Home » , , , 10 July 2018

PERUSAHAAN AMDK “SULI 5” BERKOMITMEN DUKUNG KEGIATAN PERIBADATAN SEMUA AGAMA

Posted by Panter Redaksi



DEPOK |PANTAU TERKINI| Momentum bulan suci Ramadhan terus dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk berlomba-lomba meraih kebaikan berlipat ganda dengan saling berbagi kebahagiaan kepada sesama, khususnya terhadap anak-anak yatim piatu dan mereka yang tergolong tidak mampu. 

Seakan tidak ingin ketinggalan dalam menabur kebaikan di bulan suci ini, sejak awal Ramadhan manajemen perusahaan air “Suli 5” yang berkantor di kawasan Jati Jajar, Depok, turut menyalurkan kontribusinya dalam bentuk pembagian takjil setiap harinya. Selain itu, mereka juga konsisten mensuplai kebutuhan air mineral ke masjid-masjid yang menggelar kegiatan peribadatan.

“Sebetulnya ini sudah rutin dilakukan setiap tahunnya, bahkan kalau untuk kegiatan peribadatan, kami tetap mendukung tidak hanya di saat Ramadhan saja,” ujar Surjanto, owner dari perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) bermerk Suli 5.

Lebih jauh Rian, sapaan akrab dari owner air Suli 5 ini, menjanjikan bahwa perusahaannya akan terus memberikan bantuan untuk setiap kegiatan peribadatan.

“Tidak hanya peribadatan umat Muslim, tapi juga untuk kegiatan peribadatan di gereja, wihara, dan lainnya,” tuturnya.

Terkait pengembangan usaha miliknya itu, Rian kembali menuturkan jika dirinya sedang memformulasikan pengembangan pasar dengan mendirikan depo isi ulang sebanyak-banyaknya untuk menyasar segmen pasar menengah kebawah.

“Karena kita ingin masyarakat bisa hidup lebih sehat dengan mengkonsumsi air sehat dari kami, dan harga yang kami tawarkan untuk isi ulang tersebut juga sangat murah yaitu hanya Rp. 6000 per galon isi ulang,” jelas Rian.

“Ini kami lakukan dalam rangka turut memberikan kontribusi untuk menyehatkan masyarakat luas, dan tentunya membuka kesempatan lapangan pekerjaan atau wira usaha bagi mereka yang membutuhkan,” lanjutnya.

Di penghujung wawancara, Surianto turut berbagi tips bagi pelaku usaha khususnya UMKM baik yang sudah berjalan atau yang baru memulai usahanya agar usahanya tersebut tetap eksis.

“Yang penting dan utama bagi pengusaha harus terus bergerak, karena dengan bergerak akan mengetahui akar permasalahan yang dihadapi dalam berusaha,” jelasnya.

“Dan tidak kalah penting adalah konsistensi dalam menjalankan aturan yang sudah ditetapkan. Karena banyak pengusaha UKM yang gagal karena tidak konsisten dalam menggunakan uangnya, seringkali keuntungan atau modal usaha dipakai untuk urusan pribadi di luar kepentingan usaha, ini tidak boleh,” tegas Rian.

Related Posts

Copyright © 2012, Kantor Berita Online Nasional Allrights Reserved - Magazine World Theme - Designed by Uong Jowo