Spesialis Ranmor Di Tembak Mati Tim Vipers Polsek Curug

Pantauterkini.co.id - Tangerang, Satu dari dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor di wilayah Jabodetabek di tembak mati oleh Tim Vipers Polsek Curug. Tersangka DA terpaksa di tembak mati karena melakukan perlawanan saat di ringkus beserta pelaku Aang masih di amankan di polsek curug guna penyidikan lebih lanjut.

Menurut informasi yang berhasil di himpun oleh media online pantau terkini Kejadian berawal selasa (3 / 6 / 2018) sekitar pukul 22.00 Wib malam. Saat itu Tim Vipers Polsek Curug di bawah pimpinan IPTU H. Totok Riyanto SH dan Panit Reskrim IPDA H. M. Sobri, SH sedang melaksanakan observasi ke wilayah hukum polsek curug. Tak lama kemudian Tim Viper mendapat informasi bahwa di salah satu kontrakan sering dijadikan tempat kumpul para remaja dan sering membawa kendaraan sepeda motor yang berbeda beda.

Ketika tiba di lokasi Tim Vipers Polsek Curug melihat salah satu motor honda beat nomor polisi B 3145 NKA warna merah yang sedang di peretelin,Lantas dari hasil informasi ternyata kendaraan tersebut milik Boim. Tim vipers pun langsung mendatangi rumah Boim yang beralamat di Kampung Cisereh Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang.

Pada saat dilakukan introgasi Boim mengakui melakukan aksinya dengan temannya yang bernama Buyung di wilayah Cisereh Kecamatan Curug. Selanjutnya Tim Vipers berhasil mengamankan saudara Buyung dari hasil introgasi Buyung mengakui kalau sepeda motor hasil curian sudah di jual kepada seorang laki laki yang di kenal malalui facebook di daerah Tenjo kab. Tangerang dengan harga sebesar Rp. 2.500.00. Selanjutnya sepeda motor merk honda beat masih dalam proses pencarian untuk barang bukti.

Boim juga mengakui pernah mengantar DA untuk membuat kunci leter T dengan modal uang Rp 100.000 .Bermodal hasil keterangan Boim Tim Viper Curug langsung melakukan pencarian terhadap DA. Dan tim viper mendapat informasi kalau DA berada di tempat penginapan wisma. Yang kemudian pada hari Rabu tanggal 04 juli 2018 sekitar pukul 02.00 wib dini hari Tim Vipers berhasil mengamankan DA dan Aang.

Kanit Reskrim Polsek Curug IPTU H. Totok Riyanto mengatakan ia membenarkan adanya penangkapan dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor wilayah jabodetabek. Dua pelaku itu berinesial DA dan Aang. Kedua pelaku di ketahui warga kabupaten lampung yang sudah biasa melakukan aksinya di wilayah curug, tangerang. jakarta dan sekitarnya.

" Tersangka DA dan Aang merupakan spesialis komplotan pencurian sepeda motor di wilayah jabodetabek, "katanya saat di temui di ruang kerjanya. Jumat (6/7/2018).

Totok juga menambahkan, dari hasil introgasi tersangka DA mengakui bahwa pernah melakukan pencurian sepeda motor bersama dengan kedua rekan nya yaitu Hasan dan Jefri di daerah tangerang, jakarta dan sekitarnya. Sedangkan hasil introgasi dari tersangka Aang bahwa ia mengaku mengenal DA sebagai pemain atau pemetik dan pernah mengambil satu unit sepeda motor merk honda beat di parkiran rumah makan padang gumarang curug tangerang.

 " Sepeda motor hasil curian langsung di bawa oleh DA dan AANG ke wisma tempat tinggalnya. Lalu tersangka Aang di suruh oleh DA untuk mencari pembeli sepeda motor hasil curian. Dari hasil penjualan aang mendapatkan uang Rp 500.000 per unit, "ungkapnya.

Panitia Reskrim Polsek Curug IPDA H. M Sobri menambahkan pada saat tersangka DA dan Aang bersama tim Viper Polsek Curug hendak meninjau ke lokasi perkara serta untuk mengambil sepeda motor hasil curian. Tersangka DA justru melakukan perlawanan dan memberontak menendang anggota serta berusaha merebut senjata api milik aiptu Rudi dan sempat terjadi perkelahian beruntung tim Vipers polsek curug sigap dan langsung mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku mengenai dada sebelah kiri hingga DA tewas di tempat.

Tersangka DA terpaksa di tembak mati karena mencoba melawan anggota yang sedang bertugas, "tegasnya.

 Lanjut H. Sobri saat ini jenazah DA masih di rumah sakit umum tangerang dan pihak keluarganya sudah di kasih tahu.

 Dan rencananya jenazah pelaku akan di makamkan di tempat kelahirannya di Kampung Sindang sari Desa Bakti Rasa Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung.

 "Saat ini tersangka Aang dan barang bukti masih di amankan di polsek curug dan terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan maksimum 7 tahun penjara, "pungkasnya.(Rini)

Post a Comment

Post a Comment