Dinkes Luwu Timur Gelar Sosialisasi Penggunaan Air Susu Ibu(ASI)

MALILI-Pantau Terkini.co.id.Pemberian Air Susu Ibu (ASI) merupakan salah satu upaya pemenuhan gizi pada anak-anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. ASI merupakan asupan yang paling cocok bagi bayi disamping dari nilai nutrisinya juga dari keamanan bagi organ pencernaan bayi.

Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi Penggunaan ASI (air susu ibu) eksklusif untuk bayi umur 0 hingga 6 bulan. Sosialisasi  yang digelar di Aula Sasana Praja itu menghadirkan peserta yakni para Camat,  Para Kepala Desa, Kepala Puskesmas, komponen dinas/instansi terkait.

Kepala Dinas Kesehatan, dr.  H. April saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan program sosialisasi pentingnya penggunaan ASI eksklusif ini selain sebagai bentuk realisasi dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pentingnya Air Susu Ibu dan amanat Undang Undang Kesehatan No. 36 tahun 2009 bahwa setiap bayi berhak mendapatkan ASI Eksklusif, juga karena penggunaan ASI eksklusif tersebut memiliki banyak manfaat.

" ASI merupakan asupan gizi yang sangat penting bagi bayi, utamanya bayi yang baru lahir. Karena ASI merupakan makanan utama yang nilai gizinya tak dapat tergantikan oleh makanan yang lainnya" kata dr. April, Selasa (05/09/2017)

Tidak hanya itu saja, ASI eksklusif juga merupakan cairan yang mengandung antibodi terhadap berbagai penyakit akibat infeksi virus, bakteri dan jamur. 
"Pemberian ASI tak sekedar rekomendasi WHO tetapi juga diakui agama sebagai makanan bayi dan anak ciptaan Tuhan yang tidak dapat digantikan dengan makanan dan minuman yang lain" tegasnya. 

Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa terbangun pemahaman di masyarakat tentang pentingnya ASI Eksklusif dari tinjauan medis, agama dan ekonomi, serta adanya komitmen semua pihak untuk memberikan dukungan yang optimal dalam memasyarakatkan pentingnya ASI Eksklusif.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur H. M. Sarkawi, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik sosialisasi tersebut. Menurutnya sosialisasi pemberian ASI mesti gencar dilakukan ditengah derasnya iklan susu formula.

"ASI merupakan susu yang benar benar steril dan baik bagi anak,  sedangkan susu formula kehegenisannya belum terjamin" katanya. 

Dalam acara ini menghadirkan Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan,   yakni Astati Made Amin dan Andi Kartini dengan materi Keajaiban ASI Eksklusif dalam membentuk Generasi Bangsa serta Bahaya Pemberian Susu Formula.(ophy/hms)

«
Next

Newer Post

»
Previous

Older Post


Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » Dinkes Luwu Timur Gelar Sosialisasi Penggunaan Air Susu Ibu(ASI)


MALILI-Pantau Terkini.co.id.Pemberian Air Susu Ibu (ASI) merupakan salah satu upaya pemenuhan gizi pada anak-anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. ASI merupakan asupan yang paling cocok bagi bayi disamping dari nilai nutrisinya juga dari keamanan bagi organ pencernaan bayi.

Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi Penggunaan ASI (air susu ibu) eksklusif untuk bayi umur 0 hingga 6 bulan. Sosialisasi  yang digelar di Aula Sasana Praja itu menghadirkan peserta yakni para Camat,  Para Kepala Desa, Kepala Puskesmas, komponen dinas/instansi terkait.

Kepala Dinas Kesehatan, dr.  H. April saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan program sosialisasi pentingnya penggunaan ASI eksklusif ini selain sebagai bentuk realisasi dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pentingnya Air Susu Ibu dan amanat Undang Undang Kesehatan No. 36 tahun 2009 bahwa setiap bayi berhak mendapatkan ASI Eksklusif, juga karena penggunaan ASI eksklusif tersebut memiliki banyak manfaat.

" ASI merupakan asupan gizi yang sangat penting bagi bayi, utamanya bayi yang baru lahir. Karena ASI merupakan makanan utama yang nilai gizinya tak dapat tergantikan oleh makanan yang lainnya" kata dr. April, Selasa (05/09/2017)

Tidak hanya itu saja, ASI eksklusif juga merupakan cairan yang mengandung antibodi terhadap berbagai penyakit akibat infeksi virus, bakteri dan jamur. 
"Pemberian ASI tak sekedar rekomendasi WHO tetapi juga diakui agama sebagai makanan bayi dan anak ciptaan Tuhan yang tidak dapat digantikan dengan makanan dan minuman yang lain" tegasnya. 

Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa terbangun pemahaman di masyarakat tentang pentingnya ASI Eksklusif dari tinjauan medis, agama dan ekonomi, serta adanya komitmen semua pihak untuk memberikan dukungan yang optimal dalam memasyarakatkan pentingnya ASI Eksklusif.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur H. M. Sarkawi, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik sosialisasi tersebut. Menurutnya sosialisasi pemberian ASI mesti gencar dilakukan ditengah derasnya iklan susu formula.

"ASI merupakan susu yang benar benar steril dan baik bagi anak,  sedangkan susu formula kehegenisannya belum terjamin" katanya. 

Dalam acara ini menghadirkan Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan,   yakni Astati Made Amin dan Andi Kartini dengan materi Keajaiban ASI Eksklusif dalam membentuk Generasi Bangsa serta Bahaya Pemberian Susu Formula.(ophy/hms)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

About the Author Berita Terkini

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

Nasional

video

video

kesehatan

Kesehatan

Cat-5

Cat-6