FOKUS

Panter Streaming

Nusantara

DAERAH

Derap TNI & Polri

HUKUM

PERISTIWA

Advertorial

» » » PDI Perjuangan Mendesak Fit and Proper Test Komisioner KPPU Segera Dilaksanakan


Jakarta,pantauterkini.co.id - Politisi PDI Perjuangan Darmadi Durianto menyesalkan jika ada upaya untuk menunda uji kelayakan dan kepatutan ( _test and proper test_ ) terhadap calon komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).


“Penundaan _fit and proper test_ akan menimbulkan ketidakpastian serta tugas dan fungsi KPPU menjadi tidak optimal,” ujar Darmadi Durianto kepada wartawan di Jakarta, Minggu (11/3/2018).


Menurut Anggota Komisi VI DPR-RI ini, KPPU memiliki peranan penting untuk menjaga stabilitas ekonomi bangsa, khususnya terciptanya praktik-praktik bisnis yang berkeadilan, persaingan sehat dan anti monopoli.


"Kenapa tidak optimal, SK Presiden kan ber bunyi selama-lamanya dua bulan, komisioner yang ada sekarang cenderung membuat pelaksanaan kerja maksimum untuk satu minggu saja. Ini yang menimbulkan ketidakpastian bagi para komisioner. Ada juga komisioner yang tidak konsentrasi lagi di dalam bekerja, karena diduga sibuk mempertimbangkan tawaran pekerjaan lain,"ungkapnya.


"Tidak fokus nya komisioner otomatis menyebabkan tidak optimalnya peran dan fungsi KPPU,"tambah Darmadi.


Dia mengatakan, hasil pelaksaan program kerja yang melibatkan komisioner dibuat _weekly based_. Padahal pelaksanaan program kerja yang melibatkan _stakeholders_ pihak ketiga dan komisioner pasti memerlukan waktu yang cukup untuk mempersiapkannya.


“Nah, ini tidak berani dilakukan karena berkaitan dengan otoritas komisioner yang sekarang yang se waktu-waktu bisa selesai kalau ada _fit and proper test_ dan terpilih komisioner KPPU yang lama,”jelas Darmadi Durianto yang juga Koordinator Komite Ekonomi DPP PDI Perjuangan.


Dia juga mengungkapkan, banyak yang tidak menyadari KPPU itu ada dalam _network_ ASEAN, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) dan International Competition Network (ICN).


“Apa kata dunia terhadap Indonesia nantinya?, karena ini menyangkut _good governance of government of Republic Indonesia_,” kata Bendahara Umum Megawati Institute ini.


“Proses seleksi komisioner KPPU sudah dilakukan, mau tunggu apa lagi, tugas DPR tinggal menyatakan menyetujui atau tidak nama-nama yang disodorkan melalui _fit and proper test_,” pungkasnya.(Victor)


«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: