PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

DEPOK | PANTAUTERKINI | Dalam amar putusan pengadilan  Negeri  (PN) Tipikor Bandung Jawa Barat, terkait kasus korupsi dana sosialisasi Pilkada Kota Depok Tahun 2015 lalu sebesar Rp.2,2 Miliar, terdakwanya adalah Fajri Asrigita Fadillah Bin Rugiman selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) KPUD Kota Depok saat itu, akhirnya Fajri divonis oleh majelis hakim selama 1,6 tahun penjara, dan denda sebesar Rp.50 juta. Sangat menyedihkan sebab Fajri saat itu baru menikah sekitar 3 minggu sebelumnya.

Namun sebelum vonis dijatuhkan oleh majelis hakim, dalam fakta pembuktian dalam persidangan,terungkap kepermukaan bahwa peran serta Ketua KPUD Kota Depok Titik Nurhayati Said ternyata sangat dominan dalam penentuan proyek dana sosialisasi tersebut dijadikan proyek Penunjukan Langsung (PL). Yang harusnya dilakukan mekanisme teerden lelang melalui ULP, tapi hal itu tidak dilakukan, justru oleh Ketua KPUD Kota Depok memerintahkan kepada PPK (tersakwa) agar dilakukan  mekanisme proyek sosialisasi tersebut dengan Penunjukan Langsung(PL)  kepada pihak ketika selaku kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Bahkan dalam amar putusan PN Tipikor Bandung disebutkan bahwa Fajri Asrigita Fadillah Bin Rugiman selaku terdakwa, dalam amar putusan majelis hakim  berbunyi : Bahwa Fajri terbukti dengan sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak piadana korupsi, secera bersama-sama, sebagaimana dalam dakwaan subside.

Sementara itu, dengan adanya amar putusan tersebut  terhadap Fajri oleh majelis hakim PN Tipikor Bandung. Akhirnya public di Kota Depok penuh bertanya-tanya, mengatakan, “ Lalu mengapa hingga sampai saat ini pihak Kejari Depok hanya menjadikan Fajri sebagai tumbal yang dikorbankan? Padahal dalam amar putusan majelis hakim disebutkan bersama-sama dalam melakukan korupsi?” ucap publik di Kota Depok.

Maksud dan tujuan dari amar putusan tersebut adalah bahwa Ketua KPUD Kota Depok Titik Nurhayati dengan jelas terlibat dalam masalah korupsi dana soliasiasi Pilkada Kota Depok tersebut. Sebab hakim sebelumnya sudah mempermasalahkan kebijakan ketua KPUD Kota Depok, mengungkapkan “kenapa memerintahkan kepada PPK agar dilakukan melalui mekanisme Penunjukan langsung (PL), dan anda lah yang harus bertanggungjwab selaku ketua KPUD Kota Depok”, ucap salah seorang majelis hakim tipikor bandung saat Titik Nurhayanti dijadikan saksi saat itu.

Sementara itu pula, sebelumnya dalam sebuah pemberitaan di media online, menjelaskan bahwa Kasi Pidsus Kejari Depok saat itu sudah menetapkan Ketua KPUD Kota Depok Titik Nurhayati menjadi tersangka dalam kasus korupsi dana sosialisasi tersebut. Namun berselang beberapa hari kemudian, Kasi Pidus meralat pernyataannya itu, dengan mengatakan bahwa pemberitaan tersebut adalah berita Hoax, dan hal itu merupakan fitnah serta pencemaran nama baik,ujar Kasi Pidsus kejari Depok saat itu.
Namun pihak LSM dan Wartawan di kota Depok ketika itu lansung bereaksi, dengan mengatakan, kalau memang berita itu merupakan berita Hoaxs, kenapa pihak kejari Depok tidak melaporkan wartawan yang menulis berita tersebut kepada pihak kepolisian, kalau memang  itu merupakan fitnah?

Menurut sejumlah LSM Anti Korupsi di Kota Depok mengatakan, harusnya  pihak Kejari Depok menuntaskan kasus korupsi dana sosialisasi Pilkada Kota Depok tersebut, jangan hanya Fajri selaku PPK yang terkesan hanya dijadikan tumbal oleh Kejari Depok. Sebab berdasarkan hasil pembutkian dalam amar putusan PN Tipikor Bandung menjelaskan, bahwa Titi Nurhayati turut serta (Pleger) sesuai dengan Pasal 55 KUHP dalam kasus korupsi tersebut, sebab Titik Nurhayati yang langsung memerintahkaan kepada Fajri selaku PPK saat itu, untuk dibuatkan status PL dengan mengesampang proses tender lelang lewat ULP, akhirnya paket proyek itu  diberikan kepada kontraktor/pengusaha tersebut, dengan modus KKN.

Konon katanya, berdasarkan sumber informasi yang berkembang saat ini mengatakan, oleh karena adanya Telepon berdering dari Penguasa Pusat kepada Kajari Depok Yudha saat itu, maka nyali Yudha selaku Kajari Depok saat itu menjadi ciut untuk menentukan status tersangka kepada Titik Nurhayati.

Saat ini publik berharap agar kasus korupsi dana Sosialisasi Pilkada Kota Depok tahun 2015 tersebut segera dibuka kembali dan dilanjutkan pemeriksaannya kepada Ketua KPUD Kota Depok. Sebab Titik harus bertanggunjawab terhadap apa yang dia perbuat. Hukum tidak memandang bulu, apakah Dia punya beking dari Ormas atau tidak, maka penegak hukum jangan mau di intervensi. Kecualai memang penegak hukumnya yang mau neko-neko alias KKN, imbuh sejumlah LSM  Anti Korupsi di Kota Depok beberapa waktu lalu.(dp/red)
DEPOK | PANTAU TERKINI | Masih ada geliat peringatan Kemerdekaan  RI ke 73 Tahun  2018 yang dilaksanakan di Kecamatan Limo yang dipimpin oleh Camat Limo Herry Restu Gumilar dan jajaran Lurahnya, Danramil 07/ Limo Kapten Arh.Ema Suherman dilaksanakan dari tanggal 31 Agustus s/d 01 September 2018

Selaku Danramil 07/ Limo Kapten Arh.Ema Suherman menyampaikan " Untuk tahun ini ( 2018 ) gelaran Kemerdekaan RI ke 73  dilaksanakan di Kecamatan Limo , selain mengadakan senam bersama dan jalan santai dan beberapa pertunjukkan  budaya, kepanitiaan juga menggelar bazaar dihalaman Kecamatan Limo yang diikuti UKM yang tersebar diwilayah Kecamatan Limo " ucap Kapten Arh.Ema Suherman

" Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan UKM yang ada diwilayah Kecamatan Limo, ada satu hal yang menarik disini yakni beberapa ide kreatif di stand UKM yakni dari Kelurahan Limo yang memanfaatkan limbah sampah untuk dibuat menjadikan kerajinan rumah tangga yang tentunya akan membantu peningkatan ekonomi keluarga " ungkap Kapten Arh.Ema Suherman.

" Tidak menutup kemungkinan UKM yang ada diwilayah Kecamatan Limo dapat menjadi solusi menekan tingkat pengangguran yang ada, dan kami dari pihak  Koramil 07/ Limo siap untuk bersinergi "pungkas Kapten Arh.Ema Suhetman ( koes - kabiro depok )


PANTAUTERKINI.CO.ID, BREBES – Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-63 tahun 2018 yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 22 September, Satuan Lalulintas Polres Brebes menggelar Lomba Safety Riding Lintas Sektoral di Halaman Islamic Centre Brebes yang bertajuk “For Police 2018 Polres Brebes”. Jumat (31/8/18).

Lomba dibuka secara langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, SH.SIK.MSi, melalui sambutan yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan guna memberi edukasi tentang tata cara berkendara yang baik dan benar kepada masyarakat dan aparat sebagai pionernya. Hal tersebut salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan dan fatalitas akibat kecelakaan lalu-lintas.

“Dengan kemampuan berkendara tersebut, para peserta diharapkan nantinya bisa mentranfer ilmu dan pengalamannya kembali kepada orang-orang disekitarnya sehingga dapat terhindar serta meminimalisir fatalitas akibat kecalakaan di jalan.

Haryono dari PT. Astra Honda Motor Brebes, hampir semua orang bisa mengendarai sepeda motor, namun tak semuanya memahamai cara mengendarai sepeda motor dengan aman dan benar. Banyaknya kecelakaan di jalan yang melibatkan para pengendara roda dua, akhirnya dengan bekerjasama dengan Polres Brebes  digelar aksi untuk berkendara secara aman di jalanan melalui lomba berkendara ini.

Materi yang diperlombakan diharapkan berguna bagi para pemotor di jalanan yang antara lain slalom, pengereman, melewati papan titian dan juga rintangan.

Lebih lanjut untuk pengereman, posisi mengerem yang benar idealnya adalah 60:40. Maksudnya adalah penggunaan rem depan sebanyak 60% dan rem belakang 40%. Distribusi pengereman yang benar akan menghindari terjadinya slip atau salah satu roda yang ‘membuang’ ketika sedang mengerem.

Sebagai juara pertama lomba adalah Bhabinkamtibmas dari Polsek Wanasari, Brigadir Bagus, Juara Ke-II diraih Bripda Yola dari Satuan Shabara Polres Brebes, Juara ketiga lomba oleh Serka Torikin, Babinsa Koramil 01 Brebes.

Untuk juara harapan masing-masing diraih oleh Bripka Indra Prasetyo Lantas Polres Brebes, Serda Daryono dari Kodim dan juara harapan 3 diperoleh oleh Jono dari Dinas Pekerjaan Umum Brebes.

Atas keberhasilan para duta keselamatan tersebut, ketiga juara mendapat thropy dan uang pembinan diserahkan langsung oleh Kasatlantas Polres Brebes dan dewan Juri dari PT. Astra Honda Motor Brebes. (Red-CN/sumber pendim Brebes)

PANTAU TERKINI.CO.ID,MAKASAR-Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Majelis  Ulama Indonesia (MUI), kelompok kerja (POKJA) , organisasi Islam, organisasi profesi, universitas dan tokoh agama se Sulawesi Selatan , bertemu di Hotel Aston  Makasar , Kamis, 30 Agustus 2018.
Tujuan pertemuan untuk menyukseskan pelaksanaan Kampanye Measles Rubella(Imunisasi campak rubella) ditandai dengan membuat komitmen bersama , mendukung sepenuhnya pelaksanaan Imunisasi campak rubella, berdasarkan Fatwa MUI No.33Tahun 2018.
Di dalam isi kesepakatan bersama yang diterima salinan copynya oleh redaksi Panter dari Dinkes Wajo bahwa,   MUI dan Ormas Islam siap mensukseskan imunisasi campak rubella dan meminta semua pihak agar tidak mudah percaya terhadap berita hoax  di media sosial dan online mengenai hoax  yang beredar mengenai dampak imunisasi rubella.
Juga menghimbau kepada media agar tidak melaporkan dan meyebarluaskan berita mengenai dampak imunisasi rubella yang belum dikaji dan belum  terbukti kebenarannya.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi  Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Arsad , yang  dikonfirmasi Jumat, 31 Agustus 2018. Terkait adanya Kesepakatan MUI dan Ormas Islam untuk menyukseskan Imunisasi rubella,  membenarkan keasliannya  .
“Iya Kemarin  30 Agustus dari Dinas Kesehatan  Wajo hadir , ada juga dari As’adiyah pusat sengkang ikut menandatangani kesepakatan bersama menyukseskan Imunisasi campak rubella, mengingat bahayanya lebih besar jika virus ini menyebar, ada 19 Ormas Islam, Perguruan Tinggi, Tokoh Agama yang hadir”kata Arsyad(Muhlis)

Lambar.PantauTerkini.co.id           Pemkab Lambar Melalui Badan Penelitian Dan Pengembangan (BALITBANG) Menggelar Rakor Penerapan Replikasi Inovasi Daerah Badan Litbang Kemendagri Di Ruang Rapat Kagungan, Jumat(31/08/2018). Kegiatan ini di buka oleh Asisten lll Bidang Administrasi Umum Noviardi Kuswan Dan Dihadiri Kabid SDM Pusat Inovasi Daerah Badan Litbang Kemendagri Jerry Wal, dan Utusan  dari Seluruh  OPD.
Dalam Sambutan Asisten lll Bidang Administrasi Umum Noviardi Kuswan Mengucapkan Terimakasih Kepada menteri dalam negeri yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada Kabupaten Lambar dengan menetapkan Kabupaten Lambar menjadi Lokus Penerapan Model inovasi daerah sebagai program prioritas nasional kementerian dalam negeri.
Selanjutnya yang berdasarkan peraturan pemerintah No 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah, dimana inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yg berbentuk, Inovasi tata kelola pemerintah daerah, Inovasi pelayanan publik, Inovasi Penyelenggaraan urusan pemerintah.
Kemudian Sebagai tindak lanjut dengan ditunjuknya program kab.Lambar sebagai daerah percontohan program Replikasi, inovasi daerah Kemendagri, adalah dengan telah ditandatanganinya pernyataan komitmen dengan sekjen kementrian dalam negeri dengan ditandatanganinya pernyataan komitmen Bupati Lambar dan sebagai tanda keseriusan kab.Lambar untuk melaksanakan program nasional dari Kemendagri ini.
Pihaknya Mengharapkan Sampai saat ini beberapa OPD dikab.Lambar telah menggunakan dan menerapkan berbagai sistem aplikasi baik yang berasal dari dalam maupun luar kabupaten. "Semoga dengan program Replikasi, inovasi daerah diharapkan akan mendorong percepatan ketinggalan pembangunan daerah dengan melakukan percepatan pembangunannya melalui modifikasi inovasi tersebut menjadi sebuah inovasi berskala nasional yang dapat digunakan bersama", Ungkapnya.
Selanjutnya Maksud dan tujuan kegiatan adalah ditetapkannya daerah penerapan Replikasi Inovasi Daerah melalui pusat jejaring inovasi daerah (puja indah) adalah untuk memastikan Replikasi Inovasi daerah dapat berjalan sesuai yang diharapkan dalam melakukan penataan ulang cara kerja dan layanan kepada masyarakat agar lebih mudah, lebih cepat, lebih murah, dan lebih baik sehingga siap untuk diterapkan secara nasional, Mendapatkan Daerah rujukan bagi daerah lain yang berhasil dalam penerapan Replikasi Inovasi daerah.
Kemudian tujuan dari kegiatan adalah Memastikan ketersediaan dukungan regulasi dan kebijakan dalam penerapan inovasi daerah, Memastikan terbangunnya komitmen para pemangku kepentingan ( stakeholder) dalam penerapan inovasi daerah, memastikan aplikasi bekerja dengan baik, memastikan integrasi antar komponen sistem berjalan dengan baik, memastikan bisnis proses layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memastikan terjadinya efisiensi dan perbaikan cara kerja serta layanan kepada masyarakat menjadi lebih mudah, lebih cepat, lebih murah, dan lebih baik.
Terakhir, Landasan Hukum adalah Undang- undang nomor 23 tahun 2014  tentang pemerintah daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2017 tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah(*)WN



PANTAUTERKINI.CO.ID.TEGAL– Hari Ulang Tahun Komando Resort Militer (Korem) 071/Wijayakusuma yang ke-57, Kodim 0712/Tegal menyelenggarakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pura Kusuma Negara Kota Tegal.Jumat (31/8)

Ziarah dan Tabur Bunga dipimpin Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf Ahad Aziz dan diikuti oleh anggota TNI dan PNS Kodim 0712/Tegal, serta Persit KCK Cabang XXII Dim 0712/Tegal.

“Nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi dan bahan perenungan bagi para generasi penerus sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa jasa pahlawan sehingga generasi penerus bangsa akan senantiasa menjaga nilai patriotik dan berusaha mewujudkan cita-cita perjuangan para pahlawan kusuma bangsa,

Sejatinya kita yang masih hidup untuk menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan. Tanpa perjuangan mereka, kita tidak dapat menikmati kemerdekaan seperti sekarang ini”, pungkas Kasdim .(red-CN/Pendim Tegal)


PANTAUTERKINI.CO.ID.SLAWI - Sejumlah barang dan HP digondol, pelaku berhasil diringkus dan diserahkan ke Polsek Adiwerna. Aipda Bambang, Petugas piket jaga membenarkan kejadian tersebut.

Pelaku NG(30th) warga Klaten kepergok membobol sebuah rumah di Jl Anggrek RT 27 Tembok Luwung yang sekaligus juga dijadikan Kantor Sekretariat II Sisi Lain Kab Tegal (SLKT). Sekitar jam 6.30 WIB pelaku masuk melalui jendela dan kepergok membawa kabur HP dengan mengendarai sepeda motor Vario Tahun 2018.

Nunung (35) warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut sontak berteriak maling dan mengundang perhatian warga, akhirnya pelaku berhasil diringkus dan diserahkan ke Polsek Adiwerna.

“Betul, Rumah di Jl Anggrek RT 27 Tembok Luwung, itu juga sekaligus sekretariat II SLKT, ada Bapak Ahmad yang tinggal disana, dan kasusnya sudah diserahkan ke pihak kepolisian untuk diselidiki” Jawab   Wildan Hermawan , Ketua SLKT ketika dikonfirmasi .

Kemungkinan sabotase sangat jauh sekali, ini kriminal murni, karena kebetulan juga pelaku menggunakan motor hasil curian, Vario Tahun 2018. Saya sudah konfirmasi langsung dengan Polsek Adiwerna. Jadi tolong jangan disangkut pautkan kejadian ini dengan grup facebook SLKT”  Pungkas Wildan.

Pelaku menggunakan motor Vario 2018 yang setelah di selidiki itu adalah motor curian, di curi daerah Perumahan Mejasem Kec Kramat, kasus ini juga sedang dikembangkan.(wil/red-CN)


PANTAU TERKINI.CO.ID,MAKASSAR – Polda Sulsel, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono menerima langsung kunjungan dari Brigjen Ambang Sucahyo perwakilan dari Kemenkopolhukam (Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan). Bertempat di Ruang Tamu Pimpinan Lt II Mapolda Sulsel, pada pukul 09.30 Wita, Kamis (30/08) Pagi.

Tampak saat pertemuaanya, Sosok nomor satu di Polda Sulsel itu di dampingi langsung oleh Direktur Kriminal Umum Polda Sulsel.

Tujuan dari kunjungan Tim Kemenkopolhukam ke Mapolda Sulsel tidak lain untuk bersilaturahmi sekaligus annev bagaimana permasalahan kejahatan konvensional yang telah di tangani oleh Direktorat Reskrimum Polda Sulsel.

Kapolda Sulsel dalam hal ini menyambut dengan baik kehadiran Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan di Mapolda Sulsel.(*)

3
Palopo|Pantauterkini | Sehubungan dengan di adakannya rapat paripurna  dalam rangka laporan hasil pembahasan badan anggaran DPRD Kota Palopo terhadap KUA dan PPAS perubahan APBD Kota Palopo tahun anggaran 2018, yang di laksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Kota Palopo,  30 Agustus 2018

Pembacaan laporan hasil pembahasan badan anggaran DPRD Kota Palopo terhadap rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD Kota Palopo tahun anggaran 2018 yang di baca oleh Dahri Suli.

Penyusunan kebijakan umum perubahan APBD kota palopo tahun anggaran 2018 yang selalunya di jadikan dasar dalam penyusunan prioritas dan plafon anggaran sementara tentang perubahan APBD  kota palopo tahun anggaran 2018 telah dibahas bersama antara DPRD dalam hal ini badan anggaran DPRD Kota palopo dengan tim anggaran pemerintah  daerah secara baik dan seksama dengan menekankan pada anggaran berbasis kinerja yaitu bahwa setia alokasi biaya yang dikeluarkan harus berkaitan dengan tinggat pelayanan atau hasil yang diharapkan dapat dicapai,  tentunya juga dalam pembahasan KUA-PPAS perubahan APBD kota Palopo Tahun anggaran 2018 ini diselaraskan dengan RPJMD, visi misi pemerintah daerah,hasil reses dan pokok-pokok pikiran DPRD kota Palopo.

Seiring dengan adanya kebijakan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah, serta perubahan kebijakan terkait dengan penganggaran lainya yang harus disesuaikan, maka perlu dilakukan  penyesuaian dalam perubahan kebijakan umum APBD tahun anggaran bersangkutan. Dimana perubahan yang akan disesuaikan antaranya adanya perubahan asumsi dasar kebijakan umum APBD, adanya beberapa perubahan penerimaan alokasi pendapatan dari pemerintah pusat dan provinsi,  pemyesuaian perhitungan pendapatan asli daerah,  penyesuaian gaji PNS,  penyesuaian anggaran atas evakuasi kebutuhan operasional rutin perangkat daerah dan kegiatan yang dipandang urgen serta efisiensi anggaran dan penyesuaian sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu.

Secara garis besar perubahan kebijakan umum dan perubahan proritas dan plafon anggaran sementara APBD kota Palopo tahun anggaran 2018 dapat di jelaskan sebagai berikut:
A. Pendapatan
Rencana target pendapatan daerah pada APBD perubahan tahun anggaran 2018 di dasari atas sejumlah asumsi yaitu: Dari target pada APBD pokok sebesar 978, 37 miliyar lebih menjadi sebesar 1 triliun lebih bertambah sebesar 22, 23 miliyar lebih atau 2, 27%, ini di sebabkan oleh:
1. Target pendapatan Asli daerah (PAD) pada APBD pokok T. A 2018 sebesar 145, 21 miliyar lebih menjadi sebesar 155, 98 atau direncanakan bertambah sebesar 10, 76 Miliyar atau lebih 7, 42%. Rencana kenaikan target PAD tersebut bersumber Dari pajak dan retribusi daerah dan lain lain pendpatan asli daerah Yang sah.
2. Target penerimaan Dana perimbangan Juga menggikat Dari 755, 13 Miliyar lebih atau bertambah sebesar 218, 26 juta lebih atau 0, 03%. Kenaikan ini bersumber Dari pendapatan Dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak.
3. Target lain lain pendapatan daerah yang sah pada APBD pokok tahun anggaran 2018 sebesar 78, 03 Miliyar lebih menjadi sebesar 89, 72 Miliyar atau bertambah sebesar 11, 24 Miliyar lebih atau 14, 41 % yang merupakan pendapatan hibah dan bagi hasil pajak dari provensi serta bantuan keuangan dari provensi atau pemerintah daerah lainnya.
B. Belanja daerah
       Belanja daerah dari anggaran pokok sebesar 95, 3 miliyar lebih rencanakan bertambah menjadi 1triliun lebih atau bertambah sebesar 24, 44 miliyar lebih atau sebesar 2, 46 %.
 1. Belanja tidak langsung sebesar 458, 15 miliyar lebih menjadi 435, 67 miliyar lebih berkurang 22, 47 miliyar lebih atau sebesar 4, 92% Dari APBD pokok tahun 2018, pengurangan secara akumolatif disebabkan oleh rasionalisasi Belanja pegawai dan penyesuaian Belanja bunga dan Belanja hibah.
 2. Belanja langsung sebesar 537, 28 Miliyar lebih menjadi 584, 20 miliyar lebih bertambah sebesar 46, 91 miliyar lebih atau 8, 37 % dari APBD pokok tahun anggaran tahun 2018, penambahan ini di prioritaskan pada sinkronisasi Program nasional dan daerah Salam bentuk infrastuktur serta pembayaran kewajiban Pemerintah Kota Palopo.
 C. Pembiayaan daerah kebijakan pembiayaan di dasari atas bebetaa asumsi berikut :
 1. Penerimaan pembiayaan daerah sebesar 20, 00 Milyar lebih menjadi 22, 83 milyar lebih bertambah sebesar 2, 83 milyar lebih atau sebesar 14, 18%. Half ini di sebabkan penyesuaian sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnua Yang telah di audit oleh badan pemeriksa keungan atas laporan keuangan Pemerintah daerah tahun 2017.
 2. Pengeluaran pembiayaan daerah senilai 2, 94 milyar lebih menjadi 3, 56 milyar lebih bertambah sebesar 621, 64 juta lebih atau sebesar 21, 14%.

Turut hadir  Pimpinan DPRD Kota Palopo Harisal A Latief,
Para Anggota Dewan, Hadir pula Pj.Sekretaris Daerah Kota Palopo H.Jamaluddin SH.MH., Asisten III Bidang Administrasi Umum Dra.Munasirah,M.Si, Para pimpinan perangkat daerah kota Palopo,  para Kabag dan Camat sekota Palopo.(suardi)
Camat Cinere Muhsin Mawardi Bersama Tim
DEPOK | PANTAU TERKINI  | Sepandai pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga demikian ungkapan/peribahasa/selogan hingga saat ini ma
sih berlaku, seperti halnya yang dilakukan oleh Tim Satgas Kecamatan Cinere Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) pembuang sampah liar, 29 Agustus 2018

Selaku Camat Cinere Muhsin Mawardi menyampaikan " Banyak keluhan dari warga akan adanya pembuangan sampah liar khususnya disepanjang jalan Pangkalan jati Cinere, untuk itu kami segera  berkoordinasi denganLurah, Korcam DLHK Cinere, maupun dengan Babinsa dan Babinkamtibmas, Linmas  serta unsur lainnya yang mendukung operasi ini " ucap Muhsin Mawardi

" Operasi ini dimulai dati pk 22 malam hingga 06 pagi dan alhamdulillah OTT pembuang sampah liar terdiri 7 orang yakni 2 warga Depok berdasarkan KTP yang masih berlaku dan 5 orang warga KTP Jakarta  " ungkap Muhsin Mawardi

" Tindakan yang dilakukan adalah diajukan ke Pengadilan sebagai bentuk Tindak Pidana Ringan ( Tipring ) sebagai efek jera jika memang masih membandel akan lebih keras lagi semisal ditempelkan foto pelaku pembuang sampah liar di tiap tiap Kelurahan atau hal lain yang membuat 
sipelaku jera " pungkas Muhsin Mawardi

Sinergitas maupun kerja sama yang baik antar instansi yang sudah terjalin dengan baik pasti akan membuahkan hasil yang baik pula, semoga bisa diikuti oleh yang lainnya menuju Depok Unggul, Nyaman, Religius ( koes - Kabiro Depok )


PANTAU TERKINI.CO.ID,WAJO-Kata siapa di Wajo tidak ada anak yang kena Virus Rubella, sudah ada yang diduga terkena virus   rubelle (campak jerman).Rabu , 29 Agustus 2018.
Petugas Rumah Sakit Umum (RSUD) Lamaddukelleng,  merawat balita dan menemukan bahwa balita itu ada kemiripan atau ciri-ciri  terkena virus Rubella(campak jerman)
Perlu diketahui bahwa ciri-ciri anak yang yang terkena campak Rubella adalah, kepala kecil, mata katarak kongenital, pendengaran terganggu dan kebocoran jantung.
Dalam percakapan melalui group Whatsapp Keluarga Besar RSUD Lamaddukelleng Sengkang , atas nama dr. Asni selaku Dokter spesialis Anak di  RSUD Lamaddukelleng, berkomentar , bahwa kata siapa di daerah kita tidak ada campak rubella, sudah ada  yang kami rawat    , menderita rubella, kepala kecil, mata katarak kongenital , jantung bocor, sehingga tergantung 02, serta gangguan pendengaran, dan ibunya ada riwayat demam plus kemerahan dikulit saat usia kandungan 2 bulan, jelasnya dalam Whatsapp
“ Apa mau menunggu semua anak yang lahir terkena Sindrom Rubella Kongenital,” ucap dr.Asni melalui Whatsapp
Sementara Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo , Arsyad  M, SKM, M.Adm.Kes yang ditandangi di kantornya untuk konfirmasi terkait ada anak yang terkena Virus Rubella . Rabu, 29 Agustus 2018. Menjelaskan dan  Membenarkan adanya laporan yang masuk , anak yang ada kemiripan ciri-ciri terkena Virus Rubella (campak Jerman) yang sementara mendapat pertolongan medis secara intensif di Rumah Sakit  Umum(RSUD) Lamaddukelleng Sengkang, Warga Desa Lempa  Kecamatan Pammana, jelasnya
“Saya tambahkan,  bahwa program imunisasi , itu bukan kebutuhan pemerintah, tapi pemerintah membuat program imunisasi karena masyarakat membutuhkan perlindungan  dari serangan penyakit, meskipun pada era sekarang banyak masyarakat yang tidak peduli,” kata Arsyad(Muhlis)



PANTAU TERKINI.CO.ID,MAKASSAR – Polda Sulsel, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Risyapudin Nursin menjenguk secara langsung anggotanya yang sedang sakit dirawat Rumah Sakit  Bhayangkara Polda Sulsel pada pukul 10.45 Wita, Selasa (29/08) Pagi.

Saat menjenguk, tampak sosok nomor dua di Polda Sulsel itu didampingi langsung oleh  Irwasda Polda Sulsel, Karo Rena Polda Sulsel, Karo Sarpras Polda Sulsel beserta Karumkit Rumah Sakit  Bhayangkara Polda Sulsel.

Wakapolda Sulsel menjenguk beberapa anggotanya yang sedang dirawat, Ada 8 orang yang di kunjungi Brigjen Risyapudin diantaranya Kombes Pol Roro suci, Kompol Salam, AKP Suwondo, Aiptu Udin, Bripka Ahriansyah, Brigpol Muh.Akram, Bripda Samsul Bahri, beserta Bpk A.Tanri esa kambo.

Saat bertatap muka dengan anggotanya yang sedang dirawat, Brigjen Risyapudin mendoakan anggotanya yang sakit agar segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT dan juga tidak lupa memberi semangat.(*)


PANTAU TERKINI.CO.ID,MAKASSAR – Polda Sulsel, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono mengunjungi secara langsung rumah keluarga almarhum Iptu Andi Umar Kajang. Bertempat di jl. Alternatip kel Tompobalang, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa pada pukul 10.00 Wita, Rabu (29/08) Pagi.
Saat mengunjungi rumah duka, sosok orang nomor satu di Polda Sulsel itu didamping langsung oleh Kapolres Gowa AKBP. S. Silitonga.
Almarhum Iptu Andi Umar Kajang diketahui meninggal dikarenakan penyakit yang diderita sebelumnya, Alm meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
Kedatangan Kapolda Sulsel di rumah keluarga Alm Iptu Andi Umar bermaksud untuk menghibur dan menyemangati keluarga yang ditinggalkan.
Dalam pertemuannya, Irjen Umar menasehati keluarga Alm Iptu Andi Umar agar selalu dekat kepada sang pencipta.(*)
JAKARTA | PANTAUTERKINI | Setelah tiba dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Presiden Joko Widodo langsung menuju venue cabang pencak silat Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu, 29 Agustus 2018, untuk menyaksikan pesilat-pesilat Indonesia berlaga.

Tiba pukul 16.40 WIB, Presiden tampak disambut Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto dan Chef de Mission kontingen Indonesia Syafruddin. Selain itu tampak hadir juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Pada kesempatan ini Presiden menyaksikan laga final nomor tarung kelas C 55-60 kilogram putra antara antara pesilat Indonesia Hanifan Yudani Kusumah melawan pesilat Vietnam Thai Linh Nguyen. Hanifan berhasil meraih medali emas setelah menundukkan lawannya dengan skor 3-2.



Selepas itu, giliran pesilat putri Indonesia Wewey Wita tampil di final nomor tarung kelas B 50-55 kilogram putri melawan pesilat Vietnam Thi Them Tran. Pesilat Indonesia berusia 25 tahun itu berhasil mempersembahkan medali emas ke-14 dari cabang pencak silat untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018 ini setelah menyudahi perlawanan Tran dengan skor meyakinkan 5-0.

Wewey langsung menghampiri tribun VVIP dan bersalaman dengan Presiden, Wapres, dan Prabowo. Ia kemudian melakukan selebrasi dengan berlari mengelilingi lapangan sambil membentangkan bendera Merah Putih.

Dengan tambahan 2 emas ini, kontingen Indonesia semakin memantapkan posisinya di klasemen perolehan medali sementara dengan 30 medali emas, 22 medali perak, dan 35 medali perunggu.

Jakarta, 29 Agustus 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
JAKARTA | PANTAU TERKINI | - Sejumlah pimpinan organisasi pers yang tergabung dalam gerakan Menggugat Dewan Pers, Selasa (28/8) sore menemui para pimpinan Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia di Gedung DPD RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta dalam rangka menyampaikan berbagai permasalahan pers Indonesia. Hadir pada temu audiensi tersebut seluruh Pimpinan Komite I yang berjumlah empat orang, yakni Benny Ramdhani (Ketua), Fachrul Razi (Wakil Ketua mewakili wilayah barat), Fahira Fahmi Idris (Wakil Ketua mewakili wilayah tengah), dan Yakob Esau Komigi (Wakil Ketua mewakili wilayah timur).

Pimpinan organisasi pers yang didampingi pengacara muda yang sedang naik daun, Dolfie Rompas, Tondi Situmeang, dan Asterina Tiarma, memaparkan secara gamblang kepada pimpinan Komite I tentang permasalahan Pers Indonesia yang ditimbulkan oleh peraturan dan kebijakan Dewan Pers. Kuasa hukum team gerakan Menggugat Dewan Pers Dolfi Rompas menjelaskan tentang dasar gugatan terhadap Dewan Pers itu dilayangkan ke PN Jakarta Pusat.

"Dewan Pers tidak diberikan kewenangan oleh Undang-Undang Pers untuk menentukan status seorang wartawan atau bukan, karena itu sangat bertentangan dengan UU Pers," ungkap Rompas.

Sedangkan, Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Hence Mandagi memaparkan seluruh permasalahan yang tengah dihadapi Pers Indonesia akibat ulah Dewan Pers. "Maraknya kasus kriminalisasi terhadap pers akibat rekomendasi Dewan Pers harus dihentikan," tegas Mandagi.

Dia juga menandaskan, program Uji Kompetensi Wartawan yang dilakukan Dewan Pers sangat bertentangan dengan UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan karena kewenangan membuat lisensi sertikasi profesi ada pada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Ketua Umum DPN Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke meminta kesediaan para Pimpinan Komite agar dapat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh pihak terkait untuk membahas permasalahan pers ini.

Ketua Presidium Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Kasihhati menyampaikan informasi bahwa pihaknya sudah pernah menemui komisi I DPR RI dan diperoleh keterangan bahwa proses verifikasi media belum disetujui DPR RI sehingga apa yang dilakukan Dewan Pers itu bertentangan dengan UU Pers atau ilegal.

Dalam pertemuan yang difasilitasi Sekretaris Jenderal Persatuan Pewarta Warga Indonesia, yang juga menjabat Wakil Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi ini, pimpinan Komite I secara resmi berjanji akan mengundang semua pihak terkait, termasuk Dewan Pers dan pihak Polri, untuk menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komite I DPD RI yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan September depan.

Ketua Komite I Benny Ramdhani mengaku setuju bahwa tindakan Dewan Pers dalam membuat peraturan-peraturan adalah sebuah bentuk abuse of power atau penyalahgunaan kewenangan. "Dewan Pers telah bertindak seperti lembaga super body yang menentukan status wartawan dan media, emang Dewan Pers, menurut orang Betawi, siapa elu," ujar Ketua OKK DPP Partai Hanura ini mempertanyakan.





Dewan Pers juga, menurut Ramdhani secara tidak langsung sudah menghilangkan hak ekonomi warga dan hal itu tidak bisa dibiarkan. "Kami memiliki kewenangan untuk memanggil Dewan Pers dan Kapolri karena sudah sesuai dengan bidang tugas Komite I di bidang hukum," pungkas Senator dari Sulawesi Utara itu.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite I Fachrul Razi, Senator muda asal Aceh, berjanji akan memfasilitasi pelaksanaan dialog antara pimpinan organisasi pers dengan wartawan di Gedung DPD RI pada tanggal 12 September 2018. (Team Redaksi)

PANTAUTERKINI.CO.ID.TEGAL - Aula Makodim 0712/Tegal dilaksanakan Ceramah Binroh dan Bintalidjuang dari tim Bintal Dam IV/Dip kepada Anggota Kodim 0712/Tegal, sebagai penyelenggara Staf Pers Kodim 0712/Tegal, yang diikuti lebih kurang 156 orang.

Tim Bintal dari Kodam IV/Diponegoro dipimpin oleh Mayor Caj Lilik Pramono, S.S MI (Kasi Kasidoklistaka Bintaldam IV/ Dip) serta Mayor Caj Samsul Maarif S.Ag (Binroh Agama Islam) dan Kapten Kav Sarwo.P (Binroh Agama Kristen) Rabu (29/08/2018).

Sebelum acara Bintal dimulai, Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto S.Sos dalam sambutanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Bintal Dam IV/Diponegoro dan mohon maaf barang kali dalam penyambutan sarana dan prasarana kurang berkenan dari Tim Bintal yang akan memberikan ceramah atau pencerahan bagi anggota Kodim 0712/Tegal.

“Ceramah Bintal ini dilaksanakan dalam upaya memelihara dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan prajurit dan PNS dan ibu-ibu persit Cab.XXII Kodim 0712/Tegal guna mendukung tugas di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari,“ ujar Dandim Tegal.

Lebih lanjut Penyampaian Dandim berharap agar seluruh anggota hendaknya dapat memanfaatkan kesempatan yang berharga ini untuk bersama-sama mengikuti, mendengarkan dan menyimak serta meresapi apa yang akan disampaikan oleh penceramah sehingga apa yang diharapkan oleh pimpinan atas dapat terlaksana sesuai sasaran yang diharapkan.

Sehingga kegiatan ini dapat diaplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari diwilayah binaannya tentunya diawali dengan niat dan ikhlas semata mata dengan ridho allah SWT.

Dalam kesempatan yang sama Mayor Caj Lilik Pramono, S,SMI (selaku ketua Tim Bintaldam IV/Dip) menyampaikan “Deradikaliame yang terjadi di wilayah Indonesia pada saat ini merupakan upaya dari asing untuk menguasai kekayaan alam yang terkandung di negara kita. Untuk Bintal yang Non Muslim nanti bisa menyesuaikan yang akan dilaksanakan di ruang data yang Muslim bisa dilaksanakan di Aula Makodim. Di Indonesia ini banyak agama yang sudah menyimpang dari ajaran agama yang seharusnya sesuai dengan ajaran agama tersebut makanya kita adakan kegiatan Bintal ini bersama sama agar mengetahui dan tidak merusak persatuan dan kesatuan bangsa ini,” ucap Ketuam Tim Bintaldam IV/Dip.

Setelah selesai pengarahan di Aula di lanjutkan Binroh masing-masing agama sedangkan di tempat terpisah (Ruang Data Kodim 0712/Tegal) juga diberikan materi Kasih Sayang Kita terhadap Sesama bagi anggota yang beragama Kristen.




Dalam ceramahnya pembicara menyampaikan yang intinya bahwa kadar keimanan dan ketaqwaan yang tinggi kepada Allah SWT, Insya Allah semua tugas, tanggungjawab dan pengabdian yang kita laksanakan akan selalu mendapatkan ridho-Nya, serta menambah kualitas pengabdian kita kepada TNI, bangsa dan Negara. (Pendim 0712/Tegal)

Lampung Utara-pantauterkini.co.id-Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,M.H, menghadiri acara pembukaan Bursa Inovasi Desa Kabupaten Lampung Utara Tahun 208, di Gedung Serba Guna (GSG) Islamic Center Kotabumi. Rabu (29/08/2018),

Hadir Koordinator  Program Regional II, Ir. Zulkifli Kahar,M.M., Koordinator Program Provinsi KPW II Lampung, Mashuri,S.P., Tenaga Ahli Madia KPW II Lampung, Reka Putra, Para Asisten, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Para Camat se-Kabupaten Lampung Utara, dan para peserta Bursa Inovasi Desa diantaranya Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Utara, Ketua BPD se-Kabupaten Lampung Utara, Tim Pelaksana Inovasi Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Tim Inovasi Kabupaten, serta Tenaga Ahli P3MD.

Laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lampung Utara selaku ketua Tim Inovasi Kabupaten Lampung Utara, Ir. H. Wahab, MM., menyampaikan tujuan pelaksanaannya adalah mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa dan Hibah Dana Desa, menginformasikan rencana kegiatan penyelenggaraan pengelolaan pengetahuan dan inovasi Desa Kepada pemangku kepentingan ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa dan sebagainya.

Sedangkan hasil yang diharapkan salah satunya adalah terdiseminasikan rencana kegiatan penyelenggaraan pengelolaan pengetahuan dan inovasi Desa (PPID) dan penyedia peningkatan ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator  Program Regional II, Ir. Zulkifli Kahar,M.M., mengungkapkan Bursa Inovasi yang diadakan hari ini merupakan yang kedua berturut-turut dan BUMDES yang dikelola dengan benar akan mensejahterakan Kabupaten Lampung Utara.

Dalam sambutannya, Bupati menyampikan ucapan selamat datang kepada  Koordinator  Program Regional II, Koordinator Program Provinsi KPW II Lampung, Tenaga Ahli Madia KPW II Lampung di Kabupaten Lampung Utara ini.

“Selamat datang di Kabupaten yang sedang giat-giatnya membangun semangat dalam menjaikan Kabupaten Lampung Utara menjadi lebih baik lagi.” Katanya.

Bahwasanya dalam rangka untuk mendorong peningkatan kualitas untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa dengan memberikan banyak referensi dan inovasi, terutama inovasi pembangunan desa sekaligus merevitaliasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi desa agar tepat guna dan dirasakan oleh masyarakat, maka pada tahun 2018 ini Menteri Desa Pembangunan Daerah telah mengeluarkan Keputusan Menteri Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) Tahun 2018.

“Dan hari ini kita mengadakan kegiatan Bursa Inovasi Desa sebafai ajang pertukaran pengetahuan dan penyebarluasan kegiatan inovatif antar Desa.” Katanya.

Dikatakannya, majunya suatu daerah diawali dengan Desa, maka dengan itu Desa selalu dipancing agar lebih baik lagi. Melalui program Pemerintah diharapkan dapat memompa Program-program Pemerintah.

“Harapan kami Desa-Desa ini dapat membawa nama harum Kabupaten Lampung Utara baik ditingkat Provinsi maupun Nasional.” Ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Bupati mengajak kepada para peserta untuk memanfaatkan bursa inovasi desa ini dengan sebaik-baiknya.

“Kita bangun desa sejahtera, dengan tetap menjaga rasa kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, turut aktif menjaga iklim kondusif dan toleransi, tidak mudah terprovokasi, serta tetap memegang teguh persatuan dan kesatuan, agar Kabupaten Lampung Utara semakin maju, makmur dan sejahtera.” Pungkasnya.(irawan)

Lambar.PantauTerkini.co.id                     Bupati Lambar hadiri Acara Gemarikan, Penyerahan Buku Rekening Penerima Bantuan Rumah Swadaya, Sekaligus Peresmian Program Subsidi Biaya Penyambungan Listrik PLN Untuk Kecamatan Suoh dan BNS Kabupaten Lampung Barat Tahun 2018 Di Pekon Sukamarga  Kecamatan Suoh, Senin kemarin (27/08/2018).

Selain Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Hadir Wakil Bupati Lampung Barat Drs.Mad Hasnurin, Anggota DPRD, Sekertaris Kab.Lambar Akmal Abdul Nasir, S.H., Para Asisten Dan Staf Ahli Bupati, Forkopimda, Sejumlah Kepala OPD, Ketua Forikan Kab.Lambar  Partinia Parosil Mabsus, Ketua Dharma Wanita Irma Akmal Abdul Nasir.S.H.,Ketua GOW Kab.Lambar Gurti Mad Hasnurin Dan Masyarakat Setempat.

Dalam Sambutan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Menyampaikan Gerakan memasyrakatkan makan ikan atau gemarikan kabupaten lampung barat dimaksudkan agar semakin banyak warga yang mengkonsumsi ikan, akan berkontribusi positif bagi petani ikan/nelayan. Apalagi jika gerakan itu diimbangi dengan peningkatan program pemberdayaan dan perlindungan kepada petani ikan/nelayan. "Pembangunan perikanan harus dapat mendukung upaya peningkatan kehidupan dan kesejahteraan nelayan pembudidaya dan pengolah ikan sebagai bagian dari upaya mensukseskan program nasional yaitu mengurangi angka kemiskinan, menciptakan kesempatan kerja dan berusaha, meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh manusia utamanya untuk perkembangan sel-sel otak yang dimulai saat janin, balita sampai usia dewasa karena ikan kaya akan asam lemak omega 3, vitamin dan berbagai mineral. Mengkonsumsi protein ikan juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta dapat mencegah resiko serangan penyakit seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke dan kanker. beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi ikan 3 kali dalam seminggu akan mengurangi resiko stroke sebesar 6 persen", imbuhnya.

Selanjutnya tersediannya sumberdaya manusia berdaya saing menjadi salah satu bagian yang penting. kecerdasan, kesehatan dan keterampilan merupakan tiga indikator utama yang digunakan untuk mengukur sumberdaya manusia yang berdaya saing. terbangunnya kecerdasan dan kesehatan, serta keterampilan itu tentunya sangat berkaitan dengan asupan gizi yang diterima oleh tubuh manusia sejak dalam kandungan sampai kepada akhir hayatnya."Oleh sebab itu pemerintah daerah kabupaten lampung barat melalui dinas perikanan menggelar acara “sosialisasi gemarikan”, hal ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar gemar makan ikan sehingga berdampak pada meningkatnya tingkat konsumsi ikan. Selain itu gemarikan juga bertujuan untuk memotivasi masyarakatnya untuk menumbuh kembangkan usaha pengolahan ikan diberbagai daerah di kabupaten lampung barat. relevansi program gemarikan dapat dilihat dari daging ikan sebagai salah satu produk pangan yang diminati masyarakat di kabupaten lampung barat. Gemarikan kabupaten lampung barat juga didukung dengan program-program pengolahan dan pemasaran hasil perikanan diantaranya peningkatan sarana pemasaran ikan bergerak, paket diversifikasi pengolahan ikan, serta masih banyak lagi kegiatan lain. Dinas perikanan kabupaten lampung barat berperan aktif dalam mempopulerkan gemarikan melalui kegiatan lomba masak ikan baik ditingkat kabupaten, propinsi dan nasional", ungkapnya.
Pada kesempatan ini saya berharap program ini akan dapat meningkatkan tingkat konsumsi ikan dengan cara menyediakan produk olahan ikan yang disukai oleh anak-anak dengan harga yang terjangkau.  oleh karena itu saya mengajak kepada kita semua mari untuk setiap hari mengkonsumsi ikan. Selain gemarikan pada hari ini kita juga melakukan penyerahan buku rekening penerima bantuan rumah swadaya, rumah merupakan kebutuhan dasar bagi manusia setelah sandang dan pangan. kebutuhan akan rumah tidak terlepas dari kebutuhan akan hunian yang layak, sehat dan harmonis.

Kumudian dalam penanganan program bantuan rumah swadaya di kabupaten lampung barat, tahun ini telah memasuki tahun ke-2, bantuan dari pemerintah diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah. Di tahun 2018 jumlah rumah swadaya yang akan dibangun atau direnovasi di kabupaten lampung barat sebanyak 407 unit rumah. dimana lokasi pelaksanaan pembangunan rumah swadaya ini berada di 5 (lima)   kecamatan untuk 5 (lima) pekon diantaranya Kecamatan balik bukit di pekon sedampah indah sebanyak 77 unit rumah, Kecamatan batu ketulis di pekon luas sebanyak 50 unit rumah, Kecamatan kebun tebu di pekon pura jaya sebanyak 80 unit rumah, Kecamatan bandar negeri suoh di pekon bumi hantatai sebanyak 100 unit rumah, dan Kecamatan suoh di pekon suka marga sebanyak 100 unit rumah; ditempat kita berada sekarang ini.

Terus pembangunan rumah swadaya di pekon suka marga kecamatan suoh ini yang saya utamakan untuk diberikan kepada masyarakat yang belum mempunyai rumah yang layak, tujuannya agar masyarakat di pekon ini dapat meningkatkan perekonomian yang berorientasi pada agrowisata serta berbasis sumberdaya lokal, terlebih lagi bagi mereka yang bekerja sebagai perambah agar tidak lagi merambah hutan sehingga dengan memiliki rumah yang layak, mereka akan mengelola hasil pertanian untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Selanjutnya kita akan melakukan peresmian program subsidi biaya penyambungan listrik pln untuk kecamatan suoh dan bns kabupaten lampung barat tahun 2018 dalam rangka membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga tidak mampu.
"Dengan langkah memberikan subsidi biaya pemasangan listrik kepada keluarga tidak mampu pada tingkat dan jumlah yang telah ditentukan, yaitu sebanyak 1.042 kepala keluarga dengan rincian kecamatan suoh sebanyak 358 kepala keluarga dan kecamatan bns sebanyak 684 kepala keluarga, dengan tujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah menikmati fasilitas listrik dengan sasaran kepada keluarga tidak mampu yang tersambung dengan daya listrik 900 va dan terdapat di dalam data terpadu program penanganan fakir miskin yang dikelola oleh kementerian sosial dan tnp2k melalui kelompok kerja pengelola data terpadu program penanganan fakir miskin dan hasil musyawarah pekon atau musyawarah kecamatan", ujarnya.
Terakhir, Pihaknya Mengharapkan  semoga dengan adanya program ini dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat rumah tangga sasaran sekaligus mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.
Sementara itu Sambutan Ketua Forikan Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus Menyampaikan gerakan memasyrakatkan makan ikan atau gemarikan  sebagai wujud kegiatan  yang diselenggarakan oleh forum peningkatan konsumsi ikan nasional atau forikan kabupaten lampung barat, bertujuan untuk membangun rasa kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi yang terkandung dalam ikan sebagai asupan tubuh kita.
"Tingkat konsumsi ikan di kabupaten lampung barat berdasarkan data statistik dinas kelautan dan perikanan propinsi lampung sebesar 29,15 kg/ kapita/ tahun atau setiap orang mengkonsumsi ikan sejumlah 29,15 kg dalam satu tahun",ujarnya.

Selanjutnya untuk itu dalam upaya mendorong peningkatan konsumsi ikan melalui peningkatan kesadaran individual dan kelompok masyarakat tentang arti penting mengkonsumsi ikan, dan juga melalui pemberian makanan tambahan untuk anak sekolah (pmtas), dengan tujuan untuk membangun kesadaran bangsa tentang peran penting ikan bagi kesehatan karena ikan banyak mengandung gizi untuk meningkatkan kecerdasan anak. 
Kemudian kegiatan gerakan satu  hari mengkonsumsi ikan ini dilakukan karena seperti kita ketahui ikan selain mengandung protein, vitamin dan mineral, juga mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik bagi tubuh. ikan bukan hanya diolah dan dikonsumsi dalam bentuk yang utuh, tetapi kita harus dapat memperkenalkan berbagai macam bentuk olahan ikan seperti,siomay ikan, bakso ikan, sate ikan, dan lain sebagainya.(*)WN



PANTAUTERKINI.CO.ID.JAKARTA - Dinas Sosial DKI Jakarta melalui Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 membuka Pabrik Furniture atau mebel di Pondok Kopi, Jakarta Timur pada Selasa (28/8). Pabrik itu hasil kerja sama dengan ADRF Dream Center yang didukung oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA).

Kepala Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1, A. Dumyani menyampaikan, pabrik furniture ini sebagai tindak lanjut dari pelatihan furniture untuk remaja bermasalah sosial yang menjadi binaan panti. Sehingga mereka yang telah dilatih di panti selama satu tahun, dapat mengembangkan lebih dalam lagi di pabrik ini dan menghasilkan furniture berkualitas.

"Pabrik furniture dibangun untuk merekrut siswa dari PSBR Taruna Jaya 1 jurusan furniture. Sejauh ini 3 alumni yang telah direkrut dan sudah bekerja. Mereka telah mendapatkan pelatihan selama 1 tahun di panti yang dibimbing langsung oleh Instruktur profesional dari Korea. Siswa yang menunjukkan evaluasi yang baik akan dipekerjakan tahun ini. Pabrik akan meningkatkan pekerjaan mereka lebih banyak nanti," ungkap Dumyani.

Ia melanjutkan, dengan adanya pabrik furniture ini, anak-anak binaan mendapat kesempatan yang cukup besar untuk bisa bekerja memproduksi furniture dengan kualitas yang baik. Harapannya ini akan menjadi langkah besar dalam upaya kemandirian bagi anak-anak remaja bermasalah di DKI Jakarta.

Sementara itu Direktur KOICA Indonesia, Hoejin Jeong, menyampaikan pabrik ini menjadi percontohan kerja sama yang baik antara ADRF Dream Center dan PSBR Taruna jaya 1. Ini menjadi awal untuk kerja sama selanjutnya di bidang lain yang diperuntukkan untuk pemuda Indonesia.

"Saya berharap akan ada banyak kerjasama seperti ini di Indonesia," kata Hoejin Jeong.

Dalam pembukaan pabrik itu juga dihadiri oleh 50 siswa kelas furniture PSBR Taruna Jaya 1, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial DKI Jakarta Susy Dwi Harini dan Direktur Proyek ADRF Dream Center Mr. Young Jun Park.(MF/CN)


PANTAU TERKINI.CO.ID– Polda Sulsel, Lagi lagi Polda Sulsel mendapatkan kabar yang membahagiakan, Dikarenakan salah satu anggota Direktorat Sabhara Polda Sulsel Bripda A Tri Sandi Putra bisa menyumbangkan medali perunggu dalam ajang bergengsi Asian Games.

Bertempat di Venue Sepak Takraw Palembang. 
Bripda Tri adalah salah satu atlit sepak takraw asal selayar yang sebelumnya sudah banyak menorehkan prestasi di cabang olah raga sepak takraw.

Saat di konfirmasi Tri menuturkan, "Alhamdulillah, suatu kebanggaan dan kesyukuran bagi kita semua karena bisa menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia di ajang Asian Games ini” Tuturnya. Selasa (28/08) .

Dalam hal ini, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono mengapresiasi atas prestasi yang sudah di torehkan oleh Bripda Tri Sandi Putra dalam ajang Asean Games 2018.(*)


PANTAU TERKINI.CO.ID,MAKASSAR – Polda Sulsel, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono menghadiri secara langsung kegiatan Penerimaan Resmi Jamaah Haji Kloter I Embarkasi Makassar yang bertempat di Aula 3 (Mina) Asrama Haji Makassar pada pukul 17.30 Wita, Selasa (28/08) Sore.
Dalam kegiatannya, Sosok nomor satu di Polda Sulsel itu di dampingi langsung oleh Direktur Binmas Polda Sulsel beserta Direktur Pam Obvit Polda Sulsel
Diketahui jamaah haji kloter 1 yang sudah kembali ke Makassar berjumlah 455 orang, yang mana ada 3 orang jamaah haji yang mengalami sakit.
Usai melaksanakan kegiatan tersebut, Kapolda sulsel menyempatkan diri untuk menjenguk jamaah haji yang sakit di Klinik Asrama Haji Makassar.(*)
BIREUEN | PANTAU TERKINI Akhirnya, Warga Desa Cot Rambat, Gandapura, Kabupaten Bireuen, Mahyu Danil (36) alias Wahyu Batee Kureung, yang menjadi terdakwa dalam kasus pemukulan terhadap, Fathiah, yang juga istri wartawan Atjeh.Net, Sulaiman Gandapura, akan menjalani persidangan perdana di Pengadilan Negeri Bireuen, Rabu (29/8).

Menurut Jaksa Siara Nedy SH kepada media ini mengatakan, Tersangka Mahyu Danil sudah mulai ditahan pihaknya, sejak Rabu (1/8) setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P21).

Mahyu Danil menjadi tersangka karena telah melakukan penganiayaan terhadap korban, Fathiah, Warga Desa Cot Tube, Gandapura, Bireuen.

”Berkasnya sudah Dilimpahkan ke pengadilan dan Rabu ini, (29/8) akan menjalani sidang perdana, dan tersangka akan dijerat  dengan  pasal 351 (1) KUHP tentang penganiayaan,” ujarnya singkat singkat kepada awak media ini, Selasa (28/8/2018).

Sementara itu suami Korban, Sulaiman Gandapura lewat media ini, mengapresiasi gerak cepat jaksa yang segera melakukan penahanan terhadap tersangka yang melakukan penganiyaan kepada Istrinya itu. Ia mengaku sempat ketar ketir, sebelum akhirnya tersangka ditahan Jaksa Kejaksaan Negeri Bireuen.

”Kami hanya menuntut keadilan, dan Jaksa memahami akan hal itu,” tutur Sulaiman.

Sulaiman Gandapura kembali mengisahkan tragedy yang menimpa keluarganya itu mengaku Mahyu sempat ditahan sekitar malam lebaran lalu. Ternyata terangka kembali dapat menghirup “udara segar”, menyusul Polsek Gandapura menangguhkan penahanan terhadap terdakwa. Kali ini, pengacara  Sayuti Abubakar, SH yang nota bene dikabarkan menjadi Bacaleg DPR-RI bertindak sebagai “Hero” untuk penangguhan Mahyu Danil lewat lobyingnya yang akhirnya Polsek Gandapura mengabulkan permohonan penangguhan itu.

Kasus pemukulan itu terjadi di Desa Cot Teube Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, 11 Mei 2018, yang dilakukan tersangka,  Mahyu Dani yang akrab disapa Mahyu Batee Kureung, warga Desa Cot Rambat, Kecamatan Gandapura. Korbannya, Fathiah, warga Desa Cot Tube, kecamatan yang sama dengan tersangka,  yang korban juga istri wartawan online, Atjeh Net yang sehari-hari bertugas di Bireuen.

Penganiyaan itu, berawal dari gara-gara sepele, yang berakhir dengan penganiayaan berat. Korban dibal-bal habis-habisan, belum lagi dihajar dengan kayu balok, batu bata di punggung dan kepala korban, yang membuatnya tak berdaya melakukan perlawanan dengan lelaki yang dikenal dengan nama, Mahyu Batee Kureung, yang merupakan mantan Kombatan GAM, akhirnya Korban harus diopname dan dirawat intesif beberapa hari di rumah sakit Jeumpa. Hospital Bireuen, untuk memulihkan kesehatan, trauma dan chokya.(MS)
BANDUNG |PANTAUTERKINI | Ironis Pejabat Pengguna Anggaran Ketua KPU Depok Titik Nurhayati Setelah dicecar oleh hakim saat menjadi saksi kasus korupsi dana iklan Pilkada Depok 2015 lalu senilai Rp 2,2 miliar hanya menghasilkan terdakwa Fajri Asrigita Fadillah menjadi PPK dalam penggunaan anggaran dana iklan Pilkada Depok 2015 lalu.  

Setelah berhasih dari lolos dari dugaan tindak pidana korupsi kali ini Titi Nurhayati memasuki babak baru telah berhasil masuk dalam tim calon komisi pemilihan umum provinsi jawa barat. 

Dalam sidang kasus korupsi dana iklan dan sosialisasi Pilkada Depok tahun 2015 senilai Rp 2,2 miliar, Ketua KPUD Kota Depok Titik tidak bisa berkutik saat dicecar soal "perannya melakukan penunjukan langsung dalam proyek tersebut". Keras-keras aturan tidak memperbolehkannya tetapi tetap saja dilakukan oleh Titi sebagai Pejabat Pengguna Anggaran .

Hal tersebut terungkap dalam sidang kasus korupsi dana iklan dan sosialisasi Pilkada Depok tahun 2015 senilai Rp 2,2 miliar.
Dalam sidang yang dipimpin Makelis Kalim Martahan Pasaribu tersebut dihadirkan terdakwa Fajri Asrigita Fadillah. Sidang digelar di ruang III Pengadilan Tipikor Bandung, pada Senin 7 November tahun 2016 lalu.

Menurut hakim anggota, Naisyah Kadir, yang menjadi pokok dakwaan adalah "pelaksanaan penunjukan langsung oleh saksi yang Ketua KPU Depok kepada terdakwa Fajri yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam proyek tersebut".
Saksi Titik berkilah, "penunjukan langsung tersebut dilakukan karena terjadi gagal lelang ", "sementara waktu sudah mepet".
Kemudian masalah tersebut dikonsultasikan kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang menyebutkan secara lisan memperbolehkannya.

Proyek iklan dan sosialisasi Pilkada Depok tahun 2015 senilai Rp 2,2 miliar dilaksanakan atas konsultasi KPUD Kota Depok dengan LKPP. Namun, tidak lama kemudian datang surat resmi dari LKPP bahwa " penunjukan langsung itu tidak diperbolehkan" . "Sudah jelas penunjukan langsung itu tidak diperbolehkan, tapi tetap saja dilaksanakan," ujar hakim Naisyah Kadir kepada saksi.

Naisyah Kadir pun menyebutkan " terdakwa Fajri melakukan kegiatan itu atas penunjukan dari Ketua KPU ". "Terdakwa bergerak atas penunjukan langsung, jadi Ketua KPU yang menunjuknya juga harus mempertanggungjawabkannya," ujarnya.

Tidak hanya hakim Naisyah Kadir, hakim anggota lainnya Basyari Budi juga mempertanyakan kenapa dilakukan penunjukan langsung padahal tidak diperbolehkan. Terdakwa terjerat masalah hukum karena ada perintah penunjukan langsung dari ketua KPU. Meski begitu, Titik menyangkal bahwa kesalahan penunjukan langsung ada pada dirinya. Menurut dia, masalah penunjukan langsung itu bisa dilakukan berdasarkan hasil konsultasi dengan LKPP.

Seperti diketahui, Fajri Asrigita Fadillah, didakwa korupsi dana iklan dan sosialisasi Pilkada Depok 2015 lalu, senilai Rp 2,2 miliar. Saat itu terdakwa menjadi PPK dalam penggunaan anggaran dana iklan Pilkada Depok 2015 lalu.

Fajri didakwa telah mengubah pengadaan barang dan jasa yakni berupa iklan di media cetak dan televisi yang seharusnya dilakukan melalui lelang menjadi penunjukan langsung (PL). Penunjukan itu diduga ada permainan, sebab sebelumnya pelelangan dilakukan November 2015 dan diulur sehingga waktunya menjadi mepet. Dengan dalih itu dilakukan penunjukan langsung kepada agensi iklan Big Daddy untuk mengerjakan paket iklan tersebut senilai Rp 2,2 Miliar.

Akibat penunjukkan langsung ini, Fajri diduga mengambil keuntungan sebagian dana dan merugikan keuangan negara. 
Salah satu keuntungan di antaranya untuk biaya debat pasangan calon dan iklan Pilkada Depok di stasiun tv lokal, Fajri menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,5 Miliar. 
Namun, nyatanya, dana yang dibutuhkan yakni untuk iklan hanya Rp 132 juta, dan untuk beberapa sesi debat calon sekitar Rp 290 juta. Jadi, ada perbedaan besaran dana yang dilaporkan. 
Sementara di stasiun televisi nasional anggaran tayang untuk debat dilaporkan sekitar Rp 400 juta. Padahal biaya tayang debat di stasiun itu hanya sekitar Rp 200 juta. (Tim)

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews