Select Menu

Translate

Utama

Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP

Pariwisata

Nasional

Liputan Langsung

» » Makanan Kadaluarsa Masih Didapat Beredar Di Pasar Dan Toko
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post


WAJO-PANTAU TERKINI.CO.ID.Menjelang  bulan suci ramadhan,tim gabungan SATPOL-PP Kabupaten Wajo,Dinas Perdagangan dan Prekonomian  turung  melakukan rasia makanan kadaluarsa di  sejumah pasar dan Toko yang menjual makanan dan kosmetik  yang  sudah tidak layak diperjual belikan ,sabtu,13/05/2017,yang dipusatkan di seputaran pasar sentral sengkang.
Dalam rasia ini Disperindag kabupaten wajo mendapati  berbagai makanan,kosmetik,dan permen sudah kadaluarsa masih dipajang di toko ,untuk diperjual belikan ,ini dibenarkan oleh  Kabag Prekonomian Andi Musdalifah”setelah kita turung ternyata kita dapati banyak makanan kadaluarsa ,ada yang tahun 2015 sampai 2016 masih dijual, selain makanan ada juga  kosmetik, bahkan ada kosmetik yang tahun 2003 masih kita dapati  dipajang di toko,”jelas Andi  Musdalifah.
Barang makanan dan kosmetik tersebut langsung diamankan  Satpol-PP , ke markas  satpol-pp,sementara pemilik toko diberi pengarahan agar tidak menjual makanan yang sudah kadaluarsa ,karena berpotensi sangat merugikan konsumen,Kabid  Penegakan Perda ,Muh.Rijal, juga membenarkan adanya rasia atau sidak makanan kadaluarsa di toko dan pasar”kita turung memang tiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan ,membantu perangkat daerah atau istansi terkait untuk melakukan  pengawasan beredarnya  pangan yang tercemar zat adiktif atau pengawet berbahaya dan makanan kadaluarsa,berdasarkan surat edaran  Menteri  Dalam Negeri,sesuai pedoman peraturan  Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2010,tentang pedoman pelaporan Satuan Polisi Pamong Praja,”tutup Muh.Rijal
(MUHLIS)

About Berita Terkini

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments