PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News


WAJO-Pantau Terkini.co.id-Sat Pol-PP Kabupaten Wajo kembali turun melakukan penertiban baliho dan banner yang menempel di pohon menggunakan paku .Kamis,30/11/2017,pukul 01.00 wita.
Aksi ini sempat mengundang perhatian warga karena mengira baliho para calon yang ditertibkan,pada hal itu hanya banner dan baliho yang menempel di pohon,yang berpotensi merusak ekosisitem  pohon lindung milik pemerintah dalam hal ini Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah(Bapedalda)
Penertiban ini menyasar Jl.A.Pettarani,Jl.Masjid  Raya,Jl.Pahlwan,Jl.Andi Lantara,Jl.Veteran dan terakhir Jl.Rusa,semuanya sudah bersih dari baliho dan banner yang menempel di pohon.Terkait aksi penertiban Baliho,Kasat Pol-PP Kabupaten Wajo  Andi Budi Agus menjelaskan ,bahwa itu sudah sesuai dengan aturan perda berdasar surat dari Bapedalda Kabupaten Wajo kepada Bupati Wajo kemudian diperintahkan ke Sat Pol-PP,kata Andi Budi Agus
“Kita turun menindaklanjuti surat dari Bapedalda,bahwa sesuai perda banner dan baliho ataupun atribut yang ada di pohon kemudian dipaku itu melanggar Peraturan Daerah,sesuai isi surat Bapedalda yang dikirim ke Bupati Wajo dan ditembuskan ke Sat Pol-PP,dan Bupati mengatakan jika itu berdasarkan Perda maka tindaklanjuti dengan membuka.
Lanjut menjelaskan bahwa kami dari Sat Pol PP tetap berlandaskan persuasif dimana sebelumnya dasar surat dan perda kita sudah surati yang ada tertera di banner itu bahwa silahkan dibuka sendiri dan kita kasih waktu mulai dari secara lisan  sampai secara tertulis selama kurun waktunya dan kalau ada masih ada yang tersisa,kami dari Sat Pol-PP bersedia membantu untuk membuka dan hasil dari kegiatan dari yang kita buka ,itu kita akan bawah ke Bapedalda menyampaikan bahwa surat anda sudah kita tindaklanjuti berdasarkan Perda,”tutup Andi Budi Agus
WAJO-Pantau Terkini.co.id.Terkait  kasus pencubitan yang terjadi di SMA 2 Wajo yang  diduga masuk tindakan kekerasan yang  mengakibatkan  guru  Mala Yanti dilaporkan ke Polisi oleh siswanya,berdasar  rasa kemanusian, gabungan dari mahasiswa dan organisasi dari PMII,HMI,Ansor,Banser,Garda Bangsa,Sar Prima dan Mapala ,mendatangi kantor DPRD Wajo untuk meminta dukungan atas kasus Mala Yanti .Kamis,30/11/2017.
Kasus bermula ketika guru SMAN 2 Wajo Mala Yanti mencubit muridnya hanya  sebagai bahan teguran karena sudah berapa kali ditegur tidak diindahkan tetap saja main HP,yang sudah jelas HP dilarang pada saat proses belajar mengajar,ternyata  malah menjadi kasus,kata Mala Yanti
Berdasar rasa solidaritas puluhan mahasiswa  dan perwakilan organisasi mendatangi kantor DPRD Wajo,untuk menyuarakan aspirasi kasus  yang menjerat guru Mala Yanti .Diterima oleh penerima aspirasi  anggota DPRD Wajo, H.Sudirman Meru,Ir.Junaedi,Hj.Husniati dan  H.Anwar ,di ruangan  aspirasi kantor DPRD Wajo.
Koordinator lapangan Armin kepada Pantau Terkini.co.id.Bahwa ada tiga yang menjadi tuntutannya  setelah sebelumnya melakukan orasi di tugu BNI lanjut ke SMA 2 Wajo dan terakhir  Kantor DPRD Kabupaten Wajo,dan menurutnya setelah didalami kasus yang menjerat Mala Yanti itu tidak ada unsur  pidana ,kata Armin
”Ada tiga yang kami suarakan ,yang pertama(1). Baik legislatif maupun yudikatif menjadi mediator kedua belah pihak(2)Meminta pihak Kepolisian menghentikan  kasus penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Wajo,karena tidak ada unsur pidana setelah kita mendalami(3).Meminta kepada semua pihak agar kiranya bagaimana kita bisa menghargai seorang guru ,agar dunia pendidikan kita bisa lebih baik dan bermartabak,”jelas Armin
Sementara pihak anggota DPRD Wajo yang menerima aspirasi mendukung penuh perjuangan Mahasiswa dan tidak akan menutup mata”kami anggota DPRD Wajo tidak akan menutup mata,kedepan kita akan membuat satu rancangan peraturan daerah yang akan memberikan payung hukum kepada para guru pendidk,”terang Hj.Husniati(Muhlis

WAJO-Pantau Terkini.co.id-Tim gabungan Sat Pol PP,TNI dan Polri turun secara terpadu untuk melakukan penertiban bangunan yang dianggap melabrak perda No.16 Tahun 2014, di Desa Leppangen Kecamatan Belawa.Rabu,29/11/2017.
Hal itu berkaitan dengan adanya rumah yang menempati  badan jalan dan berada di atas drainase(selokan air) yang  dijadikan  sebagai tempat bangunan  dan tempat berjualan tepatnya  di Desa Leppangen Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo ,dianggap telah melanggar perda  No.16 Tahun 2014 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,pasal 19 huruf a.
Tim gabungan yang sampai dilokasi ternyata kalah cepat dengan yang punya rumah ,karena pemilik rumah lebih dulu sudah membongkar bangunannya,tim gabungan hanya mendapati tiang bendera yang masih berdiri di badan jalan sedangkan bangunan sudah bersih dari badan jalan dan di atas selokan.
Kepala Bidang penegakan Perda  Drs.Muh.Rijal ,AR,M.Si yang dikonfirmasi oleh media Pantau Terkini.co.id menjelaskan , bahwa pemilik bangunan meman sudah dari awal  diberikan  teguran dan pendekatan persuasif untuk taat perda ,ucapnya
 “kita dari pihak Sat Pol PP Kabupaten Wajo meman sudah dari awal memberikan surat teguran dan pendekatan secara persuasif  kepada H.Syarifuddin selaku pemilik bangunan agar membongkar bangunan rumahnya yang menempati badan jalan yang  berada di atas selokan,dan itu terbukti  tadi waktu kita datang sudah dibongkar sendiri oleh  pemilik bangunan atas kesadaran sendiri ,”terang Muh.Rijal(Muhlis)

