DAERAH

DERAP

Cat-3

Cat-4

» » Ternyata..Uji Kompetensi Wartawan Tidak Menakutkan


PANTAUTERKINI.CO.ID. TEGAL – Suasana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah dengan PWI Kota Tegal berubah menjadi tegang. Ketegangan nampak saat wartawan peserta UKW mulai memasuki ruang Hotel Pesonna Kota Tegal. Jumat  (10/08)

Uji Kompetensi Wartawan yang menjadi momok yang menakutkan bagi wartawan, Tatapan Tajam para penguji seakan tersirat kalimat “ Selamat Datang Sobat, Bersiaplah Untuk Kami Rubah Gaya Mu Esok Hari ” . Wow mengerikan , Ya, memang keadaan gugup, tegang pasti akan terjadi, padahal materi testnya merupakan pekerjaan  para wartawan sehari hari.

Plt Wali Kota Tegal H.M Nursholeh M.Pd dalam sambutan pembukaan mengatakan, sejatinya semua wartawan mengikuti UKW yang diadakan PWI Kota Tegal bekerjasama Humas PemKot Tegal , agar kedepan dapat meningkatkan profesionalitas dalam melakukan profesinya.paparnya

Dirinya juga menyayangkan dari puluhan wartawan yang terdaftar, hanya 21 orang yang mengikuti UKW, padahal momen ini belum tentu ada setiap bulan atau dua bulan sekali, jadi sebenarnya kesempatan bagi para wartawan untuk mengupgrade dirinya.

Sayid Iskandarsyah  Penguji dari Dewan Pers di hadapan peserta UKW menyampaikan, ada dua kategori tingkatan dalam UKW di Kota Tegal, pertama Tingkat Muda (wartawan,reporter dsb) dan Tingkat Madya (setingkat redaktur) dan ada Sembilan materi test yang harus dilalui para wartawan dalam menempuh Uji Kompetensi dengan masing masing memiliki nilai standar poin yakni 70 (tujuh puluh) agar lulus kompetensi, terangnya

“ Awalnya Ya memang ketegangan muncul, pasalnya setiap sesion test diburu buru alias diberikan waktu yang sebentar tanpa bisa disanding rokok ataupun kopi seperti biasanya di rumah atau di kantor redaksi, namun  pada kenyataannya ya biasa saja ” ujar peserta UKW Amin Jurnalis asal Kota Tegal

Sejatinya Uji Kompetensi Wartawan (UKW)  memang perlu bagi diri sendiri terutama mereka yang berprofesi sebagai wartawan atau Jurnalis sebagai bentuk mengukur kemampuan diri terhadap pekerjaan yang kita lakukan, namun hal tersebut kembali ke diri masing masing dalam mengembangkan diri pribadi.  Dan pada dasarnya  wajar ketegangan muncul dalam situasi seperti Test UKW, semua itu bukanlah momok yang menakutkan atau justru menjadi beban . Ada sebuah Pepatah tersirat “ Tuntutlah Ilmu Hingga Ke Negeri Cina” .(Red - Cahyo)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Penulis atau Editor Cahyo Noegroho

Kami Wartawan Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks

kesehatan

politik

dewan

video

Cat-5

Cat-6