaku buang air di sungai,kebun,sawah dan tempat terbuka lainnya.

Lanjutnya,  Komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam mendukung satinasi secara total sesungguhnya telah kita wujudkan beberapa tahun lalu dengan  pembangunan jamban gratis sejumlah warga pada sejumlah kelurahan, selain itu komitmen untuk meningkatkan akses air minum kepada masyarakat pun telah kita  genjot melalui program pemasangan sambungan bagi warga melalui out put base Aid, dengan keberadaan 4 instalasi pengelolaan air  minum (IPAM) yang dikelolah oleh PDAM Palopo diharap dapat membantu progres akses air minum dan layak pakai bagi masyarakat.

Berkaitan perilaku hidup sehat lainnya yaitu kebiasaan cuci tangan sebelum makan juga perluh di galakkan sejak dini, kita berharap program itu dapat di laksanakan diberbagai tingkatan termasuk dikantor instansi pemerintah sebab ancaman penyebaran pemyakit menular, khususnya diare akan sangan rentang jika kebiasaan tidak mencuci tangan tidak dibiasakan sejak dari sekarang.

Dimana turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Kesehatan Ishak Iskandar, Kepala  seksi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Kasri SKM., M.Kes,  Kepala Dinas PUPR, Anthonius Dengen,  yang mewakili  Kepala Bappeda,  Direktur PAM Tirta Mangkaluku M.Yasir,  dan Para Camat, Lurah Se-Kota Palopo.(suardi)

Post a Comment

Post a Comment