Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » Karena Masih Baru Kajari Kepri Belum Pelajari Berkas Mindo T
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Batam | pantauterkini.com | Suasana yang berbeda di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kamis (9/3/2017) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

Usai acara, seorang laki-laki berbaju coklat tua kejaksaan langsung dikerumuni wartawan.

Dia adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam Roch Adi Wibowo.

Apa kira-kira alasan sehingga pria yang baru menjabat dua pekan menggantikan Kajari sebelumnya, Muhammad Mikroj dikerumuni?

Para wartawan mempertanyakan kejelasan kasus terpidana mantan anggota Polda Kepri AKBP Mindo Tampubolon.- Langkah Adi Wibowo langsung terhenti seketika dilayangkan pertanyaan bertubi-tubi seputar kasus itu.

"Wah, kasus apa ya? Waduh, saya nggak tahu deh. Saya takut berkomentar apa-apa. Karena saya akan pelajari dulu. Kan teman-teman tahu kalau saya baru," katanya kepada sejumlah wartawan.

Adi mengatakan, ia berjanji seluruh kasus yang ada di instansinya akan dituntaskan.

Termasuk kasus terpidana Mindo yang di tingkat kasasi divonis bersalah oleh Mahkamah Agung sebagai pembunuh istrinya, Putri Mega Umboh.

"Tugas kami memang membereskan semua itu. Itu merupakan PR kami. Dan PR teman-teman juga, khusus masalah korupsi. Karena kita sama-sama menjaga ini," kata-kata dia. Lantaran beralasan baru sehingga belum mengetahui kasus-kasus lama yang mengendap di Kajari, ia akan pelajari dulu.

Pria berambut pendek itu kemudian melanjutkan langkahnya menuju mobil yang sudah menunggunya. Seperti diketahui, Mindo sudah divonis seumur hidup, namun hingga saat ini belum juga diseksekusi untuk menjalani hukuman.

Mindo terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Putri Mega Umboh, istrinya sendiri, pada 24 Juni 2011.
Dalam kasus yang membuat heboh Kota Batam ini, pada pengadilan pertama di PN Batam, Mindo dinyatakan tidak terbukti terlibat dalam kasus tersebut.

Sedangkan dua terdakwa lainnya, Gugun Gunawan alias Ujang dan kekasihnya yang juga pembantu keluarga Mindo, Rosma, divonis 20 dan 15 tahun penjara.

Jaksa kemudian mengajukan kasasi ke MA.
MA menyatakan Mindo bersalah dan divonis seumur hidup pada 12 September 2013 lalu.
Namun perwira Polda Kepri itu hingga detik ini masih menghirup udara bebas dan tidak pernah dieksekusi.(Sum)

About Ppwi Kota Depok

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments