PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here
, Unlabelled

Kasus Dana Pensiun Pupuk Kaltim Naik ke Penyidikan, Kerugian Rp 229 M

Jakarta, Pantauterkini.co.id - Kejaksaan Agung meningkatkan status penyelidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pupuk Kaltim tahun 2011-2016 ke tingkat penyidikan. Kasus tersebut menimbulkan kerugian hingga Rp 229,8 miliar.
"Sehingga saat ini penanganannya ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor : Print 14/F.2/Fd.1/02/2018 tanggal 15 Februari 2018." kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Adi Toegarisman di Jakarta, Jumat, 23 Februari 2018.
Saat ini, tim penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti termasuk melakukan serangkaian pemeriksaan saksi, ahli, serta dokumen-dokumen yang bisa memperkuat alat bukti yang telah ditemukan guna membuat terang tindak pidana yang terjadi untuk menemukan tersangkanya.
Kasus penyimpangan dalam mengelola dana pensiun PT Pupuk Kalimantan Timur ini bermula saat Dana Pensiun PT Pupuk Kaltim (DP-PKT) dengan PT Anugerah Pratama Internasional (PT API) dan PT Strategis Management (PT SMS) melakukan perjanjian penjualan dan pembelian kembali saham milik PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (PT. DAJK) dan PT Eurekaa Prima Jakarta (LCGP) yang dapat dikategorikan sebagai repurchase agreement (repo).
Namun pembelian repo tersebut ternyata bertentangan dengan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 199/PMK-010/2008 tentang Investasi Dana Pensiun
Akibat dari transaksi repo itu, Dana Pensiun PT Pupuk Kalimantan Timur mengalami kerugian yang jumlahnya mencapai Rp 229.883.141.293. Angka kerugian tersebut berasal dari dana yang tidak bisa dikembalikan oleh PT Anugerah Pratama Internasional dan PT Strategis Management. 

Panter Redaksi

Kami Pewarta Pantau Terkini sebagai Operator dan Kepala Wilayah dan"Biographical Info" Kami sebagai user admin panel Web ini bertanggungjawab tidak Melakukan Pemberitaan Hoax.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews