Select Menu

Translate

Utama


Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP

Pariwisata

Nasional

Liputan Langsung

» » » » Pengembang Perumahan Dilaporkan Pidana
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

MERUGIKAN: Jonson Siburian menunjukkan plang di lokasi pembangunan rumah murah yang merugikan kliennya, PT SAP. Plang inilah membuat konsumen perumahan menjadi ragu.







Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan yang Berjalan Cepat


Balikpapan | Perkara sengketa kepemilikan lahan di Balikpapan masih marak terjadi, baik perdata maupun pidana. Kali ini, seorang pengembang perumahan rumah murah, dilaporkan ke Polda Kaltim dengan tuduhan melakukan tindak pidana surat palsu dan penyerobotan lahan. Pihak terlapor Sudarman selaku Direktur PT Sinar Arung Pakkaraja (SAP), dilaporkan oleh pengacara Alfonso Gultom SH yang merupakan kuasa hukum Christian Soetio dengan surat laporan polisi nomor LP/178/V/2017 Polda Kaltim/SPKT tanggal 2 Mei 2017.

Laporan Christian ditanggapi polisi dengan cepat, hanya waktu sehari, polisi langsung melakukan penyidikan dengan nomor SP.Sidik/30/V/2017/Ditreskrimum tertanggal 3 Mei 2017. Selanjutnya melakukan pemanggilan pertama terhadap Sudarman dengan surat nomor S.Pgl/319/V/2017/Ditreskrimum.

Menanggapi laporan tersebut, Sudarman mengaku heran dan menyatakan tidak terima. Dia menegaskan, dirinya sudah mengantongi perizinan yang sudah lengkap untuk membangun rumah murah. Yakni, analisis dampak lalu lintas (andalin) nomor 551.21/0346/Dishub, izin prinsip nomor 503.05/167/BPMP2T, izin lokasi nomor 50.06/67/BPMP2T, UKL-UPL nomor 660/197/BLH/UKL-UPL/2016, site plan nomor 653/1120/DTKP, dan IMB nomor 0229/DPMPT/BU/GI. “Saya membangun lengkap lo,” ujarnya, Senin (15/5) kemarin.

Terkait klaim Christian yang mengaku membeli lahan dari La Bolosi, Sudarman menegaskan sudah melakukan klarifikasi langsung kepada La Bolosi di lokasi yang disengketakan. “La Bolosi sampe nangis lo. Dia bilang, lokasi lahannya yang dijual di tempat lain, bukan di Ring Road 2. Lalu, dasar untuk mrelaporkan saya ke Polda, tidak kuat,” tegasnya lagi.

Di tempat terpisah, advokad Dr Jonson Siburian SH MH yang mendampingi Sudarman mengaku heran dengan proses laporan naik menjadi penyidikan begitu cepat, hanya satu hari. 

“Saya melihat adanya ketidaksingkronan dalam perkara ini. Karena LP/178/V/2017 Polda Kaltim/SPKT tanggal 2 Mei 2017, Gultom selaku kuasa Christian melapor tentang dugaan tindak pidana. Dihubungkam degan surat perintah penyidikan SP.Sidik/30/V/2017/Ditreskrimum tertanggal 3 Mei 2017, sampai adanya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Balikpapan. Klien saya Sudarman menjadi terlapor perlu dipertanyakan, kok secepat itu penyidik menempatkan klien saya sebagai terlapor hanya dalam 1 hari. Apakah pasal yang ditetapkan kepada klien saya melebihi tindak pidana teroris sehingga proses penyidikannya 220 km jam, ibarat mobil balap,” ujar Jonson yang juga purnawirawan polisi.

Jonson juga menemukan di lapangan informasi yang menyebutkan, penyidik telah melakukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen yang berhubungan hak atas lahan atas nama klien saya sebagai Dirut PT SAP. Salah satunya segel, surat keterangan penguasaan tanah negara tanggal 15 November 1985 atas nama Juhri (almarhum) sebagai dasar terbitnya IMTN atas nama Sudarman “Ada 4 IMTN disita dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan. Dalam hal ini, kami selaku kuasa hukum juga mempertanyakan kecepatan menyita tanpa izin dari PN balikpapan,” tegas Jonson.

Fakta di lapangan, tambah Jonson, di lokasi ditemukan plang yg dalam bahasa hukum bukan bahasa masyarakat biasa. “Akibat plang tersebut, dampaknya para konsumen perumahan menanyakan keberadaan plang tersebut dan timbul keragu-raguan melanjutkan akat kredit rumah. Ada kerugian materiil dan imateriil yang besar diderita klian kami. Dalam hal ini kami ingin mempertanyakan lagi proses hukum yang sebenarnya, apakah memang demikian,” tanya Jonson.

Untuk itulah, Jonson memohon Kabid Propam dan Kabid Binkum Polda Kaltim mengambil tindakan terkait kasus kliennya. “Kami mohon Kabid Propam dan Kabid Binkum memperhatikan penyidikan terhadap kasus klien kami yang sedang berjalan,” harap Jonson. (ono)

About Panter Redaksi

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments