Home » 26 November 2017

Bupati Lutim Serahkan Tropy Juara Umum Porseni PGRI Kepada Kontingen Kabupaten Wajo

Posted by muhlis muhlis


Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler memimpin langsung upacara Peringatan Hari Guru Tahun 2017 dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 72. Dalam upacara itu, Husler juga menyerahkan tropy juara umum Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI Ke IV Sulsel kepada kontingen PGRI Kabupaten Wajo di Lapangan Merdeka Malili, Sabtu (25/11/2017).

Dalam upacara itu, Husler membacakan sambutan seragam menteri pendidikan dan kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendi, M. AP.  Peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 yang pada tahun ini bertemakan "Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru". Tema ini erat kaitannya dengan implementasi Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. 

Menurutnya Peraturan Presiden tersebut mengamanatkan bahwa guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan. Mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Disamping itu, guru dan tenaga kependidikan juga harus mampu mengelola kerjasama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Bagi pemerintah, Peringatan Hari Guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Bagaimanapun harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi dan pada gilirannnya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

Dalam kesempatan itu pula, Husler juga menutup seluruh rangkaian Porseni PGRI Ke IV Sulsel. Ia menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan event tersebut.

 "terima kasih atas kepercayaannya, jika ada kekurangan dalam pelaksanaannya mohon dimaafkan. Panitia sudah berusaha maksimal namun kita tidak menutup mata, masih ada saja kelemahan dalam pelaksanaannya" kata Husler. 

Ketua PGRI Sulsel, Prof DR H. M. Wasir Thalib mengawali sambutannya meminta seluruh peserta upacara untuk menundukkan kepala dan berdoa kedua guru asal Wajo dan Luwu yang telah meninggal saat berlangsungnya kegiatan Porseni PGRI Ke IV Sulsel di Luwu Timur.

"mari kita doakan saudara dan saudari kita. Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan menerima segala amal ibadahnya" katanya. 

Wasir juga meminta kepada seluruh Bupati/Walikota atau yang mewakili untuk memperhatikan dua hal memaknai oeringatan hari guru ini yakni kesejahteraan guru dan perlindungan guru. 

Ia juga berharap agar momentum hari Guru dan Hut PGRI ini menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauhmana korelasi antara pemberian tingkat kesejahteraan guru oleh pemerintah dengan peningkatan kualitas guru dalam mendidik generasi penerus bangsa. 

Ketua PGRI Luwu Timur, Nur Salam menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik seluruh panitia pelaksana Porseni PGRI Ke IV Sulsel. Ia juga menyebutkan urutan rangking perolehan medali juara.

Untuk diketahui Juara Umum I hingga 10 Porseni PGRI Ke IV Sulsel ini, urutan pertama diraih PGRI Wajo, kemudian Gowa, Makassar, Bulukumba, Sidrap, Selayar, Soppeng, Pinrang, Palopo, Luwu Timur, dan Pangkep. PGRI Pinrang dan Kota Palopo sama perolehan medalinya di urutan rangking ke 8. 
Laporan:hr/suardi
Editor:Muhlis

Category

Related Posts

Copyright © 2012, Kantor Berita Online Nasional Allrights Reserved - Magazine World Theme - Designed by Uong Jowo