Libatkan KST, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan di Kawasan Tertib


Slawi | Pantau TerkiniPengawasan aktivitas bagi pedagang di jalur Ruko Slawi kabupaten Tegal  dilakukan mengingat masih banyak warga yang melanggar peraturan. Misalnya berjualan di tepi jalan (pedagang kaki lima), memarkir kendaraan di zona larangan, dan memasang banner atau baliho yang bukan pada tempatnya.

Plt Kepala Satpol PP, Zaenal Arifin,SH,MM melalui Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum, Susworo,SE,S.IP menjelaskan, selain dari personel Satpol PP, pengawasan juga melibatkan Kader Siaga Tramtib (KST) yang berasal dari unsur masyarakat.

"Pada hari Kamis (9/3), kami juga menggelar penertiban di kawasan tertib tersebut. Penertiban melibatkan Kader Siaga Tramtib atau KST yang berasal dari unsur masyarakat sehingga bisa menjadi pelopor atau penggugah kesadaran warga terkait ketentraman dan ketertiban," kata Susworo,

Operasi penertiban juga diikuti Kasubag Kepegawaian dan Umum, Drs Moh Kharis,MM, Kasi Operasi dan Pengendalian, Deddy Purwanto,S.IP,MM Kasi Tramtibum​ Suyoto,S.IP dan Kasi Binwasluh, Tabah Topan Widodo,S.IP.

Kasubag Kepegawaian dan Umum, Drs Moh Kharis,MM menambahkan, upaya penertiban juga dilakukan sehubungan dengan Lomba Kawasan Tertib tingkat Jawa Tengah yang saat ini sedang berlangsung.
"Beberapa poin yang menjadi parameter penilaian antara lain tertib lalu lintas, tertib parkir, serta bebas dari PKL dan PGOT, baik siang hari maupun malam," tambahnya.

Moh Kharis menegaskan, pengawasan dan pemantauan kawasan tertib yang berada di ruas jalan nasional Tegal-Purwokerto tersebut, ditekankan pada keterlibatan KST dan kesadaran warga. Itu utamanya pada para pedagang yang kerap mangkal atau berdagang di kawasan tersebut.

Sesuai perda, kawasan tertib harus bebas PKL. Kami sudah memasang pengumuman di beberapa sudut. Selain itu, pengawasan juga akan dilakukan setiap hari oleh personel Satpol PP dan KST, "urainya (hms/cn

Post a Comment

Post a Comment