DAERAH

DERAP

Cat-3

Cat-4

» » Proyek Bronjong Desa Loeha ,Lutim ,Diduga Salah Tempat


MALILI-Pantau Terkini.co.id.Proyek bronjong Desa Loeha,kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur, poros Rante angin, diduga salah penempatan ,yang di tempatkan di Desa Rante angin, mendapat protes dari Kepala Desa Loeha, namun menurut hasil konfirmasi awak media ,ke Hamka Tandioga selaku (kades loeha) untuk meredam masalah , beliau sudah dijanjikan anggaran untuk tahun 2018 sebesar 3 milyar, oleh salah satu anggota Dewan,”kata Hamka
Adapun pekerjaan tersebut  yang diduga salah tempat, terletak di Desa Rante Angin,juga menuai sorotan dari berbagai pihak terutama Kades Rante Angin sendiri, seperti yang dituturkan H. Muchtar Ibrahim ( Kades Rante Angin) kepada media ,bahwa ''kami tidak terima pekerjaan tersebut jika pekerjaan tidak sesuai RAB, dimana pekerjaan tersebut dikerja asal asalan, dari kondisi fisik di lapangan, penggunaan material batu banyak yang terdapat batu mati/rapuh '' batu kecil yang gampang keluar dari beronjong, adapun beronjong yang terpasang, hanya didudukkan diatas tumpukan batu yang ditimbun di bibir sungai tanpa dibungkus beronjong,tuturnya
H.Muchtar menambahkan bahwa,  nampak beronjong tidak sejajar dengan pondasi jembatan yang mengakibatkan penyempitan arus sungai, sedangkan suhu volume air terhitung sangat besar,”jelas H.Muchtar.
 Hal ini juga dirasakan beberapa warga, seperti yang diungkapkan salah satu warga yang namanya enggan disebutkan,yang tinggal tidak jauh di pinggiran sungai mengungkapkan, di saat musim hujan air sungai meluap hingga menggenangi jalan. adapun papan proyek serta direksiket tidak nampak di sekitar pekerjaan, setelah di komunikasikan oleh Kades Rante Angin kepada Konsultan dan PPK nya untuk meninjau pekerjaan tersebut, dari hasil kunjungan lapangan  pihak PPK  dan Konsultan  menyimpulkan kalau pekerjaan Bronjong tersebut harus dibongkar dan dikerja ulang,ungkapnya
Laporan:Nasruddin
Editor:Muhlis
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Penulis atau Editor muhlis muhlis

Kami Wartawan Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks

No comments

kesehatan

politik

dewan

video

Cat-5

Cat-6