Select Menu

Translate

Utama


Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP



Pariwisata

Nasional



Liputan Langsung

» » Warga Digegerkan dengan Penemuan Mayat tanpa Busana di Kali Licin Mampang Depok
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Warga  Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoranmas Kota Depok  digegerkan Penemuan Mayat tanpa busana di sekitar Kali Licin, RT 03/11 Mampang,Depok, tepatnya di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0508/Depok, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat.

Diketahui mayat berjenis kelamin perempuan ini bernama Yanti (34) ditemukan pertama kali seorang warga yang sedang berjalan.

Mayat Yanti saat itu mengambang di kali yang mengalir tepat di depan Makodim nyaris tanpa memakai busana. Anggota piket Kodim yang mendapat laporan dari warga langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad Yanti.

“Kami mendapatkan laporan dari piket Makodim bahwa telah ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di aliran kali depan Kodim 0508/Depok,” kata Kapolsek Pancoranmas, Kompol Hamonangan Nadapdap didampingi Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Iptu Jajang Rahmat kepada pewarta panter (http://www.pantauterkini.co.id)

Setelah mendapat laporan, lanjut Nadapdap, pihaknya bersama Tim Inafis Polresta Depok langsung mendatangi lokasi guna menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengidentivikasi korban.

“Saat ditemukan korban dalam keadaan hampir telanjang dengan luka robek di bagian kening sama kepala,” ungkap Nadapdap.

Nadapdap belum bisa memastikan penyebab kematian Yanti. Untuk memastikan kematiannya, jasad Yanti dibawa ke RS Polri Kramat Jati. “Kami belum bisa memastikan apa sebab korban meninggal. Kami masih menyelidiki penyebab kematiannya,” katanya.

Dari hasil pengungkapan, polisi sudah menemukan salah seorang sanak saudara Yanti, yakni Ahmad Jais (40) yang tercatat sebagai warga Bulak Timur, RT08/10 Kelurahan/Kecamatan Cipayung.

Dari keterangan Ahmad Jais kepada polisi, ia mengenali jasad Yanti sebagai adik kandungnya dari ciri-ciri yang disampaikan polisi. Ahmad merupakan anak dari pasangan Almarhum Rojali dan Maemunah. Sementara Yanti merupakan adik bontotnya dari tujuh bersaudara.

Ahmad mengatakan jika Yanti memang sudah mengalami depresi sejak empat tahun lalu. “Sekitar dua bulan yang lalu korban juga sempat berusaha bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Situ Pulo Rangkapan Jaya dan berhasil diselamatkan oleh warga sekitar,” kata Nadapdap.

Demi kesembuhan Yanti, keluarga sempat membawanya berobat beberapa kali ke puskesmas. Oleh pihak puskesmas, keluarga disarankan merujuk Yanti ke rumah sakit. Namun keluarga tidak mempunyai biaya untuk berobat.

“Korban terakhir bertemu dengan sang ibu pada Jumat pagi sekitar jam 06:00 dan sempat minta minum teh manis. Selanjutnya korban keluar rumah dan tidak kembali sampai akhirnya keluarga dapat informasi tentang penemuan mayat,” kata Nadapdap. (red)

About Panter Redaksi

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments