DAERAH

DERAP

Cat-3

Cat-4

» » » ADVETORIAL:DPRD Kabupaten Wajo Menerima Aspirasi Dugaan Penerbitan Sertifikat Palsu


 PANTAU TERKINI.CO.ID,WAJO-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Wajo  ,menerima aspirasi dari Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu(AMIWB) setelah sebelumnya melakukan aksi demo ,membela hak masyarakat yang tertindas. terkait sertifikat tanah yang diduga bodong(palsu) pada senin kemarin


Penyampaian aspirasi dipicu adanya  penerbitan sertifikat tanah(spt)  menggunakan kop sertifikat BPN Luwu   yang dikeluarkan untuk masyarakat wajo,yang sudah diterima oleh masyarkat Kecamatan Maniangpajo,Kecamatan Sabbangparu,Kecamatan Pammana,sehingga ada indikasi pemalsuan  dokumen.


Menurut Sekjen AMIWB ,sebelumnya sudah melakukan  aksi  damai  di depan Kantor  BPN Wajo”kami sempat saling dorong dengan petugas,yang mengakibatkan lecet  pada bagian perut saya,dan juga kancing baju saya juga ikut copot ” kami berjuang tidak dibayar atau dibeking oknum tertentu,semata hanya ingin memperjuangkan nasip rakyat”kata Andi Hasriadi







kemudian lanjut Hasriadi menerangkan bahwa karena pihak Pertanahan tidak menggubris terpaksa  aspirasinya  dibawah ke  kantor DPRD Kabupaten Wajo untuk ditindaklanjuti oleh Anggota DPRD, terlihat puluhan mahasiswa  tertip ketika memasuki ruangan tempat aspirasi yang diterima oleh anggota DPRD yang bertugas.


Menurut  penuturan anggota DPRD Kabupaten Wajo,Asry Jaya Latif,yang didampingi oleh  Andi Alauddin Palaguna yang bertugas menerima aspirasi,bahwa aspirasi dari Mahasiswa akan ditindaklanjuti dengan memanggil para pemangku kepentingan yang ada kaitannya dengan masalah pertanahan, termasuk BPN,Lurah/Kepala Desa ,Camat dan Warga yang menerima dugaan sertifikat palsu “kami tidak bisa mengambil keputusan pada hari ini, jika belum bertemu dengan semua pihak yang ada  kaitannya dengan masalah ini agar lebih jelas ,”tutur Asri Jaya Latif(HUMAS DAN PROTOKOLER DPRD KABUPATEN WAJO)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Penulis atau Editor muhlis muhlis

Kami Wartawan Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks

kesehatan

video

Cat-5

Cat-6