Select Menu

Translate

Utama


Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP



Pariwisata

Nasional



Liputan Langsung

» » » » » » Melihat Pertikaian Sesama Anggota DPRD Riau Dapat Meluas Ke SARA, IWO Riau Angkat Bicara.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post


Melihat perkembangan kasus pertikaian anggota DPRD Riau di Vip Lancang kuning Bandara Sultan syafif Qasim dapat meluas ke SARA.

IWO Riau minta agar berbagai pihak dapat menahan diri dan tidak terpancing.

Sefianus Zai wakil ketua Ikatan Wartawan Riau ( IWO)  menghimbau agar kedua belah pihak yaitu saudara KP dan SA segera menyelesaikan masalah pertikaian pribadi antara anggota dewan. Jangan membawa SARA.

" Jangan hanya masalah dua orang yang bertikai, nanti semua yang tak mengerti apa apa ikut terkena imbas buruknya" pesan Zai mlelaui WA kepada wartawan. (31/10/2017)

Lebih Lanjut Sefianus Zai yang juga ketua Lembaga Bantuan Hukum Bela Rakyat Nisantara ( LBH BERNAS)  menghimbau kepada insan masyarakat dan ormas agar tenang dan tidak ikut terpancing.

"Mari hindari SARA, mereka yg tahu masalah mereka, biar mereka selesaikan di level internal DPRD Riau, masyarakat dan ormas jangan masuk dalam masalah pribadi mereka."tutur Sefianus Zai

IWO Riau juga berharap insan pers menjadi penyejuk sehingga berita2 yg di tayangkan membawa  efek baik menurunkan tensi pertikaian kedua belah pihak, kita media jangan sampai menjadi minyak, tapi jadi air.

 " Sudah saat nya media mainkan peran edukatifnya," ucapnya.

Sebagaimana berita sebelumnya seperti dikutip dari riauone.com, Konflik Dua Anggota DPRD Riau Suhardiman Vs Kordias Pasaribu di Ruang Tunggu Lancang Kuning Pekanbaru hebo dan menjadi pemberitaan dan semakin meruncing kemana mana seperti apa kronologisnya riauone mencoba menelusurinya

Menurut Versi Suhardiman kepada riauone, Senin,30/10/17 , malam Suhardiman mengatakan bahwa mengakui dirinya terjadi cekcok dengan Kordias , menurutnya Suhardiman merasa diperlakukan di depan publik tidak pantas, bahkan suhardiman mengatakan Kordias sempat memecahkan  dan melemparnya dengan gelas, hal ini Suhardiman sempat emosi dan menantang Kordias sebagai anak melayu dirinya merasa terhina diperlakukan tidak pantas didepan publik ujarnya.

Persiteganganpun terjadi dari keduanya, Suhardiman mengatakan ini bumi melayu, mendengar perkataan itu Kordias menjawab tidak ada melayu melayu kata Suhardiman menirukan percakapan Kordias.

Tidak sampai disitu kepada riauone Suhardiman siap menerima tantangan Kordias atas masalah ini ujar Suhardiman

Versi Kordias.

Kordias Pasaribu Kepada Riauone mengatakan, Bahwa Suhardiman membalikkan Fakta apa yang disampaikan ke media tidak sesuai dengan fakta kejadian, saya tidak ada melecehkan melayu, tidak ada membawa nama nama suku, Justru Suhardimanlah yang mau mengusir orang batak di Riau ini, " ini bumi melayu, Kau Orang Batak Saya usir Kau di Bumi Melayu ini Kata Kordias menirukan Suhardiman atas perkataan Suhardiman inilah sempat membuat tegang Kata Kordias.

Kordias juga membantah dirinya melecehkan orang melayu, tidak ada saya lecehkan sebagaimana tudingan Suhardiman Kata Ketua DPD PDI Perjuangan Riau ini.

Menurut Kordias, awal mulanya Dirinya menasehati Suhardiman agar tidak memposting dan Menjelekkan Partai Partai terutama PDIP di grup WA,dan ini sudah dua kali saya nasehati ujar Kordias dengan mengirim bukti kiriman WA Suhardiman.

Persoalan inilah pemicu ketegangan antara Suhardiman dan Kordias berakhir kericuhan di Bandara itu.(red/df)

About Denni France

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post