MALILI-Pantau Terkini .co.id-Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 46 Tahun 2017 diperingati jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan menggelar upacara bendera di Lapangan Soekarno Hatta Malili, Rabu (29/11/2017).

Dalam acara itu, Husler bertindak selaku Inspektur Upacara sekaligus membacakan sambutan seragam Presiden RI, Joko Widodo. Ia juga menyerahkan beberapa SK Purnabakti kepada beberapa Aparat Sipil Negara (ASN) yang telah memasuki masa pensiun. 

"terima kasih atas jasa-jasa dan pengabdian yang telah saudara saudari berikan dipemerintahan. Semoga Tuhan membalas segalanya" kata Husler. 

Husler juga menekankan peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

"Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara
lndonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebhinekaannya. Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila" kata Husler dalam sambutan Presiden RI. 

Korpri, kata Husler harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
lndonesia. Pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-
desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan
kebutuhan dasar masyarakat.

"peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri harus bisa penghubung antar pemerintah dan masyarakat" tutupnya. 

Dalam acara itu, Bupati Luwu Timur juga menyerahkan dua unit motor untuk Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan bantuan sosial dewan pengurus Korpri berupa uang tunai dan paket sembako.

Menutup seluruh rangkaian upacara, Husler juga meminta seluruh peserta upacara untuk mengirimkan doa bagi H Bahri Syam, ayahanda Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam yang telah meninggal dunia, Senin 27 November 2017. (hr/suardi)


MALILI-Pantau Terkini.co.id-Pemerintah daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur akhirnya menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2018 saat rapat Paripurna di gedung DPRD, Rabu (29 /11/2017) malam.

Pelapor Badan Anggaran, Herdinang menjelaskan secara umum struktur APBD Pokok T.A 2018. Ia mengatakan target pendapatan sebesar Rp 1.519.073.649.658, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 256.494.368.614, dana perimbangan Rp 872.674.189.000, dan pendapatan lain yang sah sebesar Rp 389.005.092.041.

Kemudian belanja daerah ditetapkan Rp 1.622.375.416. 974 sehingga terjadi defisit anggaran Rp 103.301.767.316.

Herdinang juga memberikan catatan dalam laporannya diantaranya meminta agar pemerintah daerah terus mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. TmMenurutnya masih banyak sektor yang belum diolah secara maksimal yang dapat menghasilkan PAD.

"sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang harus dimaksimalkan dengan dukungan kebijakan, infrastuktur dan alokasi anggaran" tambahnya.

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan persetujuan bersama ini menggambarkan betapa pentingnya menyamakan persepsi untuk mewujudkan pembangunan bersama menuju Kabupaten Luwu Timur Terkemuka.

"kesamaan persepsi ini menunjukkan komitmen dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan DPRD untuk melaksanakan pembangunan" kata Husler.

Husler juga berharap agar seluruh anggota DPRD terus memberikan saran dan masukan konstruktif untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pembangunan yang menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat. (hr/suardi)

WAJO-Pantau Terkini.co.id.Ketua DPRD Wajo H. MUH. YUNUS PANAUNGI, SH hadiri peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW bersama masyarakat Desa Liu yang yang diselenggarakan di Masjid Nurul Yaqin Liu. Rabu (29/11/17).

Perkembangan kemajuan jaman saat ini begitu pesat dengan pengaruh modernisasi yang dapat membawa berbagai dampak, baik positif maupun negatif terhadap kehidupan umat manusia. Dampak negatif inilah yang harus kita bentengi, salah satunya adalah dengan mengadakan atau mengikuti kegiatan-kegiatan kerohanian, seperti kegiatan saat ini yang bisa mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Saya tentunya sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Karena kegiatan keagamaan merupakan salah satu pembinaan umat dalam rangka mewujudkan masyarakat yang religius.

Mengawali sambutannya pak ketua meminta maaf kepada para hadirin karena terlambat hadir dalam acara tersebut dikarenakan adanya Agenda Rapat Paripurna, Saya mengucap syukur Alhamdulillah dan sangat berbangga hati bahwa peringatan Maulid Nabi dan peringatan hari besar islam lainnya di Kabupaten Wajo sudah menjadi seperti sebuah tradisi, dan saya memang ingin menjadikan peringatan hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Karena peringatan hari-hari besar juga merupakan sarana syi’ar Islam dalam rangka terus menumbuhkan dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat muslim pada ajaran-ajaran Islam sebagaimana yang telah dicontohkan oleh baginda Nabi besar Muhammad SAW.

Lanjut YP, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mengingatkan pada keteladanan Rosulullah baik dalam bekerja, bertindak, bersikap jujur, sangat santun dan toleran, serta tidak suka pada kekerasan.

Saya meyakini dengan meneladani Rosul, Kabupaten Wajo khusunya negara kita ini Indonesia akan menjadi bangsa yang beradab, makmur, dan sejahtera, sebagai umat Nabi Muhammad, masyarakat Muslim di Indonesia mempunyai tanggung jawab yang tidak ringan.

"Mari ajak generasi penerus kita untuk mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan dan kegiatan positif lainnya yang bisa menunjang masa depan anak yang lebih baik," Tutup YP.

ketua pelaksana mengucapkan, saya senang dengan banyaknya kesibukan bapak Ketua DPRD beliau menyempatkan hadir di sini ikut meramaikan acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Semoga dengan terselenggaranya acara ini masyarakat Kabupaten Wajo Khususnya warga Desa Liu dapat menjadikan pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, tawakal serta lebih mencintai para Nabinya.

"Mudah-mudahan penyelenggaraan seperti ini terselenggara setiap tahunya dan bisa membawa masyarakat khususnya masyarakat Liu bisa menjadi lebih religius dan bertanggung jawab dan bisa membawa harum nama Kabupaten Wajo akan masyarakatnya yang religius".tutupnya(Muhlis

WAJO-Pantau Terkini.co.id.Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Wajo menggelar rapat paripurna terbuka  yang dilaksanakan  di ruangan sidang lantai II ,Gedung DPRD Kabupaten Wajo.Rabu.29/11/2017
Rapat paripurna yang sudah dijadwalkan akan dilakukan penyerahan Rancangan Peraturan Daerah(Ranperda)tentang pembangunan  Industri Kabupaten Wajo tahun 2017-2032 dari lembaga eksekutif ke lembaga legislatif terpaksa  harus ditunda dan rencananya akan dijadwal ulang.
Usulan Ranperda tentang  Pembangunan Industri merupakan usulan Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Badan Perencanaan Pembangunan (BAPEDA)terpaksa  dijadwal ulang karena leading sektor  dari BAPEDA tidak hadir.
Menurut  Keterangan Ketua DPRD Wajo  H.Muh.Yunus Panaungi  kepada wartawan,Kepala Bapeda  Andi Muslimin  sempat minta isin, tetapi  tidak diberikan izin”Andi Muslimin meminta Izin tapi saya tidak memberikan izin dan kalau meman Kepala Bapeda tidak sempat hadir ,minimal ada yang wakili sekretaris  atau minimal kepala bidang  yang disuruh hadir rapat,tapi kenapa hanya staf yang disuruh  datang ,yang tidak bisa mengambil keputusan,”terang H.Muh.Yunus Panaungi.
Lanjut H.Muh.Yunus Panaungi  menjelaskan bahwa Ranperda yang menjadi usulan Pemda Wajo melalui Bapeda ,pihaknya ingin mempercepat,justru Bapeda sendirilah yang sepertinya lambat dan tidak serius mengusulkan Ranperda itu.Apa  yang akan ditanggapi oleh Fraksi dan  apa juga yang mau disampaikan pendapat Fraksi dan meman Bapeda sepertinya tidak serius mengusulkan ini Ranperda,”tutup Ketua DPRD Wajo dua priode itu(Muhlis)

WAJO-Pantau Terkini.co.id-Adanya laporan warga Laerung Kecamatan Majauleng yang merasa terusik oleh ulah orang gila ,memaksa tim Sat Pol PP  Kabupaten Wajo turun mengamankan ,selasa,28/11/2017.
Seiring  dengan laporan dan permintaan dari Dinas Sosial Kabupaten Wajo,sudah  sesuai dengan  tugas Sat Pol PP kabupaten  Wajo  dalam memelihara ketertiban umum  dan Ketentraman masyarakat .
Sat Pol PP tidak pernah  terlepas dari resiko berat yang menghadang,sama halnya ketika ada laporan diterima dari masyarakat melalui call centre Sat Pol PP Wajo terkait adanya gangguan ketentraman dilakukan oleh orang diduga kejiwaan dan harus segera mungkin ditindak lanjuti agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, karena kewajiban tugas, tidak berpikir panjang bagaimana resiko yng dihadapi anggota Sat pol PP untuk mengamankan orang gangguan jiwa .
Sepertinya hal kemarin yang terjadi di Desa Lairung Kecamatan Majauleng orang gangguan jiwa sempat melakukan pelemparan batu kepada aparat Sat Pol PP Wajo ketika hendak diamankan, belum lagi senjata tajam yang dimiliki orang gila tersebut,hal ini  dibenarkan oleh  Kasat Pol- PP  Kabupaten Wajo melalui Kasi kerjasama Sat Pol PP Wajo, Uzytawan,S.Sos.
“Kita kemarin melakukan pengamanan orang yang diduga  gila dan ketika hendak diamankan dia sempat melawan dengan melempar batu dan mengancam menggunakan parang,namun Alhamdulillah kita bisa atasi dan  anggota tidak ada yang terluka,”terang Uzytawan(Muhlis)

Pantauterkini.co.id, Pekanbaru,- Polresta Pekanbaru benar-benar tidak main-main dalam pelaksanaan rekrutmen anggota Polri. Ini dibuktikan dengan pembinaan yang dilaksanakan oleh Polresta Pekanbaru. Kali ini Polresta Pekanbaru melaksanakan pembinaan psikologi terhadap pelajar berprestasi di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Bunga Kiambang Mapolresta Pekanbaru, Selasa (28/11/2017).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, S.I.K.,S.H.,M.H melalui Kabag Sumda Kompol Jasman, S.E menerangkan bahwa ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan MoU antara Polresta Pekanbaru dengan Pemerintah Kota Pekanbaru tentang penelusuran dan pembinaan terhadap siswa siswi setingkat SMA sederajat yang berprestasi untuk menjadi Polisi. Disini kita juga bekerja sama dengan Bag Psikologi Polda Riau, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Disdukcapil dan Dispora Kota Pekanbaru.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan pelajar berprestasi asli Kota Pekanbaru untuk menghadapi seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2018 mendatang, ungkap Jasman.

Lanjutnya lagi, siswa siswi berpretasi yang kita pilih yaitu prestasi dibidang akademik, olahraga dan hafidz Al Quran di setiap SMA / SMK sederajat yang ada di Kota Pekanbaru.
Kegiatan pembinaan psikologi kali ini langsung dipimpin oleh Kabag Psikologi Polda Riau AKBP Diah Ika Riantanti, PSi beserta 3 personel bag psikologi Polda Riau dan dihadiri oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, S.I.K.,S.H.,M.H yang diwakili oleh Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, Kabag Sumda Polresta Pekanbaru Kompol Jasman, S.E, Kabag Sumda Polres Pelalawan Kompol Suwarno serta personel Bag Sumda Polresta Pekanbaru.
Jumlah pelajar beprestasi yang mengikuti kegiatan pembinaan psikologi ini yaitu 37 orang dari pelajar di Kota Pekanbaru dan 31 orang pelajar dari Kabupaten Pelalawan.

Sebelumnya Polresta Pekanbaru sudah melaksanakan pembinaan kesehatan dan kesamaptaan jasmani masing-masing sebanyak 1 kali. Kegiatan cek kesehatan kita laksanakan di Puskesmas Harapan Raya dan Puskesmas Simpang Tiga, sedangkan pembinaan kesamaptaan jasmani kita laksanakan di lapangan SPN Pekanbaru Polda Riau.

Harapan kita, dengan adanya pembinaan ini, nantinya Polri benar-benar akan menghasilkan bibit-bibit unggul guna institusi Polri ini lebih profesional, modern dan terpercaya, tutup Kompol Jasman. (Denni)
DENPASAR - Irawan Seorang karyawan outsourcing PT. Bumi Sentosa sebagai Petugas pengawasan dan pengendalian kerusakan aliran listrik yang bermitra dengan perusahaan listrik negara (PLN).
Akibat kelalaian pengendali pusat gardu induk irawan tersengat listrik tegangan tinggi 20 KV.
Akibat sengatan aliran listrik tersebut, korban Irawan (39 tahun) asal Banyuwangi, mengalami luka bakar hingga 75persen, Peristiwa tersebut terjadiKamis(22/11/2012) sekitar pukul 21.00 wita.

Sebelumnya Irawan di dampingi Budi Gunawan. SH yang membantu  korban dalam proses pertanggung jawaban perusahaan dalam proses pengobatan perusahaan dan menetapkan korban sebagai karyawan tetap di perusahaan bukan kontrak lagi.

Irawan  berhasil mendapatkan penggantian pengobatan dari PT. Bumi Sentosa.
Selanjutnya Irawan menceritakan  awal terjadinya kecelakaan kerja yang di akibatkan kelalaian krrja bahwa hari Kamis malam (22/11/2012), jam 21.00 wita ada terjadi konsleting listrik dibeberapa gardu di wilayah jalur padangsambean, diakibatkan oleh petir, sehingga terjadi padam menyeluruh listrik di padang Sambean.
Pada waktu itu Irawan (korban) bersama kordinator tindak lanjut (TL) Agus Gilang Pramana, langsung meluncur kelokasi sesuai monitor dari PLN Distrik Rayon Denpasar Selatan utk melakukan penanganan lanjut.

Dilokasi sudah ada petugas PLN Komang Hera yang saat itu menjabat Denpasar 222 yang mengawasi monitor lapangan saat sikorban melakukan perbaikan

Setelah beberapa gardu diselesaikan dan dicoba masukkan arus tetap saja masih gagal,ternyata di pool Pertama Padang Sambean ada kerusakaan,  dan saat itu sikorban melakukan perbaikan di pool Pertama,"entah kenapa tiba2 arus listrik menyala saat perbaikan".

Saat berlangsungnya perbaikan kondisi listrik jalur penyulang Padang Sambean masih tetap kondisi padam menyeluruh,kemudian sikorban melakukan perbaikan dan memanjat tiang listrik guna perbaikan,saat dalam proses perbaikan tiba-tiba tanpa konfirmasi dari irawan yang menangani perbaikan dilapangan  listrik menyala dari pusat Distrik Denpasar .

Sangatlah disayangkan tanpa ada perintah yang jelas dari irawan atau pemberitahuan dari lapangan sehingga  pada waktu itu Irawan sikorban terbakar dan tergantung disabuk pengaman yang terikat ditiang listrik.

Pada waktu itu ada saksi mata yang bernama Komang Hera sebagai pengawas  dari pihak PLN Denpasar bersama Agus Gilang Pramana dari PT. Bumi Sentosa (alm) Kade Wijaya dari PLN.
Pada waktu itu operator rayon yang bertanggung jawab dengan kejadian kelalaian kerja adalah Jadmo dan Putu Karyane sebagai supervisior denpasar II, dan dipantau oleh Made Suamba Manager rayon (denpasar1) dan sekarang menjabat manager area.


Sekitar jam 22.00 wita sikorban dilarikan ke rumah sakit Sanglah dengan mobil Ambulans dan selama dirumah sakit sampai rawat jalan dari pihak PLN Distrik Denpasar tidak punya etikad baik utk mengurus sikorban,hanya yang datang dari PT Bumi Sentosa (rekanan PLN)yang mempekerjakannya.

Sementara kesalahan atau kealpaan diduga dilakukan oleh petugas PLN Distrik Denpasar yang menyalakan listrik tiba2 tanpa ada pemberitahuan atau perintah  dari lapangan bahwa pekerjaan sudah selesai atau belum.

Bahwa akibat peristiwa yg dialami klien kami tidak lagi dapat  bekerja utk menghidupi keluarga bahkan cacat seumur hidup.

