PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Hebat Supir dan Kernet AKAP Murni Jaya Jurusan Belik-Depok "Tak mau bayar Mel " Barang Penumpang Hilang


Katin dan Sikin Penumpang AKAP Murni Jaya hanya termenung setelah barangnya hilang dari Bagasi Bus
Depok. www.pantauterkini.co.id Ratim dan Sikin warga tegal penumpang AKAP Murni Jaya jurusan Belik (Tegal) - Depok (kukusan) hanya bisa termenung dan mengungkapkan bahwa kernet dan supir Bus tersebut jalan saja ketika ditanya barangnya yang sudah tidak ada dibagasi AKAP Murni Jaya raib tidak jelas. 

Setelah turun di depan jalan jawa pada pukul 02.30 dini hari Katim dan Sikin ditinggal begitusaja oleh supir dan kernet yang melaju kearah Kukusan dimana bus ini hingga besok sore mulai beroprasi mengangkut penumpang tujuan Belik (Tegal) jawa tengah, merasa bingung setelah sampai di depan jalan jawa  Kardus bawaannya hilang setelah awalnya dibawa kedalam dan didudukan di bawah kursi mereka berdua,  tetapi saat itu sang kernet memintanya dipindah kebagasi. 

Tentunya Sikin menurut perintah sang kernet diturunkan kerdus itu kedalam ruang bagasi atas petunjuk kernet.

Takberpikir apa apa kedua pria lugu ini walaupun isi kardus ini adalah ayam bangkok pesanan tetangga mereka yang menurut katim sudah mengirim sejumlah uang. 

Sesampai di depan jl.jawa depok 8 (delapan) penumpang turun dan katim menanyakan ke kernet " mana kerdus bawaan  saya" Tegus katim, tetapi kernet tak bisacara apa-apa malah  mereka jalan terus kata katim kepada pewarta pantau terkini  (05/04).


Dengan melihat peristiwa seperti itu katim dan sikin di persilahkan dduduk diwarung wahid untuk dimintai cerita apa yang terjadi pada diri mereka "Itu barang pesanan tetangga berupa ayam bangkok dari kampung, saya beli harganya cukup lumayan mahal satu juta rupiah dikampung "  lalu " Ayam ini ayam pejantan yang kuat karena tak terkalahkan " papar Katim.
"Ini sudah dipesanan tetangga di bojonggede " papar Ratim " saya sudah koordinasi dan kirim gambarnya dan merekapun mentransfer ke saya sudah terbungkus dalam dus " keterangan Ratim kepada Panter .


Katim juga sudah tak enak ketika bawaannya dari belik tegal biasanya di taruh di atas bis ternyata di bagasi bawah. Sesampainya di tujuan tepatnya di depan jalan jawa bis yang setiap harinya pp Depok ÷ Belik dan poul terakhirnya di kukusan ini tak mau bertanggung jawab dan langsung jalan meninggalkan Katim dan beberapa penumpang teman sekampung katim yang menjadi saksi bahwa Dus yang dibawa katim hilang .

Dari mengeluhnya katim maka oleh warga dan awak media pantau di perintahkan agar menyusul bus murni jaya ke pool bus yang berada di kukusan.

Setelah sesampai di pool Murni Jaya di jumpai Katim dan menanyakan bagaimana permasalahan barang bawaannya mereka.

Karena Kernet tak acuh kepada katim maka pertanyaan ini di alihkan ke sopir tetapi jawabannya malah membingungka " Kenapa tak bayar uang keamanan barang / mel pada mereka ?.

Menurut katin tidak ada pembicaraan sebelumnya mengenai uang tambahan ongkos lagi setelah mereka membeli tiket kepada agen bus AKAP Murni Jaya di Belik (Tegal) jadi mana mereka tau bahkan Katim menanya balik kenapa tidak bicara dari awal mengenai uang keamanan, supir itu malah bergegas menghindar !.

Jika sesuatu yang jelas ini sudah tidak bertanggung jawab terlebih seorang supir yang setiap hari membawa puluhan nyawa manusia serta keamanan dijalan raya apa bisa di biarkan ?

Untuk itu perlu dinas dan aparat terkait menindaklanjuti tanggung jawab dan kemampuan supir ke pihak Murni Jaya akan hak hak konsumen kepada pihak AKAP Murni Jaya. (Bon)  


Panter Redaksi

We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daerah Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jawa Barat jawatengah jawatimur Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata