Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » Kupas Tuntas “ Pemborong Kabur ” Stadion Mahakam Kota Depok Riwayatmu Kini (Bag.1)
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Depok| Pantau Terkini | Sudah bukan hal yang asing kalau stadion-stadion di Depok menjadi anak tiri. Meski masing-masing stadion sudah diklaim dengan tulisan “Milik Pemerintah Kota Depok” yang terpasang di plang pintu masuk stadion, nyatanya perbaikan atau renovasi tak pernah dilakukan oleh pihak Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Seni dan Budaya (Disporparsenbud) Depok.
Bukan rahasia kalo memang stadion di Depok tak pernah terurus, lantaran dulunya merupakan bagian dari pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) yang notabene bukan dibangun oleh Pemerintah Kota Depok, dalam hal ini Disporparsenbud Depok. Entah masih sengketa kepemilikan atau bagaimana, yang jelas setahu penulis, semenjak Depok menjadi kotamadya, Disporparsenbud Depok belum pernah merenovasi atau pun membangun satu pun fasilitas olahraga untuk publik.
Berangkat dari hal tersebut, penulis pun kepo (ingin tahu, red.) perihal renovasi stadion di Depok. Salah satu tempat yang penulis datangi adalah Stadion Mahakam. Tepatnya dua kali penulis mengunjungi tempat tersebut. Pertama saat groundbreaking pembangunan pada awal November 2015 lalu dan kedua pada Februari 2016 ini.
“Sekarang masih groundbreaking mas, ntar mas dateng lagi aja Desember akhir, udah bagus nanti stadionnya.”
Kalimat di atas merupakan kata yang diucapkan oleh mandor pembangunan tersebut yang sayangnya saya lupa namanya. Intinya dia menjanjikan bahwa Stadion Mahakam akan dibenahi sempurna lewat dana dari Gubernur Jawa Barat dalam rangka PON 2016.
Memang saat itu kondisi di lapangan tersebut tengah diperbaiki. Lapangan digali dan sedang siap-siap dimasukan pipa untuk drainase. Bagian tribun yang ada diperbaiki dan tiang-tiang paku bumi juga sudah banyak yang tertancap di sisi lainnya sebagai tanda pembangunan tribun baru.
Akhirnya, setelah berfoto-foto sebentar. Penulis pun pergi meninggalkan lokasi tersebut. Inti dari pertemuan tersebut, sang developer menjanjikan akhir Desember atau Januari awal, pembangunan stadion akan selesai.
Setelah beberapa bulan tidak menengok stadion tersebut, akhirnya pada hari Rabu 4 Februari  2016, penulis pun mengunjungi kembali stadion tersebut dan memang ada banyak perubahan di sana.
Adapun perbedaan antara kunjungan pertama dan kedua adalah penambahan tribun. Jika sebelumnya di stadion yang beralamat di Jalan Rasamala, Bakti Jaya, Sukmajaya, Depok ini hanya memiliki satu tribun saja, kini stadion tersebut telah memiliki dua tribun.
Selain itu. Jika sebelumnya masalah parkir kendaraan yang sering terparkir di tepi lapangan, kini sudah dibangun tempat khusus untuk parkir dengan memanfaatkan tanah kosong yang ada di sisi stadion.
Namun, pembangunan stadion terkesan buru-buru dan asal jadi. Pada awal sang mandor menjanjikan stadion yang lokasinya bertetangga dengan Mesjid Al Kautsar Depok ini bakal direnovasi total ini justru tak tuntas.
Bagian tribun yang baru terutama di bagian tempat duduk masih belum rata. Selain itu atap yang digunakan untuk berlindung pemasangannya masih setengah jalan. Belum lagi kondisi rumput lapangan yang masih ada genangan air karena hujan semalam.
“Tuh liat, tribun yang baru bentuk kursinya masih belom rata, bagian atap cuman dikerjain setengah. Kamar mandi lom dibikin, parkiran juga belom kelar.
“Developernya udah kabur.”
Kalimat tersebut terucap dari penjaga Stadion Mahakam yang jika tidak salah ingat namanya Gery atau Heri, begitu penulis menanyakan kondisi stadion pasca-kepergian developer dan belum ada kabar untuk kelanjutan pembangunan stadion yang masih “setengah matang” ini.
Ada kemungkinan proyek terhenti lantaran Depok tidak terpilih menjadi venue PON. (RED)

About Panter Redaksi

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments