Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » Kasus Dugaan Penyalahgunaan Wewenang,Belum Ada Titik Terang Dari Jajaran Polres Jeneponto
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post


JENEPONTOPantau Terkini.co.id. Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait proses pengurusan dan pencairan dana kredit Bank BPD, yang dilaporkan, sampai saat hari ini, belum ada titik terang dari jajaran Polres Jeneponto.

Hal itu disampaikan Pegawai Kantor Camat Tamalatea, Yuliana binti Jaali, mengatakan, bahwa pengaduan dan laporan Polisi Nomor LP 149 / IV / 2017 tertanggal 28 / 04 / 2017, sampai saat ini, mantan Bendahara Camat Tamalatea belum juga di tersangkakan
Yuliana mengaku sangat kecewa atas perilaku Alwi binti Kr. Tutu yang merupakan mantan Bendahara di Kec. Tamalatea, karena proses pengurusan dan pencairan dana kredit di bank BPD Jeneponto dinilai ada permainan

Pasalnya, Sanjaya yang merupakan saudara dari Yuliana yang bekerja sebagai pegawai di Kantor Camat Tamalatea tersebut, menuturkan, dirinya diajak oleh bendahara Kecamatan untuk menyambung dan mengajukan kembali permohonan baru pencairan dana kredit di bank BPD Jeneponto, melalui bendahara Kecamatan Tamalatea.

Permohonan pencairan dana kredit melalui bendahara Kecamatan, sudah tahap pemberkasan dan penyetoran berkas untuk selanjutnya diserahkan ke pihak bank BPD
"Setelah berkas kami lengkapi pihak bendahara menyuruh kami pulang dengan alasan, nanti setelah pencairan baru saya hubungi atau saya telepon." ujarnya

Ironisnya lagi, pada bulan Februari 2017 . atau setelah bendahara Kecamatan diganti, oleh bendahara baru, disitulah baru diketahui kalau ternyata uang kredit yang diajukan di bank BPD sudah cair pada bulan April 2016 lalu.

"Sebanyak seratus delapan belas juta rupiah dengan potongan gaji satu juta enam ratus sembilan puluh dua sembilan ratus lima puluh tujuh rupiah selama sepuluh tahun" katanya
Ditempat terpisah,Ketua DPC FPK Bulukumba Sulawesi Selatan lewat via telepon, ikut angkat bicara dalam hal ini, bahwa kepolisian resor Polres Jeneponto harus lebih tegas proporsional dan objektif dalam menangani laporan korban.

"Karena keluarga korban menilai kalau kasus ini sudah lama, dan pelakunya belum ditahan." imbuhnya
Kabag Humas Polres Jeneponto AKP.Muh.Wahyu yang dihubungi lewat via telepon mengatakan, Kasus tersebut akan secepatnya ditindak lanjuti.

"Apabila korban dalam hal ini sudah menerima Surat pemberitahuan Perkembangan hasil penyelidikan SP2HP"ungkap Akp Wahyu.
Laporan:Andi Anto/Tiem Pantau terkini
Editor:Muhlis

About Berita Terkini

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments