Gajah Liar Masuk Ke Perkebunan Warga, Romy Minta BKSDA Cepat Bertindak.

PantauTerkini.co.id | Aceh Timur -Tokoh pemuda Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur Romy Saputra, meminta kepada Dinas Kehutanan Aceh dan BKSDA Aceh untuk segera mengambil tindakan dalam upaya untuk menghalau gajah liar dikawasan perkebunan warga di Desa Seunebok Bayu, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur.

Menurut Romy, dirinya mendesak Dinas Kehutanan dan BKSDA Aceh untuk segera mengambil tindakan agar kawanan gajah liar yang saat ini berada di kawasan perkebunan warga Kecamatan Indra Makmur tidak lagi merusak areal perkebunan warga yang kian hari terus meresahkan warga.

"Kita ketahui warga yang ada di Kawasan Desa Seubeubok Bayu mata pencariannya adalah petani, jadi kalau gajah liar terus merusak tanaman mereka bagaimana warga menafkahi keluarganya, ini harus dipikirkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Aceh dan BKSDA Aceh," Ungkap Romy kepada Media, Kamis 05 Oktober 2017.

Pengurus Ikatan Mahasiswa Kecamatan Indra Makmur (IKAMI) juga mendesak pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk mengambil tindakan cepat terhadap kawanan gajah liar yang kian hari terus merusak kebun warga hingga ratusan petani karet dan sawit rugi besar.


"Saya lihat kalau BKSDA Aceh dan tidak mangambil tindakan cepat ini kita khawatirkan kerugian warga terus akan bertambah, bahkan warga disana terlihat sudah mulai trauma untuk bercocok tanam lagi karena selalu dirusak gajah, ini sangat bahaya karena itu terkait  perkonomian masyarakat perkebunan Aceh Timur" Sambung Romy.


Dirinya berharap agar pihak Dinas Kehutanan provinsi Aceh tidak tutup mata atas penderitaan rakyat pedalaman Aceh Timur.
«
Next

Newer Post

»
Previous

Older Post


05 October 2017

Gajah Liar Masuk Ke Perkebunan Warga, Romy Minta BKSDA Cepat Bertindak.


PantauTerkini.co.id | Aceh Timur -Tokoh pemuda Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur Romy Saputra, meminta kepada Dinas Kehutanan Aceh dan BKSDA Aceh untuk segera mengambil tindakan dalam upaya untuk menghalau gajah liar dikawasan perkebunan warga di Desa Seunebok Bayu, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur.

Menurut Romy, dirinya mendesak Dinas Kehutanan dan BKSDA Aceh untuk segera mengambil tindakan agar kawanan gajah liar yang saat ini berada di kawasan perkebunan warga Kecamatan Indra Makmur tidak lagi merusak areal perkebunan warga yang kian hari terus meresahkan warga.

"Kita ketahui warga yang ada di Kawasan Desa Seubeubok Bayu mata pencariannya adalah petani, jadi kalau gajah liar terus merusak tanaman mereka bagaimana warga menafkahi keluarganya, ini harus dipikirkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Aceh dan BKSDA Aceh," Ungkap Romy kepada Media, Kamis 05 Oktober 2017.

Pengurus Ikatan Mahasiswa Kecamatan Indra Makmur (IKAMI) juga mendesak pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk mengambil tindakan cepat terhadap kawanan gajah liar yang kian hari terus merusak kebun warga hingga ratusan petani karet dan sawit rugi besar.


"Saya lihat kalau BKSDA Aceh dan tidak mangambil tindakan cepat ini kita khawatirkan kerugian warga terus akan bertambah, bahkan warga disana terlihat sudah mulai trauma untuk bercocok tanam lagi karena selalu dirusak gajah, ini sangat bahaya karena itu terkait  perkonomian masyarakat perkebunan Aceh Timur" Sambung Romy.


Dirinya berharap agar pihak Dinas Kehutanan provinsi Aceh tidak tutup mata atas penderitaan rakyat pedalaman Aceh Timur.
Post a Comment