Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » Hadiri Pengukuhan Macoa Bawalipu, Husler : Pengurus Harus Jadi Pelita Dan Contoh Yang Baik
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post



Ditengah tengah perkembangan globalisasi saat ini banyak suku bangsa yang hampir-hampir kehilangan eksistensinya, padahal eksistensinya ini sangat penting agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai masyarakat adat, karena adat dan budaya merupakan kekayaan daerah yang tidak ternilai. Undang-undang RI telah memberikan jaminan akan hal ini, sehingga eksistensinya harus terus dilestarikan.

Hal ini disampaikan Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler bersama Wakil Bupati, Irwan Bahri Syam, ketika menghadiri pengukuhan Bau Muh. Aras Abdi To Baji Pua Sinri sebagai Macoa Bawalipu ke-61, acara sakral itu berlangsung di SalassaE (Baruga), Dusun Benteng di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (28/07/2018).

Ritual adat pengukuhan Macoa Bawalipu, menunjukkan bahwa tatanan adat yang melekat pada orang Wotu tetap terjaga dengan baik ditengah-tengah kemajuan zaman yang luar biasa. Harapan saya kepada Macoa Bawalipu Wotu Bau Muh. Aras Abdi To Baji Pua Sinri yang hari ini mengukuhkan diri sebagai Macoa Bawalipu ke-61, agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jadilah pengayom bagi seluruh masyarakat adat.

Kepada Dewan adat yang baru dikukuhkan, Bupati berpesan agar selalu memegang teguh adat, dalam artian, hukum adat adalah segalanya, dan pengurus harus jadi pelita bahkan jadi contoh bagi masyarakat yang diayominya. Dan Husler meminta agar menyusun program kerja yang baik yang bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka membangun masyarakat yang lebih baik.

Sementara itu, Badan Pekerja Adat Kemacowaan Bawalipu mengatakan, Macoa Bawalipu adalah sebuah gelar yang diberikan kepada pimpinan pemangku adat di Wotu, Luwu Timur. Macoa sendiri bermakna pemimpin. Ada delapan susunan acara pada prosesi pengukuhan Bau Muh. Aras Abdi To Baji Pua Sinri sebagai Macoa Bawalipu ke-61.

Selain itu, Mapatuddui, Mupaenrai, Umpasakati Macoa Bawalipu ri' Tana Bangkala'E (Tana' ri' Ulo Luwu). Selanjutnya, ziarah ke Makam Puata Sandro di Makam Pua Sandro.

Bau Muh. Aras Abdi To Baji Pua Sinri terpilih dalam rapat adat Magombo Oge di Kantor Camat Wotu, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, 13 Januari lalu.

Dalam kesempatan ini turut hadir YM. Sri Paduka Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, Adat 12 Kedatuan Luwu, Adat 17 Kemacoaan Bawalipu, perangkat adat Pamona, anggota DPRD Lutim, M. Sarkawi A. Hamid, kepala OPD, Camat. (hms/suardi)

About Panter Redaksi

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments