Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» »Unlabelled » PSU TPS 08 Desa Sidoko, Kecamatan Gunung Kaler Unggul Zaki-Ombi
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

pantauterkini.co.id -Tangerang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di Desa Sidoko, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, tepatnya pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Sabtu, (30/6/2018).

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhammad Ali Zaenal Abidin mengatakan sebanyak 240 warga sudah mencoblos dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 355 pemilih tetap  Terhitung dengan persentase sebanyak 70 persen penduduk yang sudah memilih.

" Sejauh ini sudah banyak yang memilih. Kita harapkan hingga pukul satu nanti bisa memanuhi jumlah partisipan yang memilih pada 27 Juni kemarin karena kalau yang kemaren tercatat 253 pemilih,” ungkapnya.

Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini dilakukan setelah seorang pemilih kedapatan mengambil delapan surat suara tanpa sepengetahuan KPSS.

Hal tersebut lantaran, pihak KPPS sedang melakukan istirahat makan siang. Sanksinya pun telah diberikan pihak KPU dan Panwaslu dengan menonaktifkan petugas KPPS.

Di tempat yang sama komisioner Bawaslu Provinsi Banten Nuryati Solafari mengatakan, kegiatan PSU di TPS 8 Desa Sidoko Kecamatan gunung kaler hasil dari rekomendasi Panwascam gunung kaler untuk melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU).

Hal yang dilakukan Bawaslu Provinsi Banten pada Pilkada Serentak, 27 Juni 2018 bahwa dalam pelaksanaan tersebut ada pelanggaran di TPS 8 Desa Sidoko Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Bawaslu merasa melihat ini bukan kelalaian.

" Kami  melihat ada dua opsi yang dilakukan yang pertama terkait administrasi jawaban dari rekomendasi Panwascam gunung kaler melaksanakan PSU yang sekarang sedang berlangsung, yang kedua terhadap pelaku apakah ini masuk ranah pidana pemilu atau bukan , ini masih dalam kajian Bawaslu," ucapnya.

Kalau memang kajian itu mengandung unsur-unsur pidana kita akan hormati proses-proses dibawah ini yang dilakukan Panwascam dari tingkat atas sampai ketingkat bawah.

Bawaslu berharap kedepannya ini bagian pembelajaran bagi kita bersama bahwa proses demokrasi bukan hanya kepada penyelenggara pemilu, akan tetapi bagaimana partisipasi masyarakat menciptakan demokrasi yang berkeadilan, jujur, aman, dan taat aturan," tandasnya.

Hal senada juga disampaikan ketua Panwas Kabupaten Tangerang Muslik menyampaikan," pada prinsifnya pihak panwas sangat menghargai proses, karena tidak bisa dengan nasib seseorang itu salah langkah atau kita juga salah dalam menentukan nasib seseorang, oleh karenanya berikan kami kepercayaan adanya dugaan pelanggaran Pemilu," pungkasnya. ( Rini)

About Nurita Djohadi

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments