Pemerintah Kab Tangerang  Tutup Mata Dengan Penderitaan  Rakyatnya 



Tangerang, pantauterkini.co.id - Kabupaten Tangerang yang terkenal dengan sebutan seribu industri serta kehidupan begitu mewah yang di jalani oleh para pejabat pemda serta jajaran sangat terlihat jelas di mata masyarakat. 

Bahkan dalam acara Ulang Tahun Kab Tangerang yang di laksanakan  pada akhir tahun ini yaitu tepatnya tgl 27  desember terlihat begitu mewah dan sangat meriah. 

Namun di balik kemewahan dan kemeriahan pesta rakyat tersebut tanpa di sadari oleh pemimpin dan pejabat setempat bahwa masih banyak rakyatnya yang hidup di bawah garis kemiskinan. 

Seperti halnya yang di alami oleh keluarga hendra dari desa jeungjing Kec Cisoka Kab Tangerang, untuk makan sehari2 sangat sulit dengan istri dan empat orang anaknya yang masih sangat kecil-kecil. 
 
Hendra hanya pekerja serabutan dengan penghasilan yang sangat minim di tambah lagi dengan keadaan tempat tinggal yang sebenarnya sudah tidak layak huni 

Rumah yang terbuat dari bilik dan triplek tersebut sudah hancur dimakan usia dindingnya sudah banyak berlubang sehingga jika musim hujan mereka sering tidur dengan menahan dinginnya cuaca saat itu. 

Ketika wartawan pantauterkini.co.id konfirmasi dengan Rt setempat mengatakan  " kasihan mereka kalau hujan sering tidur kena air hujan, dan harus menahan dinginnya angin malam"  jawabnya.

Dan pada saat pihak media hendak konfirmasi kepada Aang suradiharja selaku ketua UPK Kec Cisoka mengenai masalah bedah rumah yang sedang berjalan serta kriteria rumah yang layak di bedah tidak ada di tempat dan hanya ada stafnya saja.

Menurut staf Upk suryati tersebut mengatakan " untuk desa jeungjing yang di bedah ada 29 rumah dan kriteria rumah yang bisa di bedah adalah tanah milik pribadi, masih bilik, tidak punya Mck serta berpenghasilan rendah"  jawabnya

Apabila di tilik dari kriteria tersebut seharusnya gubuk milik suhendra dan istrinya sumiati masuk dalam daftar bedah rumah sekarang yang sedang di laksanakan akhir tahun 2017 ini. Sampai berita ini di turunkan dari media online patauterkini.co.id belum berhasil mendapatkan jawaban dari ketua Upk Kec cisoka.Rini/Nurita


Post a Comment

Post a Comment