Dengan kronologi diatas kami selaku Kuasa Hukum sudah berkirim surat pe gaduan masyarakat ke Kapolresta Denpasar tanggal,23 Oktober 2017, agar dilakukan penyelidikan terhadap kasus ini,karena diduga ada kesalahan atau kealpaan yang dilakukan petugas PLN distrik Rayon Denpasar, sehingga kami membuat pengaduan di polresta denpasar dengan pasal 360 KUHP yang berbunyi "barangsiapa karena kesalahannya atau kealpaannya menyebabkan orang lain dapat luka - luka berat diancam pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan penjara paling lama 1 tahun".

"barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya)menyebabkan orang lain luka luka sedemikian rupa sehingga timbul penyakit atau halangan menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian selama waktu tertentu,diancam pidana penjara paling lama 9 bulan atau pidana kurungan paling lama 6 bulan".

Kami berharap selaku kuasa hukum bapak kapolresta denpasar melalui penyidiknya dapat mengungkap kasus ini untuk kepentingan hukum dan keadilan bagi sikorban,"kata Kuasa Hukum korban Sahat Siringo ringo saat memberikan keterangan dirumah korban di jalan Subur Denpasar Sabtu,(29/11) (dj)

WAJO-Pantau Terkini.co.id-Masjid  Al  hikmah Kelurahan Sompe Kecamatan Sabbangparu  menggelar   peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad  SAW  1439 H .Selasa,28/11/2017.Malam usai Shalat Isya.

Dihadiri ketua DPRD Wajo, H.Muh.Yunus Panaungi,Lurah Sompe Jumadi  , ketua Yayasan Alhasyimiyah Salojampu  H.Hasyim,tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Ketua panitia maulid  masjid Al hikmah ,  tidak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada ketua DPRD Wajo  H.Muh.Yunus Panaungi atas bantuan paving blok”dulunya anak sekolah upacara dengan keadaan becek jika sudah hujan,setelah dipasang paving blok tidak terjadi kendala lagi,” tuturnya
Sementara ketua DPRD  menuturkan bahwa melalui hikmah maulid Nabi Besar Muhammad SAW,kita bisa  aplikasikan ahlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,ujar Ketua DPRD Wajo dua Priode ini.
Dari pantau media ,terlihat masjid  dan terowongan terlihat  penuh oleh tamu  undangan dan warga yang ikut merayakan  peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.(Muhlls)
Pekanbaru -Pantau Terkini.co.id- Juliana Nasution(17) dan Barbie Silvana Aisyah(16) akhirnya diamankan polisi Polsek lima puluh kota Pekanbaru 26 November 2017, yang saat itu kedua pelaku sedang asik tiduran dengan teman temannya disalah satu kamar di hotel angkasa garden kota Pekanbaru.

Sebelumnya pelaku melakukan aksinya dengan menipu korban dengan modus meminjam hp untuk main Facebook dan tak berapa lama kemudian pelaku membawa kabur hp korban.
Melalui keterangan Korban Andika Aditya(21) ia mengaku berkenalan dengan pelaku Juliana Nasution melalui media sosial Facebook(FB) mereka chatingan dan lalu membuat janji untuk ketemuan didepan salah satu Alfamart yang berada dijalan setia budi sekira pukul 15.00WIB, saat akan ketemuan tersebut Andika aditya pergi menggunakan motor seorang diri, dan setelah ketemu tidak lama kemudian Andika Aditya mengajak kedua pelaku JN dan BSA ketempat kerja korban di barbershop yang berada dijalan Hangtuah.

Sebelum sampai ditempat kerja korban, dalam perjalanan lalu pelaku meminjam hp android korban, setibanya sampai ditempat kerja korban, lalu korban mengajak JN dan BSA untuk masuk dan memperkenalkan sama teman korban yang bernama ade dibarbershop tersebut.

Tak beberapa lama kemudian pelaku Barbie Silvana pun meminjam hp android Ade teman sikorban dengan modus untuk main Facebook, sekira pukul 17.00WIB andika aditya(korban) keluar untuk membeli rokok dan saat korban Andika kembali rekannya Ade mengatakan bahwa mereka kabur membawa hp Andika dan dirinya. (Red/Denni)


PEKANBARU, Puluhan personil lalu lintas dari Satlantas Polresta Pekanbaru ikuti pelatihan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) kecelakaan lalu lintas guna peningkatan kemampuan individu personil, di ruangan bunga kiambang, Polresta Pekanbaru, Selasa (28/11).
Bekerja sama dengan Ditlantas Polda Riau pelatihan penanganan kecelakaan lalu lintas juga melibatkan unit lantas polsek jajaran polresta pekanbaru.

Materi pelatihan disampaikan oleh Kasie Laka Ditlantas Polda Riau Kompol Bambang Sugeng. Ia menyampaikan agar dalam menangani perkara laka lantas personil harus secara professional guna menghindari terjanya komplain dari masyarakat.

Selain memberikan pelatihan secara materi, pelatihan juga dilakukan dengan praktek dilapangan tepatnya di jalan Cut Nyak Dien, di samping pustaka wilayah (Tugu Pon).
Dalam skenario dilapangan seorang pengendara sepeda motor terlibat kecelakaan lalu lintas sehingga pengendara sepeda motor mengalami luka luka. Tim Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Pekanbaru lalu tiba dilokasi kecelakaan dan langsung melakukan olah TKP, cek kondisi korban, dan membuat sketsa gambar di TKP.

"termasuk mencari saksi yang benar benar berkompeten guna mendukung penyidikan personil", terang Kompol Bambang.
Terpisah Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Rinaldo Aser mengatakan pelatihan terhadap personil dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat apabila terjadinya laka lantas. Sehingga dalam penanganan kecelakaan lalu lintas dapat berjalan secara profesional.

"sehingga unit lantas di polsek jajaran nantinya juga dapat melakukan proses penanganan TPTKP laka lantas, sehingga mempercepat pelayanan dan penanganan korban laka lantas", terang Rinaldo. (Denni)

RESTA PEKANBARU- Pantau Terkini.co.id-Seorang warga Kecamatan Tenayan Raya menemukan kerangka manusia tidak dikenal (Mr.X, Red) saat hendak ingin mencari kayu di lahan kosong semak belukar yang berada di Jalan Palembang Kelurahan Sialang Rampai Pekanbaru Senin pagi (27/11/2017) pukul 08.15 WIB

Dilokasi penemuan kerangka Mr.X tersebut ditemukan 1 helai celana panjang katun warna hitam yang terpasang tali pinggangnya, 1 helai baju kemeja batik warna biru tua, terus 1 helai celana dalam warna dongker serta 1 pasang sendal karet warna biru tua.

Kapolresta Pekanbaru KBP Susanto SH MH melalui Kasubaghumas Iptu Polius kepada awak media membenarkan adanya penemuan kerangka seorang manusia yang tidak dikenal disebuah lahan kosong semak belukar Kecamatan Tenayan Raya oleh seorang pencari kayu atas nama Tamrin (49)

Dijelaskan Polius penemuan kerangka  MR.x tersebut berawal dari saksi Tamrin sedang mencari kayu di lahan kosong. Kemudian sekira lebih kurang 15menit Saksi Tamrin pada saat memotong kayu melihat celana panjang kain dengan tali pinggang masih dalam keadaan terpasang.

 Kemudian ditemukan baju batik, sendal serta tengkorak kepala disekitar pakaian tersebut.
Karena terkejut melihat kerangka manusia tersebut saksi Tamrin keluar dari lahan kosong dan menceritakan hal tersebut kepada Ketua RT Rusli dan Saksi Azhari. Pada akhirnya berita tersebut sampai ke Bhabinkhantibmas Sialang Rampai. Selanjutnya anggota Patroli Polsek Tenayan Raya bersama Anggota Reskrim mendatangi lokasi tersebut yang didampingi Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru melakukan olah TKP.

"Kerangka manusia tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,"Tutup Kasubaghumas Iptu Polius. (Rls/Denni)

Soppeng-Pantau Terkini.co.id-Lima fraksi menyetujui Keputusan terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (RPD), tentang Anggara Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, dengan pertimbangan  Mendorong Pemerintah Daerah untuk melaksanakan kebijakan APBD TA 2018 secara tertib, taat, efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab.
Adapun ke lima fraksi tersebut di antaranya, Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Golongan Karya,  Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,Fraksi Amanah Bersatu.

Bupati Soppeng Andi Kaswadi razak, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Pimpinan dan Para Anggota DPRD atas kerja keras tanpa kenal lelah, sehingga Ranperda APBD tersebut dapat di bahas dan diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama ,dan tentunya tanpa mengurangi kualitas dari pembahasan Perda ini.
"Terima kasih dan apresiasi, saya sampaikan juga kepada para Kepala SKPD bersama jajarannya dan terkhusus kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang dapat bersinergi dengan komisi komisi DPRD dan Banggar DPRD."Katanya.Rabu (15/11/2017).

Andi kaswadi menyebutkan, Ranperda APBD itu, di sadari masih banyak rencana program dan kegiatan yang belum terakomodir. Pasalnya, keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Bahkan kata dia, sementara dalam pembahasan APBD ini, terjadi perubahan jumlah penerimaan dana perimbangan berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Keuangan Republik.

Kaswadi menambahkan, Indonesia tentang Rincian Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dalam APBN tahun Anggaran 2018. Olehnya itu kata dia,  pemerintah daerah dan DPRD harus bersinergi untuk mencari sumber pendapatan lainnya, untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan, salah satunya adalah Dana Insentif, Daerah di mana yang menjadi persyaratan utama adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah,  serta Penetapan APBD Secara Tepat Waktu.

"Semoga tahun-tahun berikutnya kebutuhan pembiayaan pembangunan dapat terpenuhi kesemuanya, sehingga rencana kegiatan yang belum terakomodir pada tahun ini dapat terakomodir pada tahun-tahun berikutnya."Katanya.

Kaswadi menambahkan, saran-saran dan masukan yang telah disampaikan oleh Dewan yang Terhormat, melalui pendapat akhir oleh masing-masing fraksi merupakan catatan penting bagi Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Soppeng, dimasa yang akan datang.

"saya sampaikan ke TAPD agar segera mengambil langkah langkah percepatan penyelesaian dokumen dalam rangka pelaksanaan evaluasi Ranperda APBD ini oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan untuk selanjutnya ditetapkan sebagai Perda. Dan bagi Kepala SKPD agar mempersiapkan Rancangan DPA SKPD untuk pengesahan oleh PPKD."Tutup Kaswadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Soppeng, dihadiri wakil bupati soppeng Supriansa, Kapolres Soppeng, Ketua Pengadilan Negeri Soppeng, Kasdim 1423 Soppeng,  Plt. Sekda, Asisten, Para Kepala SKPD beserta pejabat Eselon 3, para Kabag, para Camat, Lurah / Kepala Desa serta tamu undangan lainnya.

Laporan:Andi Indra Dewa
Editor:Muhlis

MAKASSAR-Pantau Terkini.co.id-Legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Baso Syamsu Rizal melantik pengurus Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Pembangunan Pertanian - Sekolah Peternakan Menengah Atas (IKA SPP - SNAKMA) Rappang untuk wilayah Sulawesi Tenggara, acara berlangsung di Kabupaten Bombana, Sultra 26 November 2017

Menurut Syamsu Rizal, alumni SPP-SNAKMA Rappang sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, "Di Sultra salah satu wilayah yang banyak alumninya, disini ada 200 an alumni" kata legislator PKS tersebut.

Legislator dari Dapil Soppeng - Wajo ini berharap alumni bisa berperan aktif di tengah masyarakat, terutama di bidang pertanian dan peternakan, "Semoga ikatan kekeluargaan sebagai alumni semakin erat sehingga kita saling mensupport untuk lebih berprestasi dan berkontribusi aktif  dalam berbagai bidang pembangunan, khususnya pertanian dan peternakan," harap Syamsu Rizal.

Sebagai rangkaian acara pelantikan dan pengukuhan pengurus, juga digelar reuni dan baksos pengobatan ternak sapi. Saat ini IKA SPP-SNAKMA Sulawesi Tenggara dipimpin oleh, Subaedi Toba.

Adapun pengurus cabang yang di lantik DPW Sultra Subaedi Toba. DPC Kota kendari A. Anggraeni. DPC Konsel Suwardi. DPC Bombana Muslihin. DPC Kolaka Muh. Idris. DPC Konawe Hj. Rukiah. DPC Muna Syarifuddin, DPC Muna barat Alwi A, DPC Buton Syamsuddin
Laporan :Andi Indra Dewa
Editor:Muhlis


Pantauterkini.co.id, RESTA PEKANBARU - Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P SIK membatah tegas tentang informasi dan berita dibeberapa media online tentang adanya himbauannya melalui pesan berantai di sebuah aplikasi Whatsaap.

Saat ditemui wartawan di ruangan kerjanya, Senin (27/11/2017) Pukul 08.30 WIB AKBP Edy Sumardi P SIK menyebutkan bahwa pemberitaan ataupun pesan berantai yang tersebar di sebuah aplikasi WA yang mengatas namakan dirinya semua itu bohong atau Hoak. "Ya, ada beberapa media online yang memberitakan tentang himbauan saya melalui pesan berantai dari WA. Itu semua tidak benar, apalagi dibawahnya ada tulisan Humas Polri lagi," tutur Edy

Lebih lanjut Edy menjelaskan, kejadian itu tidak pernah ada dan tidak pernah ditangani oleh Polri. Pihak Divisi Humas Mabes Polri yang sudah diklarifikasi oleh Edy menyatakan tidak pernah keluarkan statement tersebut. "Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak pernah membuat himbauan apapun terkait pesan berantai tersebut. Jadi tolong hentikan share berita yang tidak jelas dan Hoak tersebut,"Ucap lulusan Akabri 1996 dengan nada yang tegas.


Sekedar mengetahui himbauan pesan berantai yang disampaikan seperti berikut :

Ijin....meneruskan WA dari AKBP EDY Sumardi. mantan Kapolres Kampar Polda Riau yg skrg Wakapolresta Pekanbaru yg mendampingi Kombes Pol Susanto mantan Wadir Reskoba Polda Bali

Tolong disampaikan ke Pak RT / Pak RW dan  Tolong sebarkan, " PENTING ... !!! "

Assalamualaikum. Wr. Wb. Bapak/Ibu Yang Berbahagia,

info agar berhati-hati ...

Belakangan telah terjadi "Pengiriman Paket dari Luar Negeri maupun Dalam Negeri" ke beberapa alamat yang sengaja disalahkan untuk mengecoh petugas yang berwajib.

Jangan sekali-kali anda mau menerima bingkisan / paket bila pengirimnya tidak di kenal, mereka lalu akan datang dengan menyamar sebagai petugas untuk mengambil kembali Paket tsb dengan alasan telah terjadi salah kirim ... !!!

Siapa pun yang menandatangani tanda terima paket tsb dapat menjadi tersangka lingkaran pengedar Narkoba. Baru-baru ini telah ditemukan Paket Narkoba berupa 1 Kg Metaphetamin dalam tas yang dikirim ke Magelang dari Thailand dengan modus Salah Kirim seperti di atas.

Saat ini penerima yang sebenarnya tidak tau apa2 itu sedang dalam interogasi Polisi.

Beri tahu anggota keluarga, rekan2 dan pembantu, serta berhati-hatilah ... Sëmoga info ini bermanfa'at untuk kita semua.

Tolong bantu di sebar dengan ikhlas dan atas rasa kemanusiaan ... semoga bermanfa'at ...

*(Humas Polri)*

(Rls)

WAJO*Pantau Terkini.co.id*. Dewan Derwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten hari ini, senin (27/11/2017) menggelar sidang paripurna diruang sidang utama gedung DPRD Wajo dengan agenda pembacaan penjelasan dan mendengar tanggapan anggota DPRD Wajo tentang pengajuan empat rancangan peraturan daerah (ranperda) yang kesemuanya adalah inisiatif DPRD.

Sidang paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Wajo H.Yunus Panaungi tersebut diketahui bahwa keempat ranperda tersebut yakni; pertama, ranperda tata cara pembentukan peraturan daerah yang diajukan oleh Bapemperda DPRD Wajo. Kedua, ranperda lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan diajukan oleh komisi I DPRD Wajo. Ketiga, ranperda pemberdayaan dan perlindungan petani diinisiasi oleh komisi II DPRD Wajo. Keempat, ranperda kepariwisataan diajukan oleh Komisi IV DPRD Wajo.

Pasca sidang paripurna, Secara umum ketua DPRD Wajo berharap dalam pembahasan ranperda tersebut akan mengakomodir kepentingan masyarakat wajo dan pemerintah daerah guna berjalannya pemerintahan dengan baik(Muhlis)

Pantauterkini, Medan - Presiden Joko Widodo mengajak para pemangku adat keraton nusantara untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai budaya adiluhung yang telah membentuk karakter bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa yang besar.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri Peresmian Pembukaan Festival Keraton Nusantara XI, yang digelar di Istana Maimun, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Minggu malam, 26 November 2017.

"Saya mengajak para raja, sultan, pangeran sebagai pemangku adat keraton-keraton nusantara untuk terus menjaga, merawat, melestarikan warisan nilai-nilai budaya adiluhung," ujar Presiden.

Apalagi menurut Presiden, Indonesia dikenal dunia internasional sebagai negara yang memiliki jejak sejarah yang gemilang di masa lalu yang mencatat kebesaran kerajaan-kerajaan nusantara.

Oleh karena itu sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi, Presiden selalu menyempatkan diri untuk hadir dalam setiap festival keraton nusantara yang diadakan di seluruh Tanah Air.

"Ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi saya, serta kecintaan dan kebanggaan kita semua pada seluruh warisan adat dan budaya bangsa kita yang memang sangat kaya, yang memang sangat beragam," ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden juga menyatakan kekagumannya terhadap beragam kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki bangsa Indonesia. Mengingat setiap prosesi adat terkandung pesan, filosofi, dan makna untuk saling menjunjung tinggi tata krama dan memperkuat tali persaudaraan.

"Saya semakin kagum dengan kekayaan budaya yang kita miliki karena di setiap prosesi bukan hanya memiliki keindahan estetika yang tinggi, tapi terkandung pesan-pesan simbolik, filosofi-filosofi yang sangat bermakna yang bisa menjadi landasan etik dalam kehidupan kita sehari-hari," tutur Presiden.

Meski demikian, Presiden mengingatkan kepada para pemangku adat keraton nusantara untuk menjadikan warisan kebudayaan Tanah Air sebagai modal untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

Guna mewujudkan hal tersebut, dalam waktu dekat Presiden akan mengundang para pemangku adat keraton nusantara untuk mendiskusikan masalah tersebut

"Nanti mungkin awal Desember atau pertengahan Desember, saya ingin mengundang tapi tidak semuanya untuk berbicara masalah keraton yang ada di nusantara," ucap Presiden.

Terakhir, Presiden tak lupa menitipkan pesan kepada para pemangku adat keraton nusantara untuk bersama-sama dengan pemerintah menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia sebagaimana yang diamanahkan para raja terdahulu.

"Saya yakin para sultan, raja, pangeran, dan pemangku adat keraton mendapatkan amanah dari para pendahulu atau raja-raja terdahulu untuk menjadi pengayom bagi seluruh warga, penjaga kerukunan di tengah keragaman, dan perekat di tengah kebinekaan," ujar Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. (Rls/Denni)

WAJO-Pantau Terkini.co.id-Kesuksesan seorang guru  bukan disebabkan karena kepintaran tetapi bagaimana seorang guru bisa diterima dimasyarakat diberbagai bidang.Tim investigasi media  Panter mencoba menggali  jatidiri guru yang memiliki segudang prestasi,namun jarang dipublikasikan,bahkan tidak pernah tersentuh oleh media.
Melalui momentun hari guru,media pantau terkini.co.id,mencoba  menelusuri seorang guru yang berprestasi tingkat nasional.Dia adalah guru ekonomi  dan akuntansi  yang dimiliki oleh SMA Negeri 1 Wajo,Burhanuddin ,S.Pd,M.Si,telah banyak  melebarkan sayapnya tentang dunia pendidikan dan kewirausahaan.Guru talenta ini  telah banyak mengukir prestasi dari  tingkat kabupaten,nasional dan Internasional.
Dalam wawancara kepada media Pantau Terkini,Burhanuddin menuturkan ,tahun ini telah meraih medali emas pada olimpiade guru tahun 2016,dia juga menuturkan, bahwa menjadi guru harus memiliki bakat dan penguasaan keterampilan yang bagus untuk menciptakan generasi yang profesional,tuturnya
“Menjadi seorang guru itu tidak mudah,jangan asal coba saja,tapi seorang guru harus kreatif dan inovatif untuk menciptakan inovasi pembelajaran yang lebih baik,”terang Burhanuddin
Editor:Muhlis


*_PANTAU TERKINI,_* Jawa Tengah – Seorang warga Desa Telogotunggal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang juga anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) berhasil mengembangkan bisnis pertanian yang terbilang dahsyat. Betapa tidak, hanya dengan modal ratusan ribu, ia bisa meningkatkan penghasilan hingga jutaan rupiah.

Petani itu bernama Rustamaji. Di lahan seluas 1 hektar di dekat tempat tinggalnya di Rembang telah ditanami mentimun jenis Wrinter Melon atau yang biasa disebut juga dengan Mentimun Jepang.
Menurutnya, dalam budidaya mentimun jenis ini tidak membutuhkan modal besar, tapi hasilnya sangat luar biasa. Dalam satu pohon, biaya sewa tanah dan perawatan, mulai dari tanam hingga panen jika dikalkulasi hanya menghabiskan Rp. 2.000 saja per satu pohon mentimun.

Dalam satu pohon bisa menghasilkan buah dengan berat 2 hingga 6 kilogram, sedangkan harga per-kilogramnya mencapai Rp.1.500. Jadi jika ditotal, dengan modal Rp. 2.000 per pohon, bisa berkembang menjadi Rp. 3.000 - Rp. 9.000 per satu pohon mentimun.
Mengenai masa tumbuh pada mentimun ini, kurang lebih mencapai 90 hari. Sedangkan masa panen bisa dilakukan pada usia 36-40 hari setelah tanam.

“Mentimun Jepang jenisnya banyak, tapi saya memilih jenis ini karena selain banyak manfaatnya bagi kesehatan, buahnya lebih besar dari mentimun biasa,” terang Rustamaji.
Saat ditanya tentang penjualan hasil panennya kepada pewarta media ini, Rustamaji mengatakan, dirinya tidak khawatir karena sebelumnya sudah menjalin kerjasama dengan seorang pengepul yang siap mengambil hasil panenannya setiap saat.

Rustamaji juga menyampaikan bahwa dirinya siap menularkan ilmunya kepada orang lain jika ada masyarakat yang tertarik dengan usahanya ini. “Jika ada masyarakat yang ingin mengetahui cara menanam Mentimun Jepang ini, saya siap menularkan ilmunya dan gratis,” kata Rustamaji.(NYR/Red)

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews