Warga Laporkan Oknum Kepala Desa Yang  Diduga Melakukan Korupsi Dana Desa

MALILIPantau Terkini.co.id. Lagi-lagi dugaan penyimpangan dana Desa terjadi,yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Pongkeru, Kecamatan Malili, Muh Syahrir,yang  dilaporkan oleh warganya sendiri di Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur soal kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Kades Pongkeru, Muh Syahrir dilaporkan terkait karena dugaan penyimpangan penggunaan alokasi dana kondev tahun 2008, dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) tahun 2009 dan dana stimulan tahun 2010 lalu.

Dalam surat yang ditujukan ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Timur berisi, dana kondev tahun 2008 senilai Rp34 juta dan dana PUAP tahun 2009 senilai Rp25 juta diduga diambil alih oleh Kades dari bendahara Gapoktan.

Selain itu, dana stimulan tahun 2010 senilai Rp18,5 juta juga diduga diambil alih Kades, Muh Syahrir dari ketua Unit Pengelolahan Kegiatan Desa (UPKD).
“Kami berharap Kejari menindaklanjuti surat ini dan memeriksa Kades,” ungkap warga Pongkeru melalui suratnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Luwu Timur, Dewa Ngakan Putu Andi Asmara yang dikonfirmasi awak media melalui via telepon membenarkan adanya laporan dari warga Desa Pongkeru sendiri.

Menurutnya, kasus dugaan korupsi Kades Pongkeru ini masih dalam Tahap Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket). “Memang ada surat warga Pongkeru yang masuk ke kami namun saat ini kasus tersebut masih Pulbaket,” ungkap Dewa

.Laporan:Zhakral |/Suardi)
Editor:Muhlis
«
Next

Newer Post

»
Previous

Older Post


Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » Warga Laporkan Oknum Kepala Desa Yang Diduga Melakukan Korupsi Dana Desa


MALILIPantau Terkini.co.id. Lagi-lagi dugaan penyimpangan dana Desa terjadi,yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Pongkeru, Kecamatan Malili, Muh Syahrir,yang  dilaporkan oleh warganya sendiri di Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur soal kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Kades Pongkeru, Muh Syahrir dilaporkan terkait karena dugaan penyimpangan penggunaan alokasi dana kondev tahun 2008, dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) tahun 2009 dan dana stimulan tahun 2010 lalu.

Dalam surat yang ditujukan ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Timur berisi, dana kondev tahun 2008 senilai Rp34 juta dan dana PUAP tahun 2009 senilai Rp25 juta diduga diambil alih oleh Kades dari bendahara Gapoktan.

Selain itu, dana stimulan tahun 2010 senilai Rp18,5 juta juga diduga diambil alih Kades, Muh Syahrir dari ketua Unit Pengelolahan Kegiatan Desa (UPKD).
“Kami berharap Kejari menindaklanjuti surat ini dan memeriksa Kades,” ungkap warga Pongkeru melalui suratnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Luwu Timur, Dewa Ngakan Putu Andi Asmara yang dikonfirmasi awak media melalui via telepon membenarkan adanya laporan dari warga Desa Pongkeru sendiri.

Menurutnya, kasus dugaan korupsi Kades Pongkeru ini masih dalam Tahap Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket). “Memang ada surat warga Pongkeru yang masuk ke kami namun saat ini kasus tersebut masih Pulbaket,” ungkap Dewa

.Laporan:Zhakral |/Suardi)
Editor:Muhlis
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

About the Author Berita Terkini

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

Nasional

video

video

kesehatan

Kesehatan

Cat-5

Cat-6