Top Ad 728x90

09 April 2018

, ,

Untuk Ke 2 Kalinya Pompa Air Baku Instalasi Pipa Air ( IPA) Mampet

Direktur Umum PDAM Tirta Asasta,  Sulaeman

PANTAU TERKINI. co. Id. Depok
Jika alam berkehendak siapa yang dapat menghalangi,  hal inilah yang terjadi pada PDAM Tirta Asasta dari kejadian alam yang berakibat pompa bak penampungan Instalasi Pipa Air tersumbat akibat lumpur yang tidak bisa dibendung,  kejadian ini Sabtu 07 April 2018

Disela sela kesibukan selaku Direktur Umum Sulaeman menerima awak media Pantau Terkini di ruang kerjanya,  Senin 09 April 2018 dengan menyampaikan " Secara pribadi maupun Perusahaan kami memohon maaf atas ketidak nyamanan dari pelayanan air bersih yang terhenti kepada pelanggan akibat pompa bak penampungan Installasi Pipa Air ( IPA ) tertutup/tersumbat oleh lumpur " ucap Sulaeman

" Hujan yang begitu deras pada sabtu 07 April 2018 didaerah Bogor dan sekitarnya menyebabkan tinggi air ciliwung meningkat,  dan untuk diketahui posisi pompa bak penampungan IPA berada di bibir kali dan inilah yang menjadi rawan apabila setiap terjadi luapan air ciliwung  " ungkap Sulaeman

" Pada saat kejadian yang lalu pompa itu tertutup lumpur,  untuk antisipasinya kami sudah lakukan pemasangan SKRIN dari besi yang berfungsi agar terhindar dari sampah sampah ukuran besar yang terbawa arus air,  namun tidak dapat mencegah masuknya lumpur yang pekat kedalam bak pompa " papar Sulaeman

Kondisi lapangan setrlah dibersihkan
"Perlu untuk diketahui bahwa pompa yang terpasang itu ada 12 unit,  namun yang effektif ada 9 unit dengan posisi terendam didalam bak, pompa tersebut adalah pabrikan Jepang sudah berusia 30 tahunan, nantinya secara berkala akan dilakukan pergantian satgas siaga 24 jam serta perawatan pompa tersebut dilakukan terjadwal " imbuh Sulaeman

" Ada solusi lain yakni harus membuat bendungan atau danau yang dapat menampung air sekaligus berfungsi mengendapkan lumpur sebelum di olah, dan ini tentunya memerlukan lahan yang luas sementara dilokasi sudah tidak ada lahan lagi dan yang pasti ini memerlukan biaya tinggi " pungkas Sulaeman

Itulah bimcang bincang awak media Pantau Terkini dengan Direktur Umum PDAM Tirta Asasta . Sulaeman ( koes/ka biro )

0 komentar:

Top Ad 728x90