AKIBAT MAIN HAKIM SENDIRI WARGA DIAMANKAN PIHAK BERWAJIB


Tangerang |Pantauterkini.co.id |Selasa (14/11/2017) Lantaran dituduh sedang melakukan asusila, dua pasangan muda ditelanjangi dan diarak warga Kampung Kadu, Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang,

Dalam hal ini, Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif sudah menyatakan ke-6 pelaku penganiayaan dan penelanjangan sebagai tersangka. Dari ke-6 orang ini diamankan masing-masing berinisial, IM, G, T, A, E dan G. Untuk E merupakan ketua RT dan E adalah ketua RW.akan dijerat pasal penganiayaan dan Undang-Undang ITE.

“Kita terapkan pasal 170 KUHP Juncto 335 KUHP, atau nanti berkembang penyidikannya ke arah UU ITE,” kata Sabilul Saat dikonfirmasi pada Selasa (14/11/2017 ).

Dalam video yang berdurasi sekitar 30 detik tampak seorang wanita yang sedang menangis, berteriak dan beberapa kali meminta ampun. Namun warga terus memaksa untuk menelanjangi pakaiannya, sementara lelaki yang merupakan kekasih dari wanita tersebut dipukuli hingga babak belur dalam keadaan telanjang.

Dari berbagai sumber disebutkan, peristiwa berawal dari si pria yang datang ke kontrakan si wanita untuk mengantar makanan. Tiba-tiba warga datang menggerebek dan menyeret keduanya. Mereka masih sama-sama mengenakan baju saat diancam akan ditelanjangi.

Menurut Sabilul Alif, mereka sebenarnya saat digrebek tidak sedang melakukan asusila, namun warga terus mendesak kedua pasangan kekasih berinisial RN (28) dan MA (20) ini untuk mengakui berbuat mesum.

“Mereka sebenarnya tidak lagi mesum, namun saat warga mengrebek malah si lelaki tersebut sedang berada di kamar mandi sedang sikat gigi”, ungkap Kapolresta Tangerang.

Jajaran Polresta Tangerang pun langsung mengamankan pelaku pengeroyokan dan pengarakan dua sejoli yang videonya telanjur viral di dunia maya.(Nurita)


«
Next

Newer Post

»
Previous

Older Post


14 November 2017

AKIBAT MAIN HAKIM SENDIRI WARGA DIAMANKAN PIHAK BERWAJIB


Tangerang |Pantauterkini.co.id |Selasa (14/11/2017) Lantaran dituduh sedang melakukan asusila, dua pasangan muda ditelanjangi dan diarak warga Kampung Kadu, Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang,

Dalam hal ini, Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif sudah menyatakan ke-6 pelaku penganiayaan dan penelanjangan sebagai tersangka. Dari ke-6 orang ini diamankan masing-masing berinisial, IM, G, T, A, E dan G. Untuk E merupakan ketua RT dan E adalah ketua RW.akan dijerat pasal penganiayaan dan Undang-Undang ITE.

“Kita terapkan pasal 170 KUHP Juncto 335 KUHP, atau nanti berkembang penyidikannya ke arah UU ITE,” kata Sabilul Saat dikonfirmasi pada Selasa (14/11/2017 ).

Dalam video yang berdurasi sekitar 30 detik tampak seorang wanita yang sedang menangis, berteriak dan beberapa kali meminta ampun. Namun warga terus memaksa untuk menelanjangi pakaiannya, sementara lelaki yang merupakan kekasih dari wanita tersebut dipukuli hingga babak belur dalam keadaan telanjang.

Dari berbagai sumber disebutkan, peristiwa berawal dari si pria yang datang ke kontrakan si wanita untuk mengantar makanan. Tiba-tiba warga datang menggerebek dan menyeret keduanya. Mereka masih sama-sama mengenakan baju saat diancam akan ditelanjangi.

Menurut Sabilul Alif, mereka sebenarnya saat digrebek tidak sedang melakukan asusila, namun warga terus mendesak kedua pasangan kekasih berinisial RN (28) dan MA (20) ini untuk mengakui berbuat mesum.

“Mereka sebenarnya tidak lagi mesum, namun saat warga mengrebek malah si lelaki tersebut sedang berada di kamar mandi sedang sikat gigi”, ungkap Kapolresta Tangerang.

Jajaran Polresta Tangerang pun langsung mengamankan pelaku pengeroyokan dan pengarakan dua sejoli yang videonya telanjur viral di dunia maya.(Nurita)


Post a Comment